Hasil MotoGP Austria 2026: Pedro Acosta Menang di Kandang
20 September 2026, 20:03 WIB
Andrea Dovizioso alami masalah yang sama dengan Valentino Rossi saat dirinya masih bersama Yamaha di MotoGP
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Andrea Dovizioso tidak berhasil menemukan performa terbaiknya bersama Yamaha di MotoGP. Dovizioso alami masalah sama dengan Valentino Rossi saat menggunakan motor berlambang Garpu Tala.
Sebagai tiga kali runner-up juara dunia MotoGP, Dovi mengatakan dirinya menyerah untuk melanjutkan karirnya musim depan. Selain tidak kompetitif di lintasan, Ia merasa tidak ada tim yang mau menggunakan jasanya.
Setelah menjalani 11 balapan di MotoGP 2022, pembalap asal Italia tersebut hanya mengumpulkan 10 poin. Menunggangi Yamaha YZR-M1, Dovi gagal mendapatkan performa terbaiknya.
“Tampil tidak kompetitif adalah cerita yang berbeda dari karir saya sebagai pembalap profesional. Untuk pertama kalinya saya tidak berada di sana dan sulit rasanya untuk menerima kenyataan ini,” ucap Dovi dalam kesempatan wawancara dengan MotoGP.com dikutip Speedweek.
Ia mengatakan bahwa kembalinya ke ajang MotoGP, Ia tidak bisa untuk mengembangkan performa dan tampil kompetitif dalam setiap balapan.
Meskipun terdapat beberapa pihak percaya akan kemampuannya termasuk pemilik tim WithU RNF. Namun dirinya tetap tidak bisa mengembangkan potensi motor.
“Pendapat orang-orang yang mengatakan dengan Yamaha bisa lebih kompetitif adalah tidak benar. Ada beberapa alasan seperti MotoGP telah berubah, motor berubah dan kompetisi juga berbeda dengan sebelumnya,” jelasnya kemudian.
Ia menuturkan lebih lanjut bahwa ada beberapa alasan baik besar maupun kecil dan dialaminya. Situasi tersebut digambarkan seperti dialaminya belakangan.
Baca juga : Penyebab Andrea Dovizioso Melempem Bersama Yamaha
“Yamaha sangat tidak biasa saat ini karena berbagai alasan. Jika anda tidak mengemudi seperti Fabio, sangat sulit untuk bisa kompetitif,” tuturnya.
Pemilik nomor start 04 tersebut mengatakan kemenangan Quartararo adalah kunci untuk menemukan masalah Yamaha. Namun pembalap lainnya yakni Franco Morbidelli dan Darryn Binder memiliki mengeluhkan kasus serupa.
Dirinya menyimpulkan bahwa tidak ada cara lagi untuk bisa mencari solusi dan meningkat performa Yamaha. Yamaha hanya bisa tampil kompetitif di tangan Fabio Quartararo seorang.
Sulitnya mengembangkan performa bersama Yamaha YZR-M1 sebenarnya sudah terjadi selama beberapa tahun belakangan. Rossi dan Maverick Vinales yang menggunakan unit serupa kesulitan mengembangkan performa.
Morbidelli kompetitif saat berstatus pembalap satelit, berubah loyo saat diangkat tim pabrikan. Praktis hanya Quartararo yang bisa menjinakkan Yamaha.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
20 September 2026, 20:03 WIB
19 September 2026, 20:47 WIB
18 September 2026, 17:00 WIB
16 September 2026, 19:39 WIB
13 September 2026, 19:55 WIB
Terkini
25 September 2026, 22:01 WIB
Prestone Racing Coolant baru saja diperkenalkan untuk para pemilik mobil balap di Automechanika Jakarta 2026
25 September 2026, 19:00 WIB
Pemerintah berencana untuk memberikan insentif motor listrik di tahun ini, tapi belum menemui titik terang
25 September 2026, 17:23 WIB
Suzuki e Sky punya peluang dihadirkan di RI, namun perlu memperhagikan strategi bersaing dengan para rivalnya
25 September 2026, 17:22 WIB
Motul Indonesia Energy (MIE) memberikan partner ambassador mereka perjalanan berharga ke benua Eropa
25 September 2026, 09:00 WIB
Astra Otoparts ikut ambil bagian di ajang Automechanika Jakarta 2026, hadirkan integrasi layanan otomotif
25 September 2026, 07:00 WIB
Mitsubishi Fuso baru saja mengumumkan Field Fix Campaign untuk kepada seluruh pengguna Canter di Indonesia
25 September 2026, 06:06 WIB
Sistem Ganjil Genap Jakarta masih berlaku hari ini untuk memutus kebuntuan pada saat jam-jam sibuk Ibu Kota
25 September 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih tersedia di lima lokasi berbeda di sekitar Ibu Kota