Kata Rossi Soal Peraturan MotoGP 2027, Tetap Andalkan Ducati
15 Januari 2026, 17:00 WIB
Francesco Bagnaia mengaku terkejut bisa menjalin hubungan yang baik sebagai rekan satu tim dengan Marquez
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Kedatangan Marc Marquez ke skuad Ducati Corse sempat menimbulkan polemik. Banyak pihak yang berspekulasi miring tentang The Baby Alien.
Sebab tim asal Italia itu sudah memiliki bintang, yakni Francesco Bagnaia. Sehingga kehadiran Marquez diprediksi membuat Pecco tak nyaman.
Sejumlah pihak menilai akan terjadi perang dingin di dalam garasi Ducati jika dua matahari memiliki seragam yang sama.
“Awalnya saya agak khawatir, dia selalu bilang bahwa ia kerap mengganjal rekan satu timnya,” ungkap Pecco di Crash, Minggu (12/10).
Lebih jauh Francesco Bagnaia mengungkapkan kalau mereka saling membantu ketika berada di dalam garasi.
Kemudian bekerja sama dengan baik serta akrab di luar lintasan. Jadi semua itu menepis semua tudingan di awal.
Selain itu Marc Marquez kerap tertangkap memberikan dukungan kepada Bagnaia yang pada paruh kedua tampil kurang kompetitif.
“Sebaliknya hal itu mengejutkan saya, mengalaminya sebagai rekan setim justru sangat positif,” Francesco Bagnaia melanjutkan.
Rider berpaspor Italia tersebut tidak menyangka kalau ia banyak memetik hal baik selama jadi pasangan Marc Marquez.
Sebagai informasi Marc Marquez sukses mengunci gelar juara dunia MotoGP 2025. Hal itu berhasil dilakukan dalam balapan di Jepang.
Sebuah gelar yang sudah dinantikan The Baby Alien. Sebab ia telah puasa meraih titel juara dunia selama beberapa tahun.
Ia pun merayakan keberhasilan tersebut di Negeri Sakura. Bagnaia tidak ketinggalan meramaikan pesta kali ini.
“Di Jepang kami pergi ke bar karaoke dan minum sake setelah ia meraih gelar juara dunia, itu menyenangkan,” Bagnaia menambahkan.
Francesco Bagnaia pun tidak menampik kalau kehadiran Marc Marquez memberikan warna baru bagi perjalanan karier balapnya.
Pecco dapat belajar banyak dari pemegang enak gelar juara dunia MotoGP tersebut. Sehingga bisa meningkatkan kemampuan di lintasan.
“Ia adalah salah satu pembalap terkuat dalam sejarah. Dalam beberapa tahun terakhir ia sangat dominan, Anda hanya bisa belajar dari Marc,” tegas Francesco Bagnaia.
Patut diketahui, Francesco Bagnaia saat ini tengah bertengger di tangga ketiga klasemen sementara MotoGP dengan 274 poin.
Sedangkan Marc Marquez sudah kukuh di puncak berbekal 545 poin dan menjadi juara dunia MotoGP 2025.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 Januari 2026, 17:00 WIB
15 Januari 2026, 07:00 WIB
13 Januari 2026, 15:37 WIB
12 Januari 2026, 18:00 WIB
08 Januari 2026, 17:00 WIB
Terkini
15 Januari 2026, 19:00 WIB
FIM menetapkan aturan baru terkait prosedur menyalakan motor pasca kecelakaan di tengah balapan MotoGP
15 Januari 2026, 17:00 WIB
Valentino Rossi percaya Desmosedici milik Ducati masih akan kompetitif usai peraturan MotoGP 2027 dijalankan
15 Januari 2026, 16:00 WIB
Insiden mobil listrik terbakar tidak semata-mata disebabkan oleh baterai, berikut analisa EVSafe Indonesia
15 Januari 2026, 15:00 WIB
Menurut informasi yang dihimpun, Toyota Innova Zenix paling murah dipasarkan dengan banderol Rp 437,3 jutaan
15 Januari 2026, 14:00 WIB
Harga Hyundai Ioniq 5 langsung terkerek tinggi dibandingkan tahun lalu, sehingga bisa memberatkan konsumen
15 Januari 2026, 13:00 WIB
MG Motor Indonesia menggelar program penawaran menarik untuk konsumen setia di Tanah Air di awal 2026
15 Januari 2026, 12:00 WIB
Airlangga mengaku tengah melakukan evaluasi insentif otomotif untuk di 2026 agar industri bisa tetap berjalan
15 Januari 2026, 11:00 WIB
Toyota Avanza jadi mobil terlaris di 2025 namun BYD mulai merangsek naik dengan memasukkan dua model ke 20 besar