Jadwal MotoGP Thailand 2026: Bagnaia Incar Podium di Buriram
26 Februari 2026, 10:39 WIB
Kemenkeu memamerkan barang-barang pebalap MotoGP yang akan dilelang oleh KPKNL Mataram untuk keperluan amal
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Barang-barang pebalap MotoGP yang akan dilelang untuk amal diperllihatkan oleh pihak Kemenkeu. Melalui sosial medianya, mereka memperlihatkan berbagai macam barang yang akan dilelang dalam waktu dekat.
Sebelumnya beredar kabar jika barang milik pebalap MotoGP yang akan dilelang berupa helm hingga sarung tangan. Namun benda-benda tersebut telah lebih dulu diserahkan kepada penonton balapan.
Sekadar mengingatkan Aleix Espargaro dan Fabio Quartararo adalah pebalap yang memberikan ‘alat tempurnya’ kepada penonton. Espargaro melempar helm, sementara Quartararo memberikan sarung tangan.
Namun kabar ditariknya barang pemberian para pebalap ke penonton ditampik oleh Kemenkeu. Menurut pihaknya barang yang akan dilelang bukanlah milik penonton.
Pada akun Instagram resminya, Kemenkeu memperlihatkan sejumlah barang yang akan dilelang dalam waktu dekat. Adapun barangnya meliputi kaus, topi, sarung tangan hingga kemeja.
Seluruhnya telah mendapat tanda tangan dari pebalap MotoGP diantaranya Marc Marquez, Pol Espargaro, Miguel Oliveira, dan Maverick Vinales. Barang-barang ini didapatkan dari hasil kerjasama Kemenkeu, ITDC dan MGPA.
Total barang yang akan dilelang berjumlah 10 merchandise. Adapun prosesnya bisa diikuti melalui situs lelang.go.id.
“Merchandise MotoGP dilelang? Iya, tapi bukan milik penonton,” tulis akun resmi Kemenkeu.
Nantinya para penggemar MotoGP bisa mendapatkan barang tersebut melalui situs tersebut di atas dan menuju KPKNL Mataram. Namun hingga hari ini belum tertera barang-barang milik pebalap MotoGP tersebut.
Seperti diwartakan sebelumnya, sebelum dilelang mereka terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan pihak IMI (Ikatan Motor Indonesia). Hal ini dilakukan guna bisa menentukan harga nan sesuai dengan taksiran karena terdapat tanda tangan pebalap.
“Nanti akan ada harga terendah yang ditetapkan karena barang-barang itu harganya tak terhingga. Walaupun harga spidolnya hanya Rp5 ribu, tapi yang mencoret pebalap terkenal,” ucap Sudarmanto, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jendral Perbendaharaan (DJPb) Nusa Tenggara Barat (NTB).
Sementara dengan beredarnya kabar barang yang akan dilelang merupakan milik penonton, netizen telah meramaikan jagad sosial media. Bahkan unggahan dari Kemenkeu yang menjelaskan barang lelang juga sempat mendapat hujatan dari para netizen.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
26 Februari 2026, 10:39 WIB
25 Februari 2026, 15:00 WIB
19 Februari 2026, 19:00 WIB
19 Februari 2026, 18:00 WIB
03 Februari 2026, 16:00 WIB
Terkini
04 Maret 2026, 08:06 WIB
Kemudahaan ini diharapkan bisa mendorong ketaatan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor mereka
04 Maret 2026, 06:00 WIB
Alternatif buat melayani perpanjangan di samping Satpas, SIM keliling Jakarta disebar di lima lokasi berbeda
04 Maret 2026, 06:00 WIB
Untuk mengurus dokumen berkendara bisa melalui banyak cara, seperti dengan mendatangi SIM keliling Bandung
03 Maret 2026, 18:00 WIB
Mobil listrik Honda Super One diyakini kuat jadi EV teranyar dari PT HPM yang masuk Indonesia tahun ini
03 Maret 2026, 17:00 WIB
Belum ada penyesuaian harga mobil listrik, ada pendatang baru seperti MG S5 EV dengan banderol Rp 300 jutaan
03 Maret 2026, 12:34 WIB
Meskipun angka kepemilikannya masih 18 persen, konsumen Indonesia melihat EV sebagai sesuatu yang positif
03 Maret 2026, 12:00 WIB
Haka Auto berkomitmen untuk membangun 10 diler BYD dan Denza di semester 1 2026 guna memperkuat posisi perusahaan
03 Maret 2026, 11:00 WIB
BYD dikabarkan siap luncurkan mobil PHEV yang dijual dengan harga yang lebih murah ketimbang mobil listrik