MotoGP Wajibkan Pembalap Ikut Hero Walk, Absen Otomatis Denda
13 Oktober 2026, 15:40 WIB
Francesco Bagnaia menggunakan Ducati Scrambler Nightshift untuk memenuhi kebutuhan mobilitas sehari-hari
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Francesco Bagnaia mengungkap bahwa dirinya menggunakan Ducati Scrambler Nightshift untuk mendukung mobilitasnya. Motor tersebut dinilai memiliki desain yang bagus dan sesuai dengan gayanya.
Tak hanya itu, performanya pun terbilang cukup besar, sehingga memberi kesenanganan berkendara.
“Desain motornya bagus karena memiliki siluet yang berbeda dibandingkan model lain. Saya sudah tampilan itu,” ungkapnya di Jakarta (25/09).
Ia pun mengungkap bahwa sepeda motor tersebut tidak perlu lagi dimodifikasi baik dari tampilan maupun performanya. Hal itu tentu sedikit berbeda bila dibandingkan dengan penggemar motor di Tanah Air.
“Menurut saya Ducati Scrambler Nightshift sudah dirancang sangat baik jadi tidak memerlukan modifikasi lagi,” ungkap Pecco kemudian.
Motor ini menggunakan konsep Cafe Racer sebagai acuan saat melakukan pengembangan. Selain itu tampilannya juga sudah dilengkapi aksen nomor dibagian samping, hingga lampu sein LED untuk memberi kesan modern.
Motor juga sudah dilengkapi CLuster TFT berukuran 4,3 inci. Agar pengemudi lebih mudah dalam mendapat informasi maka tampilannya sudah dibuat berwarna.
Motor ini menggunakan mesin berkapasitas 803 cc dengan pendingin udara. Tenaga yang dihasilkan adalah 73 hp pada 8.250 rom dan torsi 66,2 Nm di 5.750 rpm
Guna memudahkan pengendara mengendalikannya, Ducati telah memasangkan rem cakram di kedua roda. Tak hanya itu, mereka juga sudah menyematkan sistem pengereman ABS untuk menghindari roda terkunci.
Francesco Bagnaia hadir di Jakarta jelang pertandingan MotoGP Mandalika 2024 yang akan diselenggarakan pada akhir pekan nanti. Terlebih dirinya berhasil memenangkan MotoGP Mandalika 2023.
Kemenangan tersebut tentu memberinya kepercayaan diri lebih dalam menghadapi pertandingan di akhir pekan nanti. Terlebih dia sudah cukup mengenal lintasan di sirkuit Mandalika.
“Favorit saya adalah sektor 2 karena disana saya bisa memacu sepeda motor dengan lebih cepat dibandingkan tempat lain,” ungkapnya siang hari tadi.
Meski demikian dirinya memiliki juga sadar bahwa Sirkuit Mandalika pun memiliki tantangan tersendiri. Puncak kesulitan menurutnya ada pada beberapa tikungan terakhir menjelang garis Finish.
“Tantangan tersulit saya rasa ada di akhir balapan. Sebab setelah lintasan panjang akan ada tikungan tajam sehingga harus melakukan pengendalian lebih optimal,” ungkap Bagnaia kemudian.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Oktober 2026, 15:40 WIB
12 Oktober 2026, 22:00 WIB
11 Oktober 2026, 14:57 WIB
10 Oktober 2026, 14:59 WIB
09 Oktober 2026, 07:00 WIB
Terkini
16 Oktober 2026, 13:00 WIB
Yadea GT80 bersiap untuk melanjutkan kesuksesan misi terdahulu untuk menaklukkan tantangan jarak tempuh
16 Oktober 2026, 11:00 WIB
Mobil listrik menorehkan capaian positif di September 2026, EV berukuran kompak mendominasi daftar wholesales
16 Oktober 2026, 09:00 WIB
BYD sebut saat ini sudah memenuhi kewajiban TKDN lebih dari 40 persen, siap ikuti regulasi baru tahun depan
16 Oktober 2026, 07:00 WIB
BYD M6 EV menjadi salah satu mobil listrik yang bisa melakukan pengisian daya super cepat hanya lima menit
15 Oktober 2026, 21:00 WIB
Marc Marquez harus merelakan podium tertinggi MotoGP Mandalika 2026 kemarin direbut oleh Marco Bezzecchi
15 Oktober 2026, 19:00 WIB
Blade baterai generasi kedua milik BYD akan mulai digunakan di sejumlah mobil-mobil listrik yang baru dipasarkan
15 Oktober 2026, 17:30 WIB
BYD, Jaecoo dan Wuling berhasil mengisi tiga besar merek mobil Cina terlaris di RI periode September 2026
15 Oktober 2026, 15:00 WIB
Stasiun pengisian daya BYD Flash Charging bisa dimanfaatkan untuk mobil BYD dengan baterai generasi pertama