Ini Barang Pebalap MotoGP yang Dilelang untuk Amal

Kemenkeu memamerkan barang-barang pebalap MotoGP yang akan dilelang oleh KPKNL Mataram untuk keperluan amal

Ini Barang Pebalap MotoGP yang Dilelang untuk Amal
Denny Basudewa

TRENOTO – Barang-barang pebalap MotoGP yang akan dilelang untuk amal diperllihatkan oleh pihak Kemenkeu. Melalui sosial medianya, mereka memperlihatkan berbagai macam barang yang akan dilelang dalam waktu dekat.

Sebelumnya beredar kabar jika barang milik pebalap MotoGP yang akan dilelang berupa helm hingga sarung tangan. Namun benda-benda tersebut telah lebih dulu diserahkan kepada penonton balapan.

Sekadar mengingatkan Aleix Espargaro dan Fabio Quartararo adalah pebalap yang memberikan ‘alat tempurnya’ kepada penonton. Espargaro melempar helm, sementara Quartararo memberikan sarung tangan.

Namun kabar ditariknya barang pemberian para pebalap ke penonton ditampik oleh Kemenkeu. Menurut pihaknya barang yang akan dilelang bukanlah milik penonton.

Photo : Instagram Kemenkeu

Pada akun Instagram resminya, Kemenkeu memperlihatkan sejumlah barang yang akan dilelang dalam waktu dekat. Adapun barangnya meliputi kaus, topi, sarung tangan hingga kemeja.

Seluruhnya telah mendapat tanda tangan dari pebalap MotoGP diantaranya Marc Marquez, Pol Espargaro, Miguel Oliveira, dan Maverick Vinales. Barang-barang ini didapatkan dari hasil kerjasama Kemenkeu, ITDC dan MGPA.

Total barang yang akan dilelang berjumlah 10 merchandise. Adapun prosesnya bisa diikuti melalui situs lelang.go.id.

“Merchandise MotoGP dilelang? Iya, tapi bukan milik penonton,” tulis akun resmi Kemenkeu.

Nantinya para penggemar MotoGP bisa mendapatkan barang tersebut melalui situs tersebut di atas dan menuju KPKNL Mataram. Namun hingga hari ini belum tertera barang-barang milik pebalap MotoGP tersebut.

Photo : Instagram Kemenkeu

Seperti diwartakan sebelumnya, sebelum dilelang mereka terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan pihak IMI (Ikatan Motor Indonesia). Hal ini dilakukan guna bisa menentukan harga nan sesuai dengan taksiran karena terdapat tanda tangan pebalap.

“Nanti akan ada harga terendah yang ditetapkan karena barang-barang itu harganya tak terhingga. Walaupun harga spidolnya hanya Rp5 ribu, tapi yang mencoret pebalap terkenal,” ucap Sudarmanto, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jendral Perbendaharaan (DJPb) Nusa Tenggara Barat (NTB).

Sementara dengan beredarnya kabar barang yang akan dilelang merupakan milik penonton, netizen telah meramaikan jagad sosial media. Bahkan unggahan dari Kemenkeu yang menjelaskan barang lelang juga sempat mendapat hujatan dari para netizen.


Terkini

news
SIM Keliling Bandung

2 Lokasi SIM Keliling Bandung Hari Ini, 11 Agustus 2026

Hari ini SIM keliling Bandung melayani masyarakat sejak pagi untuk mengurus dokumen berkendara di dua tempat

news
Ganjil Genap Jakarta

Sistem Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 11 Agustus 2026

Ganjil Genap Jakarta dimulai sejak pukul 06.00 pagi hingga 10.00 WIB, lalu berlanjut kembali pada jam 4 sore

news
SIM Keliling Jakarta

Cek Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini Selasa 11 Agustus 2026

Beroperasi di lima tempat terbatas, SIM keliling Jakarta dapat melayani prosedur perpanjangan SIM dengan mudah

otosport
Klasemen Sementara MotoGP 2026

Klasemen Sementara MotoGP 2026: Bezzecchi Berhasil Salip Ogura

Marco Bezzecchi kini sukses menempatkan diri di posisi kedua klasemen sementara MotoGP 2026 dengan 209 poin

mobil
DFSK

DFSK Menjamin Keamanan dan Daya Tahan Baterai PHEV

DFSK menggandeng EVSafe Indonesia untuk melakukan edukasi keamanan teknologi PHEV kepada para konsumennya

news
Garda Oto

Integritas Garda Oto Bikin Betah Pelanggan Selama Puluhan Tahun

Garda Oto terus melakukan inovasi dalam hal pelayanan yang berimbas pada loyalnya para pelanggan mereka

komunitas
Von Dutch

Motul dan Von Dutch Kembali Kolaborasi Hadirkan Produk istimewa

Kolaborasi Motul dan Von Dutch diramaikan komunitas sepeda motor bergaya otentik dan klasik yang berkelas

news
UD Trucks

UD Trucks Bakal Utus Sopir Terbaik ke Jepang Ikut EMC Global

UD Trucks kembali menggelar ajang kompetensi para pengemudi truck berskala nasional EMC 2026 beberapa waktu lalu