Susunan Sementara Pembalap MotoGP 2027: Bulega Gabung VR46
09 September 2026, 21:00 WIB
Bagnaia pakai nomor 1 di MotoGP 2023, dia mengaku senang bisa menggunakan nomor keramat tersebut di motornya
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Akhirnya pembalap Francesco Bagnaia pakai nomor 1 untuk MotoGP 2023. Hal itu ia umumkan saat peluncurkan tim serta livery motor balap baru Desmosedici GP23 di Italia pada Senin (23/1).
Joki Ducati tersebut mengaku sangat suka mengarungi ajang adu cepat para raja dengan angka keramat. Sebab ia sudah lama tidak melihatnya di lintasan.
“Nomor 1 adalah hal selalu saya kagumi. Soalnya sebagai bentuk penghormatan serta kenyataan bahwa seorang juara dunia yang menggunakannya,” ujar Bagnaia seperti dikutip dari Speedweek, Selasa (24/1).
Namun ada sesuatu yang unik di dalam nomor 1 tersemat angka 63 berukuran kecil. Hal ini agar tidak menghilangkan kesan pembalap asal Italia tersebut.
“Jadi itu adalah hal baik bagi saya untuk memberikan penghormatan kepada juara dunia. 63 selalu jadi nomor balap bakal dikenang,” lanjutnya
Dari segi tampilan tidak ada perubahan signifikan dengan livery merah khas tim Borgo Panigale. Hanya ada tambahan beberapa logo sponsor di dalamnya.
Tidak hanya Bagnaia menggunakan angka keramat pada musim ini. Sebab ada satu pembalap Ducati lagi mengunakan nomor 1, yakni Alvaro Bautista pada kejuaraan dunia World Superbike atau WSBK 2023.
Sebagai juara dunia di 2022, dia memutuskan hal yang sama seperti Bagnaia. Langkah ini dinilai tepat dilakukannya, sebab dapat memberi kesan positif bagi timnya.
“Ducati harus memakai angka 1 di fairing itu bakal menjadi tantangan besar bagi saya. Nomor 19 akan selalu menjadi milik kami,” tutur Bautista.
Seperti diketahui, nomor 1 merupakan angka spesial. Soalnya tidak bisa dipakai oleh sembarang pembalap.
Hanya mereka yang sukses meraih juara dunia saja boleh memakainya di musim berikutnya. Bahkan di MotoGP hanya segelintir orang pernah memakainya.
Sebut saja Nicky Hayden pada 2008, Jorge Lorenzo 2011 serta terakhir Casey Stoner 2012. Tetapi mereka gagal mempertahankan gelar juara pada musim selanjutnya.
Menurut catatan sejarah hanya Mick Dohan yang bisa meraih juara dunia saat menggunakan nomor 1 pada musim 1998. Makanya nomor tersebut terbilang keramat dan tidak banyak orang ingin mengunakan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
09 September 2026, 21:00 WIB
03 September 2026, 09:00 WIB
24 Juli 2026, 07:00 WIB
09 Juli 2026, 13:00 WIB
04 Juli 2026, 07:00 WIB
Terkini
11 September 2026, 12:25 WIB
AHM terus berusaha menggairahkan pasar motor baru, salah satu dengan memberi penyegaran pada Honda CT125
11 September 2026, 06:00 WIB
Kepolisian tidak menggendurkan layanan mereka, termasuk dalam menghadir SIM Keliling Bandung hari ini
11 September 2026, 06:00 WIB
Menjelang weekend, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan di lima lokasi strategis sekitar ibu kota
10 September 2026, 07:00 WIB
Honda kian menjauh dari urutan lima besar merek mobil terlaris Agustus 2026, Toyota masih kokoh diikuti Daihatsu
10 September 2026, 06:24 WIB
SIM keliling Bandung bisa menjadi opsi paling relevan agar mengurus dokumen berkendara jadi lebih mudah
10 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta hanya melayani perpanjangan masa berlaku kartu yang masih aktif, berikut biayanya
09 September 2026, 22:00 WIB
AiMOGA mulai memamerkan robot andalannya untuk masyarakat Indonesia dengan berbekal teknologi inovatifnya
09 September 2026, 21:00 WIB
Bulega resmi meninggalkan WSBK mulai musim depan dan masuk ke dalam susunan sementara pembalap MotoGP 2027