Joan Mir Resmi Gabung Honda dan Dampingi Marquez Tahun Depan

Setelah dipastikan tidak menjadi pembalap Suzuki musim depan, Joan Mir resmi gabung Honda mendampingi Marc Marquez

Joan Mir Resmi Gabung Honda dan Dampingi Marquez Tahun Depan

TRENOTO – Joan Mir Resmi gabung Honda pada musim depan dan akan mendampingi Marc Marquez di tim Repsol Honda. Kabar ini disampaikan langsung oleh Honda melalui siaran resminya.

Rumor mengenai pindahnya juara dunia MotoGP 2020 ke Honda sudah santer terdengar. Sebelumnya rekan satu tim Mir yakni Alex Rins sudah lebih dahulu dipinang oleh tim LCR Honda pada musim depan.

Artinya setelah Suzuki resmi mundur dari ajang MotoGP mulai tahun depan, kedua pembalapnya sudah mendapat tempat bernaung baru. Uniknya keduanya sama-sama bergabung dengan Honda.

Photo : Twitter

“Honda Rcing Corporation dengan bangga mengumumkan penandatanganan Joan Mir,” seperti dikutip Global Honda News Room (30/08).

Mir akan menunggangi Honda RC213V menggantikan Pol Espargaro. Adik dari Aleix Espargaro tersebut musim depan akan membela tim Gasgas.

Bicara kontrak, Mir akan membela tim Honda selama 2 tahun ke depan. Artinya dirinya akan berdampingan mengembalikkan prestasi pabrikan berlambang sayap mengepak tersebut.

Awal karir Joan Mir sendiri dimulai pada ajang Red Bull Rookies Cup pada musim 2013 hingga 2014. Prestasi terbaiknya kala itu hanya runner up pada 2014.

Baca juga : Sah, Suzuki Resmi Pamit dari MotoGP dan EWC Akhir Musim 2022

Lalu pada kompetisi CEV Moto3 Junior World Championship 2015, Ia memenangkan empat balapan sejak awal musim. Namun karena beberapa hal, Mir hanya finish ke keempat di klasemen akhir.

Sebagai pembalap profesional Ia melanjutkan karir pada ajang Moto3 pada 2016. Satu tahun berikutnya Mir menggunakan motor Honda di kelas yang sama.

Pada 2018 barulah Mir loncat ke kelas Moto2 meskipun tanpa status juara dunia. Rekan Marquez musim depan ini naik ke kelas MotoGP juga tanpa titel juara dunia.

Photo : MotoGP

Mir membela Suzuki sejak 2019 dan merebut gelar titel pertamanya pada 2020. Pengguna nomor start 36 tersebut menjadi juara dunia pada masa pandemi dengan hanya 1 kali kemenangan dan 7 podium.

Tugas Mir di Honda cukup berat karena motor Honda RC213V belakangan dikabarkan hanya dikembangkan untuk Marquez seorang. Sehingga tidak ada pembalap Honda lainnya yang mampu mencetak prestasi.

Saat ini Honda baik tim pabrikan maupun satelit tengah mengalami kemunduran paling parah. Seluruh pembalapnya bahkan sulit untuk menembus barisan tengah.


Terkini

mobil
Harga Mobil Nasional Berpeluang di Bawah Rp 300 Jutaan

Harga Mobil Nasional Berpeluang di Bawah Rp 300 Jutaan

Harga mobil nasional akan menyesuaikan dengan kondisi pasar kendaraan roda empat di Indonesia saat ini

news
Lokasi SIM Keliling Bandung 5 Desember, Beroperasi di Akhir Pekan

Lokasi SIM Keliling Bandung 5 Desember, Beroperasi di Akhir Pekan

Jika ingin mengurus dokumen berkendara di akhir pekan, Anda bisa bisa mendatangi SIM Keliling Bandung

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 5 Desember 2025, Sambut Libur Akhir Pekan

Aturan ganjil genap Jakarta kembali diterapkan di puluhan ruas jalan meski sudah mendekati libur akhir pekan

news
SIM Keliling Jakarta Beroperasi Hari Ini, Cek Lokasinya

Cek Lokasi SIM Keliling Jakarta 5 Desember Jelang Akhir Pekan

SIM keliling Jakarta tersedia menjelang akhir pekan, jangan sampai terlewat karena jam operasional terbatas

mobil
Toyota Veloz Hybrid

Toyota Veloz Hybrid Mulai Jelajah Lintas Nusa dari Mandalika ke Aceh

Mengulangkesuksesan program Kijang pada 30 tahun lalu, Toyota Veloz Hybrid Lintas Nusa kembali digelar

mobil
Omoda O4

Jaecoo Siapkan Lebih Dari Tiga Produk Baru Tahun Depan

Jaecoo Indonesia akan memasarkan sejumlah model dari seri Omoda yang sebelumnya ditawarkan oleh Chery

news
Pertamina Lubricants Bantu Korban Banjir Sumatera, Ada Oli Gratis

Pertamina Lubricants Bantu Korban Banjir Sumatera, Ada Oli Gratis

Pertamina Lubricants berharap beban para korban bencana alam di Sumatera Utara serta Barat bisa lebih ringan

mobil
Kalista Sebut Pentingnya Insentif untuk Dorong Adopsi EV Niaga

Kalista Sebut Pentingnya Insentif untuk Dorong Adopsi EV Niaga

Kendaraan listrik dinilai potensial di segmen niaga, Kalista sorot perlu ada insentif dari pemerintah