Lihat Lebih Dekat Formula E Gen3 Evo, Saingi Kecepatan Mobil F1
19 Maret 2025, 18:57 WIB
Masih sesuai kontrak yang ditetapkan, Jakpro pastikan Formula E Jakarta tetap terselenggara hingga 2024 mendatang
Oleh Dian Tami Kosasih
TRENOTO – PT Jakarta Propertindo (Jakpro) selaku BUMD DKI menegaskan bila Formula E Jakarta akan tetap terselenggara hingga 2024 mendatang. Hal ini diungkapkan secara tegas setelah muncul isu Singapura akan mengambil alih ajang balap mobil listrik tersebut.
"Perhelatan untuk dua tahun ke depan sudah ada kontraknya akan kami maksimalkan," kata Syachrial Syarif selaku Sekretaris Perusahaan Jakpro di Jakarta.
Meski demikian Syachrial enggan menjelaskan secara rinci kegiatan yang akan ditingkatkan pada pelaksanaan balap mobil listrik di musim 2023 dan 2024. Terselenggaranya ajang balap Formula E juga diharapkan mampu memberikan dampak kepada masyarakat dan ekonomi daerah.
"Untuk itu diperlukan dukungan seluruh pihak demi kesuksesan penyelenggaraan Formula E di Jakarta," ucapnya.
Sebelumnya mantan Duta Besar Indonesia untuk Polandia Peter F Gontha menuliskan bahwa Singapura siap mengambil alih perhelatan balap mobil listrik Formula E Jakarta melalui akun media sosial Twitter.
Melihat hal ini Jakpro akhirnya memberikan klarifikasi. Terlebih beberapa pihak terus meributkan ajang balap mobil listrik yang diadakan di Sirkuit Ancol tersebut.
"Info A1 media international: Singapore akan mengambil alih perhelatan balapan mobil Formula E dan menandatangani perjanjian 10 tahun dengan FEO gara gara Indonesia ribut mengenai Formula E bulan lalu. Marilah kita ribut terus agar semua dilakukan di Singapore saja," tulis Peter dalam di Twitter miliknya @PeterGhonta, Rabu (7/9/2022).
Sementara itu laporan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) DKI Jakarta menyebut bila pelaksanaan Formula E Jakarta akan dilakukan selama tiga musim, yakni 2022 hingga 2024.
Keputusan itu adalah hasil renegosiasi dari awalnya lima musim yaitu 2020 hingga 2024, akibat pandemi Covid-19.
Adapun total biaya komitmen yang disetorkan kepada Formula E Operation (FEO) selaku operator sekaligus pemegang lisensi Formula E mencapai 31 juta poundsterling atau sekitar Rp560 miliar, dari total 36 juta poundsterling.
Sisanya sebesar 5 juta poundsterling atau sekitar Rp90 miliar, akan dibayarkan Jakpro selaku penyelenggara di Jakarta pada tahun ketiga tanpa melalui APBD berdasarkan laporan BPK DKI Jakarta.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
19 Maret 2025, 18:57 WIB
17 Maret 2025, 19:00 WIB
09 Juni 2023, 19:54 WIB
04 Juni 2023, 08:00 WIB
03 Juni 2023, 17:16 WIB
Terkini
31 Maret 2025, 09:00 WIB
Chery mengungkapkan ada tantangan tersendiri dalam memasarkan SUV crossover listrik Omoda E5 di Indonesia
31 Maret 2025, 07:00 WIB
Haka Auto buka bengkel siaga saat Lebaran untuk menemani perjalanan pelanggan BYD mudik ke kampung halamannya
31 Maret 2025, 06:00 WIB
Kepolisian prediksi ada lonjakan arus mudik dan kepadatan di sejumlah titik setelah pelaksanaan sholat Id
31 Maret 2025, 05:08 WIB
Francesco Bagnaia akhirnya keluar sebagai pemenang pada MotoGP Amerika 2025 usai Marc Marquez terjatuh
30 Maret 2025, 22:03 WIB
Satu unit mobil listrik Hyundai Ioniq 5 N terlibat kecelakaan fatal dengan sebuah truk di Tol JORR, Cengkareng
30 Maret 2025, 12:00 WIB
Pertamina Patra Niaga melakukan penyesuaian harga BBM, disebut sebagai hadiah Lebaran 2025 bagi pengendara
30 Maret 2025, 10:38 WIB
PT YIMM mengklaim penjualan Yamaha Gear Ultima 125 Hybrid baik, unit dikirim ke konsumen mulai Aprl 2025
30 Maret 2025, 08:00 WIB
Pelaksanaan contraflow di tol Jakarta Cikampek dihentikan karena kepadatan lalu lintas sudah mulai berkurang