Harga Honda Prelude di Bawah Rp 1 M, Bisa Dipesan di 25 Diler Ini
24 Januari 2026, 07:00 WIB
Manajer Jorge Martin melapor ke Massimo Rivola kalau sang rider mendapat tawaran menggiurkan dari Honda
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Beberapa waktu lalu, Jorge Martin sempat diisukan berniat meninggalkan Aprilia. Hal itu digadang-gadang karena rentetan hasil buruk pada awal MotoGP 2025.
Namun keputusan tersebut urung terjadi. Martinator tetap membela skuad asal Italia satu ini.
Akan tetapi, ada fakta baru dari keretakan hubungan antara Jorge Martin dan Aprilia di awal musim ini.
Albert Valera, manajer Jorge Martin memberi tahu kepada Massimo Rivola, CEO Aprilia kalau sang rider mendapatkan tawaran menggiurkan dari Honda untuk MotoGP 2026.
Dorongan itu membuat Martin mencoba mengaktifkan klausul performa dalam kontraknya. Sehingga ia bisa angkat koper dari Negeri Pizza.
"Manajernya datang kepada saya dan berkata, 'kau tahu saya rasa kita bisa pergi serta Honda cukup tertarik padanya, tawarannya sangat bagus'," ungkap Rivola di Crash, Senin (15/12).
Mendengar hal tersebut membuat emosi Rivola meningkat. Ia tidak terima dengan tindakan Honda.
Petinggi Aprilia itu lantas terbang ke Madrid, Spanyol guna bertemu dengan Jorge Martin.
"Karena saya ingin menemuinya, untuk memastikan apakah yang baru saja dikatakan Albert itu benar," tegas Massimo Rivola.
Setelah dikonfirmasi, Jorge Martin sempat mengutarakan keinginannya untuk membela Honda di MotoGP 2026.
Rivola lantas menolak dengan tegas niat Jorge Martin. Ia tidak membiarkan sang rider buat berganti seragam.
"Maaf, saya tidak akan membiarkanmu pergi," pungkas bos Aprilia tersebut.
Sementara itu, Honda sempat mengelak kabar yang beredar. Mereka berulang kali mengaku tidak melayangkan tawaran ke Jorge Martin.
Jenama asal Jepang itu mengklaim, tidak mengajukan kesepakatan dengan pembalap yang masih terikat kontrak bersama tim lain.
Perselisihan antara Aprilia serta Jorge Martin pun reda. Hal tersebut setelah tim mengancam akan memberikan hukuman.
"Kontrak antara Aprilia Racing serta Jorge Martin sah dan berlaku. Karenanya harus dihormati oleh kedua belah pihak hingga berakhir,” bunyi pernyataan Aprilia.
Skuad asal Noale itu menyebut kalau mereka telah menghormati segala kesepakatan yang dibuat dengan sang pembalap.
Kemudian Aprilia juga sudah memenuhi semua kewajiban kepada Jorge Martin. Lalu menyelesaikan kontrak sampai penghujung 2026.
Tidak ketinggalan ada campur tangan dari Carmelo Ezpeleta, CEO Dorna. Membuat Martinator berkomitmen menyelesaikan kontraknya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
24 Januari 2026, 07:00 WIB
23 Januari 2026, 09:00 WIB
22 Januari 2026, 17:27 WIB
20 Januari 2026, 17:41 WIB
20 Januari 2026, 07:00 WIB
Terkini
25 Januari 2026, 17:00 WIB
Toyota GR Yaris terbaru dihadirkan sebagai tribut untuk Sebastien Ogier, ada tambahan mode berkendara Seb
25 Januari 2026, 15:00 WIB
Dimensi Mitsubishi Destinator yang kompak membuat para wanita merasa senang mengendarainya buat mobilitas
25 Januari 2026, 13:00 WIB
Ananta Rispo memiliki koleksi kendaraan beragam yang sudah dimodifikasi sesuai dengan selera dan kebutuhannya
25 Januari 2026, 11:00 WIB
Untuk pertama kalinya di Indonesia Chery akan meluncurkan mobil diesel yang rencananya hadir di segmen niaga
25 Januari 2026, 09:00 WIB
Meski akan ada banyak rintangan, AISI menargetkan 6,7 juta unit motor baru bisa terjual sepanjang 2026
25 Januari 2026, 07:00 WIB
Menjelang akhir Januari hampir semua harga LCGC mengalami kenaikan, Honda Brio Satya tipe tertinggi Rp 4 juta
24 Januari 2026, 17:00 WIB
Jaecoo Indonesia meminta maaf atas lamanya pengiriman unit J5 EV yang pesanannya lebih tinggi dari perhitungan awal
24 Januari 2026, 15:00 WIB
Farizon SV hadir di Indonesia dan siap menantang Toyota Hiace di bidang transportasi perkotaan Tanah Air