Susunan Pembalap MotoGP 2027 Sudah Lengkap, Banyak Nama Baru
21 Oktober 2026, 17:00 WIB
MotoGP 2027 bakal menerapkan sejumlah aturan baru, mantan pembalap Casey Stoner sorot banyak masalahnya
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Dua tahun mendatang, MotoGP bakal menerapkan sejumlah aturan baru yang diyakini dapat membatasi manuver pembalap di trek.
Casey Stoner, mantan juara dunia MotoGP membeberkan ada beberapa poin regulasi yang dapat merugikan para rider nantinya.
Perlu diketahui, rencananya mesin pada motor balap MotoGP berkapasitas lebih kecil yakni 850 cc. Saat ini, selama 15 tahun konfigurasinya tidak pernah berubah di 1.000 cc.
Lalu bobot mesin dikurangi dari 157 kilogram menjadi 153 kilogram. Hal-hal ini dinilai berdampak besar pada seluruh pembalap.
“Motor dibuat lebih ringan, jadi braking zone-nya semakin pendek,” kata Casey Stoner dikutip dari Crash, Kamis (21/08).
Di samping itu, Stoner menyorot perubahan mesin mengakibatkan kecepatan maksimum motor turun dari sebelumnya.
Ditambah lagi, ride height device yang berfungsi sebagai alat sekali pakai untuk membantu menurunkan pusat gravitasi bakal dilarang di MotoGP 2027.
“Kecepatan tertinggi menurun, lalu tidak ada ride-height device yang berarti titik pengereman semakin pendek. Jadi kesempatan untuk menyalip lebih sedikit,” kata Stoner.
Keberadaan winglet pada motor dipadukan kecepatan tinggi dengan spesifikasi motor baru, menurut Stoner dapat menciptakan turbulensi udara.
Oleh karena itu Stoner menegaskan aturan baru MotoGP 2027 sebenarnya punya banyak kekurangan dan disebut berjalan ke arah yang salah.
“Jadi mereka (pembalap MotoGP) bakal punya masalah kestabilan dan temperatur ban. Saya tidak mengerti kenapa tidak ada yang bisa melihat masalah ini,” kata Stoner.
Diberitakan sebelumnya, aturan baru MotoGP 2027 meliputi perubahan kapasitas mesin dari 1.000 cc menjadi 850 cc.
Kapasitas tangki bahan bakar ikut dirombak, dari 22 liter menjadi 20 liter. Kemudian jatah bahan bakar untuk sesi Sprint Race dibatasi 11 liter guna meningkatkan efisiensi.
Batas maksimum ukuran diameter piston atau bore diturunkan dari 81 mm ke 75 mm guna menurunkan kecepatan maksimal dan meningkatkan jarak tempuh.
Lalu, setiap pembalap hanya diizinkan pakai enam unit mesin. Tadinya jatah setiap tim adalah tujuh unit per musim.
Di MotoGP 2025, bahan bakar pada motor setiap pembalap mengandung 40 persen material ramah lingkungan. Pada 2027 angkanya naik jadi 100 persen.
Tidak hanya jantung pacu, aerodinamika juga jadi poin regulasi baru MotoGP 2027. Misalnya dimensi fairing dari kiri ke kanan dibuat 50 mm lebih sempit.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
21 Oktober 2026, 17:00 WIB
20 Oktober 2026, 19:39 WIB
13 Oktober 2026, 15:40 WIB
12 Oktober 2026, 22:00 WIB
11 Oktober 2026, 14:57 WIB
Terkini
23 Oktober 2026, 17:00 WIB
Sengketa kepemilikan merek Denza masih berlanjut, BYD kini dituntut PT Raden Reza Adi sebesar Rp 9 triliun
23 Oktober 2026, 15:00 WIB
PEVS 2026 akan diikuti oleh 38 brand motor dan mobil listrik dan tidak ketinggalan industri pendukung lain
23 Oktober 2026, 13:00 WIB
Chery Indonesia akan melakukan studi terkait kesesuaian SUV Omoda X untuk pasar Tanah Air di masa depan
23 Oktober 2026, 11:00 WIB
AiMOGA Robotics, perusahaan robotik dari Chery Group resmi membuka pemesanan untuk robot pintar Mobo
23 Oktober 2026, 09:00 WIB
Asia CAN 2026 diikuti oleh peserta dari sembilan negara berbeda, mereka saling adu kemampuan meracik audio
22 Oktober 2026, 21:16 WIB
Track My Chery Q memberikan akses kepada konsumen untuk memantau perkembangan unit sejak tahap produksi
22 Oktober 2026, 15:44 WIB
Debut di Chery Brand Night, Tiggo X7 dan all new Tiggo 7 jadi amunisi baru untuk penjualan di pasar global
22 Oktober 2026, 13:08 WIB
Toyota Innova Zenix Hybrid kini dilengkapi T Intouch terbaru, berbagai fungsi kendaraan dapat diakses dari HP