Perang Iran dan Amerika Bikin Perjalanan Tim MotoGP Berantakan
05 Maret 2026, 16:00 WIB
Francesco Bagnaia mengaku terkejut bisa menjalin hubungan yang baik sebagai rekan satu tim dengan Marquez
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Kedatangan Marc Marquez ke skuad Ducati Corse sempat menimbulkan polemik. Banyak pihak yang berspekulasi miring tentang The Baby Alien.
Sebab tim asal Italia itu sudah memiliki bintang, yakni Francesco Bagnaia. Sehingga kehadiran Marquez diprediksi membuat Pecco tak nyaman.
Sejumlah pihak menilai akan terjadi perang dingin di dalam garasi Ducati jika dua matahari memiliki seragam yang sama.
“Awalnya saya agak khawatir, dia selalu bilang bahwa ia kerap mengganjal rekan satu timnya,” ungkap Pecco di Crash, Minggu (12/10).
Lebih jauh Francesco Bagnaia mengungkapkan kalau mereka saling membantu ketika berada di dalam garasi.
Kemudian bekerja sama dengan baik serta akrab di luar lintasan. Jadi semua itu menepis semua tudingan di awal.
Selain itu Marc Marquez kerap tertangkap memberikan dukungan kepada Bagnaia yang pada paruh kedua tampil kurang kompetitif.
“Sebaliknya hal itu mengejutkan saya, mengalaminya sebagai rekan setim justru sangat positif,” Francesco Bagnaia melanjutkan.
Rider berpaspor Italia tersebut tidak menyangka kalau ia banyak memetik hal baik selama jadi pasangan Marc Marquez.
Sebagai informasi Marc Marquez sukses mengunci gelar juara dunia MotoGP 2025. Hal itu berhasil dilakukan dalam balapan di Jepang.
Sebuah gelar yang sudah dinantikan The Baby Alien. Sebab ia telah puasa meraih titel juara dunia selama beberapa tahun.
Ia pun merayakan keberhasilan tersebut di Negeri Sakura. Bagnaia tidak ketinggalan meramaikan pesta kali ini.
“Di Jepang kami pergi ke bar karaoke dan minum sake setelah ia meraih gelar juara dunia, itu menyenangkan,” Bagnaia menambahkan.
Francesco Bagnaia pun tidak menampik kalau kehadiran Marc Marquez memberikan warna baru bagi perjalanan karier balapnya.
Pecco dapat belajar banyak dari pemegang enak gelar juara dunia MotoGP tersebut. Sehingga bisa meningkatkan kemampuan di lintasan.
“Ia adalah salah satu pembalap terkuat dalam sejarah. Dalam beberapa tahun terakhir ia sangat dominan, Anda hanya bisa belajar dari Marc,” tegas Francesco Bagnaia.
Patut diketahui, Francesco Bagnaia saat ini tengah bertengger di tangga ketiga klasemen sementara MotoGP dengan 274 poin.
Sedangkan Marc Marquez sudah kukuh di puncak berbekal 545 poin dan menjadi juara dunia MotoGP 2025.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
05 Maret 2026, 16:00 WIB
03 Maret 2026, 09:00 WIB
02 Maret 2026, 08:03 WIB
01 Maret 2026, 15:59 WIB
28 Februari 2026, 15:54 WIB
Terkini
07 Maret 2026, 15:00 WIB
Kehadiran Volvo ES90 dipercaya dapat menambah opsi mobil listrik di segmen premium bagi konsumen di Indonesia
07 Maret 2026, 11:00 WIB
Berkaca pada tren pada tahun-tahun sebelumnya, minat masyarakat terhadap mobil bekas meningkat jelang Lebaran
07 Maret 2026, 09:06 WIB
JAC di bawah naungan Indomobil membuka diler 3S pertama di kawasan Pantai Indah Kapuk guna permudah konsumen
06 Maret 2026, 22:30 WIB
Jaecoo Indonesia terus menambah jumlah diler untuk bisa lebih maksimal dalam menghadirkan layanan terbaik
06 Maret 2026, 22:00 WIB
Inovasi terbaru dari Otospector untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat membeli mobil bekas berkualitas
06 Maret 2026, 20:00 WIB
Guna menjangkau lebih banyak konsumen, Ford memperluas jaringan diler dan membuka perdana outlet FEC
06 Maret 2026, 16:00 WIB
BAIC Indonesia berencana untuk meningkatkan penjualan dengan menambah lini produk ramah lingkungan mereka
06 Maret 2026, 14:00 WIB
Xpeng menyambut musim mudik Lebaran 2026 dengan memberikan beragam kemudahan purna jual untuk pelanggan