Penjelasan Aturan Restart Motor di MotoGP, Berlaku Tahun Ini
15 Januari 2026, 19:00 WIB
MotoGP 2027 bakal menerapkan sejumlah aturan baru, mantan pembalap Casey Stoner sorot banyak masalahnya
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Dua tahun mendatang, MotoGP bakal menerapkan sejumlah aturan baru yang diyakini dapat membatasi manuver pembalap di trek.
Casey Stoner, mantan juara dunia MotoGP membeberkan ada beberapa poin regulasi yang dapat merugikan para rider nantinya.
Perlu diketahui, rencananya mesin pada motor balap MotoGP berkapasitas lebih kecil yakni 850 cc. Saat ini, selama 15 tahun konfigurasinya tidak pernah berubah di 1.000 cc.
Lalu bobot mesin dikurangi dari 157 kilogram menjadi 153 kilogram. Hal-hal ini dinilai berdampak besar pada seluruh pembalap.
“Motor dibuat lebih ringan, jadi braking zone-nya semakin pendek,” kata Casey Stoner dikutip dari Crash, Kamis (21/08).
Di samping itu, Stoner menyorot perubahan mesin mengakibatkan kecepatan maksimum motor turun dari sebelumnya.
Ditambah lagi, ride height device yang berfungsi sebagai alat sekali pakai untuk membantu menurunkan pusat gravitasi bakal dilarang di MotoGP 2027.
“Kecepatan tertinggi menurun, lalu tidak ada ride-height device yang berarti titik pengereman semakin pendek. Jadi kesempatan untuk menyalip lebih sedikit,” kata Stoner.
Keberadaan winglet pada motor dipadukan kecepatan tinggi dengan spesifikasi motor baru, menurut Stoner dapat menciptakan turbulensi udara.
Oleh karena itu Stoner menegaskan aturan baru MotoGP 2027 sebenarnya punya banyak kekurangan dan disebut berjalan ke arah yang salah.
“Jadi mereka (pembalap MotoGP) bakal punya masalah kestabilan dan temperatur ban. Saya tidak mengerti kenapa tidak ada yang bisa melihat masalah ini,” kata Stoner.
Diberitakan sebelumnya, aturan baru MotoGP 2027 meliputi perubahan kapasitas mesin dari 1.000 cc menjadi 850 cc.
Kapasitas tangki bahan bakar ikut dirombak, dari 22 liter menjadi 20 liter. Kemudian jatah bahan bakar untuk sesi Sprint Race dibatasi 11 liter guna meningkatkan efisiensi.
Batas maksimum ukuran diameter piston atau bore diturunkan dari 81 mm ke 75 mm guna menurunkan kecepatan maksimal dan meningkatkan jarak tempuh.
Lalu, setiap pembalap hanya diizinkan pakai enam unit mesin. Tadinya jatah setiap tim adalah tujuh unit per musim.
Di MotoGP 2025, bahan bakar pada motor setiap pembalap mengandung 40 persen material ramah lingkungan. Pada 2027 angkanya naik jadi 100 persen.
Tidak hanya jantung pacu, aerodinamika juga jadi poin regulasi baru MotoGP 2027. Misalnya dimensi fairing dari kiri ke kanan dibuat 50 mm lebih sempit.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 Januari 2026, 19:00 WIB
15 Januari 2026, 17:00 WIB
12 Januari 2026, 18:00 WIB
08 Januari 2026, 17:00 WIB
06 Januari 2026, 18:00 WIB
Terkini
20 Januari 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta 20 Januari 2026 digelar pada puluhan ruas jalan untuk atasi kemacetan di Ibu Kota
20 Januari 2026, 06:00 WIB
Demi memudahkan para pengendara motor dan mobil, SIM keliling Bandung kembali dihadirkan di Kota Kembang
20 Januari 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta melayani perpanjangan khusus untuk SIM A dan C saja dengan biaya yang bervariasi
19 Januari 2026, 20:00 WIB
Ducati Desmosedici GP26 tampil menawan dengan nuansa merah dan putih matte, siap debut di MotoGP 2026
19 Januari 2026, 19:00 WIB
Demi menjawab kebutuhan konsumen, TAM baru saja memberikan penyegaran pada Toyota Raize pada beberapa bagian
19 Januari 2026, 18:00 WIB
Tanpa insentif pajak dari pemerintah, harga mobil listrik Wuling mengalami kenaikan mulai dari Rp 30 jutaan
19 Januari 2026, 17:00 WIB
Untuk Anda yang sedang mencari mobil baru, Ada diskon Suzuki Jimny 3 pintu selama periode Januari 2026
19 Januari 2026, 16:00 WIB
Ada beberapa ketentuan yang ditetapkan oleh pemerintah Cina dalam proses daur ulang baterai mobil listrik