MotoGP Bakal Atur Gaji Minimal Pembalap Musim 2027
25 Februari 2026, 15:00 WIB
MotoGP 2027 bakal menerapkan sejumlah aturan baru, mantan pembalap Casey Stoner sorot banyak masalahnya
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Dua tahun mendatang, MotoGP bakal menerapkan sejumlah aturan baru yang diyakini dapat membatasi manuver pembalap di trek.
Casey Stoner, mantan juara dunia MotoGP membeberkan ada beberapa poin regulasi yang dapat merugikan para rider nantinya.
Perlu diketahui, rencananya mesin pada motor balap MotoGP berkapasitas lebih kecil yakni 850 cc. Saat ini, selama 15 tahun konfigurasinya tidak pernah berubah di 1.000 cc.
Lalu bobot mesin dikurangi dari 157 kilogram menjadi 153 kilogram. Hal-hal ini dinilai berdampak besar pada seluruh pembalap.
“Motor dibuat lebih ringan, jadi braking zone-nya semakin pendek,” kata Casey Stoner dikutip dari Crash, Kamis (21/08).
Di samping itu, Stoner menyorot perubahan mesin mengakibatkan kecepatan maksimum motor turun dari sebelumnya.
Ditambah lagi, ride height device yang berfungsi sebagai alat sekali pakai untuk membantu menurunkan pusat gravitasi bakal dilarang di MotoGP 2027.
“Kecepatan tertinggi menurun, lalu tidak ada ride-height device yang berarti titik pengereman semakin pendek. Jadi kesempatan untuk menyalip lebih sedikit,” kata Stoner.
Keberadaan winglet pada motor dipadukan kecepatan tinggi dengan spesifikasi motor baru, menurut Stoner dapat menciptakan turbulensi udara.
Oleh karena itu Stoner menegaskan aturan baru MotoGP 2027 sebenarnya punya banyak kekurangan dan disebut berjalan ke arah yang salah.
“Jadi mereka (pembalap MotoGP) bakal punya masalah kestabilan dan temperatur ban. Saya tidak mengerti kenapa tidak ada yang bisa melihat masalah ini,” kata Stoner.
Diberitakan sebelumnya, aturan baru MotoGP 2027 meliputi perubahan kapasitas mesin dari 1.000 cc menjadi 850 cc.
Kapasitas tangki bahan bakar ikut dirombak, dari 22 liter menjadi 20 liter. Kemudian jatah bahan bakar untuk sesi Sprint Race dibatasi 11 liter guna meningkatkan efisiensi.
Batas maksimum ukuran diameter piston atau bore diturunkan dari 81 mm ke 75 mm guna menurunkan kecepatan maksimal dan meningkatkan jarak tempuh.
Lalu, setiap pembalap hanya diizinkan pakai enam unit mesin. Tadinya jatah setiap tim adalah tujuh unit per musim.
Di MotoGP 2025, bahan bakar pada motor setiap pembalap mengandung 40 persen material ramah lingkungan. Pada 2027 angkanya naik jadi 100 persen.
Tidak hanya jantung pacu, aerodinamika juga jadi poin regulasi baru MotoGP 2027. Misalnya dimensi fairing dari kiri ke kanan dibuat 50 mm lebih sempit.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
25 Februari 2026, 15:00 WIB
22 Februari 2026, 15:00 WIB
19 Februari 2026, 19:00 WIB
19 Februari 2026, 18:00 WIB
03 Februari 2026, 16:00 WIB
Terkini
25 Februari 2026, 20:50 WIB
Geely membukukan 1.776 SPK termasuk Zeekr, EX2 mendominasi 80 persen dari keseluruhan pemesanan selama IIMS 2026
25 Februari 2026, 16:00 WIB
Agrinas Pangan Nusantara memberikan kesempatan bagi Mitsubishi Fuso Canter jadi armada Koperasi Merah Putih
25 Februari 2026, 15:00 WIB
MotoGP SEG yang dulu dikenal Dorna tengah menyiapkan aturan terbaru untuk meminimalisir gap gaji pembalap
25 Februari 2026, 14:00 WIB
Beberapa harga mobil LCGC terpantau terkoreksi, bisa menjadi opsi buat Anda saat musim mudik Lebaran 2026
25 Februari 2026, 13:00 WIB
KPK memastikan proses impor pikap untuk Koperasi Merah Putih tidak menimbulkan masalah seperti kasus korupsi
25 Februari 2026, 12:00 WIB
Pembuatan SIM Internasional pada akhir Februari 2026 masih belum mengalami perubahan bila dibanding sebelumnya
25 Februari 2026, 11:00 WIB
GAC Indonesia berhasil mendapat hasil baik di IIMS 2026 dengan meraih 2.095 setelah memberi promo potongan harga
25 Februari 2026, 10:00 WIB
PT Agrinasi Pangan Nusantara disebut butuh kendaraan pikap 4x4, Gaikindo akui 4x2 lebih populer di RI