Fabio Quartararo Buka Suara soal Rumor Honda: Belum Ada Kontrak
03 Februari 2026, 16:00 WIB
Fabio Di Giannantonio jelaskan pesan Mapping 8 yang diterimanya saat balapan tengah berjalan di lap 18
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Di Giannatonio, pemenang dalam MotoGP Qatar 2023 menegaskan bahwa pesan Mapping 8 yang diterima bukanlah tim order. Ia menjelaskan bahwa pesan tersebut merupakan peringatan baginya.
Ketika itu dirinya memang bersaing ketat dengan Francesco Bagnaia saat memimpin balapan. Lalu tiba-tiba muncul pesan Mapping 8 di panel motor yang ditampilkan pada layar kaca ketika pertandingan sudah memasuki lap 18.
Banyak mengira bahwa pesan tersebut merupakan team order untuk memuluskan Francesco Bagnaia menjadi juara dunia. Namun anggapan itu ditampik langsung oleh Di Giannatonio.
Pembalap asal Italia itu menjelaskan bahwa pesan memiliki makna bahwa sudah tidak ada waktu untuk menyalip Bagnaia. Oleh karenanya ia harus segera melakukan beragam cara agar bisa memenangkan pertandingan.
Upaya Di Giannatonio pun berbuah manis karena lap ke 22 dia berhasil menyusul pemimpin balapan dan meraih podium pertama. Ini adalah kemenangan pertama bagi dirinya di ajang MotoGP.
Ia mengaku tidak menyangka bahwa Bagnaia berhasil mempimpin balapan karena melihat pembalap tersebut mengalami banyak kesulitan. Dia juga mengakui adanya dilema karena harus mencuri beberapa poin yang dapat sangat berpengaruh pada persaingan balap.
Kemudian dia berencana menyusul jelang akhir balapan. Sehingga menurutnya pesan Mapping 8 adalah untuk menginformasikan bahwa waktu menyusul sudah tiba.
Pasalnya sepanjang balapan berlangsung ia tidak bisa melihat pitboard sehingga kesulitan mengetahui kapan balapan berakhir. Pesan Mapping 8 pun membuatnya mengetahui bahwa pertandingan segera selesai dan sadar bahwa sudah saatnya untuk menyusul.
Di Giannatonio pun menegaskan bahwa ia melakukan dengan hati-hati dan sebersih mungkin karena bila terjadi gesekan situasi dapat berubah. Terlebih Bagnaia harus membuat jarak poin dengan Jorge Martin dari Prima Pramac Racing untuk meraih gelar juara dunia.
Beruntung bagi Bagnaia, Jorge Martin cuma berhasil finish di urutan 10. Dengan ini maka selisih antara keduanya kini mencapai 21 poin.
Isu team order dari Mapping 8 bukanlah sesuatu yang baru karena di 2017 diisukan bahwa pesan itu merupakan sebuah kode team order Ducati pada Jorge Lorenzo. Ketika itu rekan satu timnya, Andrea Dovizioso sedang bertarung untuk memperebutkan gelar juara dunia.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
03 Februari 2026, 16:00 WIB
28 Januari 2026, 19:00 WIB
23 Januari 2026, 09:00 WIB
22 Januari 2026, 17:27 WIB
20 Januari 2026, 17:41 WIB
Terkini
15 Februari 2026, 19:00 WIB
Sejak memiliki Denza D9, Jerome Polin mengaku sudah jarang menggemudikan mobilnya sendiri meski masih memiliki kendaraan lain
15 Februari 2026, 16:00 WIB
Platform e3 dan e4 hasil pengembangan BYD disematkan pada produk performa tinggi, modern dan fungsional
15 Februari 2026, 14:00 WIB
Ada ratusan kategori yang diperebutkan oleh para pabrikan motor serta mobil dalam perhelatan IIMS 2026
15 Februari 2026, 12:00 WIB
Waktu penyelenggaraan IIMS 2027 berbeda dari biasanya yang dibuka setiap Februari sebelum momenntum Lebaran
15 Februari 2026, 10:00 WIB
DFSK tak menunggu pemerintah dan memberi insentif mandiri untuk seluruh modelnya yang dijual di Tanah Air
15 Februari 2026, 07:11 WIB
Setelah gelaran IIMS 2026 berakhir harga Jetour T2 akan naik, tidak lagi dipasarkan di angka Rp 568 jutaan
14 Februari 2026, 20:24 WIB
Jumlah transaksi dan angka pengunjung belum diungkap oleh pihak penyelenggara jelang akhir IIMS 2026
14 Februari 2026, 19:00 WIB
ACC kembali menggelar pameran mobil di Jogja City Mall, dengan maksud untuk meningkatkan kepemilikan kendaraan