Link Live Streaming MotoGP Australia 2026: Marquez Siap Dominasi
24 Oktober 2026, 15:00 WIB
Bagnaia pakai nomor 1 di MotoGP 2023, dia mengaku senang bisa menggunakan nomor keramat tersebut di motornya
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Akhirnya pembalap Francesco Bagnaia pakai nomor 1 untuk MotoGP 2023. Hal itu ia umumkan saat peluncurkan tim serta livery motor balap baru Desmosedici GP23 di Italia pada Senin (23/1).
Joki Ducati tersebut mengaku sangat suka mengarungi ajang adu cepat para raja dengan angka keramat. Sebab ia sudah lama tidak melihatnya di lintasan.
“Nomor 1 adalah hal selalu saya kagumi. Soalnya sebagai bentuk penghormatan serta kenyataan bahwa seorang juara dunia yang menggunakannya,” ujar Bagnaia seperti dikutip dari Speedweek, Selasa (24/1).
Namun ada sesuatu yang unik di dalam nomor 1 tersemat angka 63 berukuran kecil. Hal ini agar tidak menghilangkan kesan pembalap asal Italia tersebut.
“Jadi itu adalah hal baik bagi saya untuk memberikan penghormatan kepada juara dunia. 63 selalu jadi nomor balap bakal dikenang,” lanjutnya
Dari segi tampilan tidak ada perubahan signifikan dengan livery merah khas tim Borgo Panigale. Hanya ada tambahan beberapa logo sponsor di dalamnya.
Tidak hanya Bagnaia menggunakan angka keramat pada musim ini. Sebab ada satu pembalap Ducati lagi mengunakan nomor 1, yakni Alvaro Bautista pada kejuaraan dunia World Superbike atau WSBK 2023.
Sebagai juara dunia di 2022, dia memutuskan hal yang sama seperti Bagnaia. Langkah ini dinilai tepat dilakukannya, sebab dapat memberi kesan positif bagi timnya.
“Ducati harus memakai angka 1 di fairing itu bakal menjadi tantangan besar bagi saya. Nomor 19 akan selalu menjadi milik kami,” tutur Bautista.
Seperti diketahui, nomor 1 merupakan angka spesial. Soalnya tidak bisa dipakai oleh sembarang pembalap.
Hanya mereka yang sukses meraih juara dunia saja boleh memakainya di musim berikutnya. Bahkan di MotoGP hanya segelintir orang pernah memakainya.
Sebut saja Nicky Hayden pada 2008, Jorge Lorenzo 2011 serta terakhir Casey Stoner 2012. Tetapi mereka gagal mempertahankan gelar juara pada musim selanjutnya.
Menurut catatan sejarah hanya Mick Dohan yang bisa meraih juara dunia saat menggunakan nomor 1 pada musim 1998. Makanya nomor tersebut terbilang keramat dan tidak banyak orang ingin mengunakan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
24 Oktober 2026, 15:00 WIB
15 Oktober 2026, 21:00 WIB
12 Oktober 2026, 22:00 WIB
11 Oktober 2026, 19:19 WIB
08 Oktober 2026, 07:00 WIB
Terkini
26 Oktober 2026, 17:17 WIB
PT CSI mulai melakukan distribusi mobil listrik Chery Q, tuai respons positif sejak debutnya di GIIAS 2026
26 Oktober 2026, 15:00 WIB
Robot Humanoid AiMOGA teranyar yang dikembangkan anak perusahaan Chery Group ini memiliki banyak kemampuan
26 Oktober 2026, 14:15 WIB
Final Battle Honda Modif Contest 2026 menjadi acara yang paling mencuri perhatian di HBD Ambarawa, Jawa Tengah
26 Oktober 2026, 11:00 WIB
Periklindo berharap pemerintah turut memberikan perhatian untuk kendaraan niaga listrik agar semakin diminati
26 Oktober 2026, 09:00 WIB
BMW dan Mercedes-Benz jadi merek mobil mewah yang mencatatkan kenaikan penjualan pada periode September 2026
26 Oktober 2026, 07:00 WIB
Mulai masuk pasar premium, pengamat otomotif menilai mobil Cina akan menghadapi persaingan sengit di RI
25 Oktober 2026, 13:18 WIB
Honda Bikers Day 2026 sukses diselenggarakan di Lapangan Panglima Jenderal Sudirman, Ambarawa, Jawa Tengah
24 Oktober 2026, 16:12 WIB
Marc Marquez menjadi yang terdepan di sprint race MotoGP Australia 2026 dan Jorge Martin mengalami kecelakaan