Hasil Sprint Race MotoGP Amerika 2026: Martin Menang Dramatis
29 Maret 2026, 04:07 WIB
Francesco Bagnaia mengaku terkejut bisa menjalin hubungan yang baik sebagai rekan satu tim dengan Marquez
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Kedatangan Marc Marquez ke skuad Ducati Corse sempat menimbulkan polemik. Banyak pihak yang berspekulasi miring tentang The Baby Alien.
Sebab tim asal Italia itu sudah memiliki bintang, yakni Francesco Bagnaia. Sehingga kehadiran Marquez diprediksi membuat Pecco tak nyaman.
Sejumlah pihak menilai akan terjadi perang dingin di dalam garasi Ducati jika dua matahari memiliki seragam yang sama.
“Awalnya saya agak khawatir, dia selalu bilang bahwa ia kerap mengganjal rekan satu timnya,” ungkap Pecco di Crash, Minggu (12/10).
Lebih jauh Francesco Bagnaia mengungkapkan kalau mereka saling membantu ketika berada di dalam garasi.
Kemudian bekerja sama dengan baik serta akrab di luar lintasan. Jadi semua itu menepis semua tudingan di awal.
Selain itu Marc Marquez kerap tertangkap memberikan dukungan kepada Bagnaia yang pada paruh kedua tampil kurang kompetitif.
“Sebaliknya hal itu mengejutkan saya, mengalaminya sebagai rekan setim justru sangat positif,” Francesco Bagnaia melanjutkan.
Rider berpaspor Italia tersebut tidak menyangka kalau ia banyak memetik hal baik selama jadi pasangan Marc Marquez.
Sebagai informasi Marc Marquez sukses mengunci gelar juara dunia MotoGP 2025. Hal itu berhasil dilakukan dalam balapan di Jepang.
Sebuah gelar yang sudah dinantikan The Baby Alien. Sebab ia telah puasa meraih titel juara dunia selama beberapa tahun.
Ia pun merayakan keberhasilan tersebut di Negeri Sakura. Bagnaia tidak ketinggalan meramaikan pesta kali ini.
“Di Jepang kami pergi ke bar karaoke dan minum sake setelah ia meraih gelar juara dunia, itu menyenangkan,” Bagnaia menambahkan.
Francesco Bagnaia pun tidak menampik kalau kehadiran Marc Marquez memberikan warna baru bagi perjalanan karier balapnya.
Pecco dapat belajar banyak dari pemegang enak gelar juara dunia MotoGP tersebut. Sehingga bisa meningkatkan kemampuan di lintasan.
“Ia adalah salah satu pembalap terkuat dalam sejarah. Dalam beberapa tahun terakhir ia sangat dominan, Anda hanya bisa belajar dari Marc,” tegas Francesco Bagnaia.
Patut diketahui, Francesco Bagnaia saat ini tengah bertengger di tangga ketiga klasemen sementara MotoGP dengan 274 poin.
Sedangkan Marc Marquez sudah kukuh di puncak berbekal 545 poin dan menjadi juara dunia MotoGP 2025.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
29 Maret 2026, 04:07 WIB
27 Maret 2026, 17:53 WIB
24 Maret 2026, 17:00 WIB
23 Maret 2026, 02:03 WIB
22 Maret 2026, 06:31 WIB
Terkini
21 April 2026, 21:00 WIB
Menurut Airlangga, Pindad akan meningkatkan kapasitas pabrik untuk mulai memproduksi sedan listrik pada 2028
21 April 2026, 20:00 WIB
Lepas sejalan dengan misi Chery Group dalam langkah mengadopsi sistem robotika AiMOGA dalam bisnis mereka
21 April 2026, 18:45 WIB
Aramco, perusahaan minyak asal Arab kembangkan Dedicated Hybrid Engine (DHE) alias mesin khusus mobil hybrid
21 April 2026, 11:37 WIB
Changan bakal menjadi manufaktur Tiongkok pertama yang memasarkan kendaraan REEV di pasar otomotif Indonesia
21 April 2026, 09:00 WIB
Ford baru saja mendirikan diler di Sunter untuk mengakomodir kebutuhan para konsumen di kawasan Jakarta Utara
21 April 2026, 07:00 WIB
Truk hidrogen Isuzu dan Toyota bakal mulai produksi tahun depan, memanfaatkan Isuzu Elf EV sebagai basis
21 April 2026, 06:00 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta yang telah diterapkan sejak 2016 terus bergulir hingga hari ini karena cukup efektif
21 April 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta melayani prosedur perpanjangan seperti biasanya hari ini, simak daftar lokasinya