Tamparan Keras Bos Aprilia ke Jorge Martin di MotoGP Hungaria
10 Juni 2026, 09:00 WIB
MotoGP 2027 bakal menerapkan sejumlah aturan baru, mantan pembalap Casey Stoner sorot banyak masalahnya
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Dua tahun mendatang, MotoGP bakal menerapkan sejumlah aturan baru yang diyakini dapat membatasi manuver pembalap di trek.
Casey Stoner, mantan juara dunia MotoGP membeberkan ada beberapa poin regulasi yang dapat merugikan para rider nantinya.
Perlu diketahui, rencananya mesin pada motor balap MotoGP berkapasitas lebih kecil yakni 850 cc. Saat ini, selama 15 tahun konfigurasinya tidak pernah berubah di 1.000 cc.
Lalu bobot mesin dikurangi dari 157 kilogram menjadi 153 kilogram. Hal-hal ini dinilai berdampak besar pada seluruh pembalap.
“Motor dibuat lebih ringan, jadi braking zone-nya semakin pendek,” kata Casey Stoner dikutip dari Crash, Kamis (21/08).
Di samping itu, Stoner menyorot perubahan mesin mengakibatkan kecepatan maksimum motor turun dari sebelumnya.
Ditambah lagi, ride height device yang berfungsi sebagai alat sekali pakai untuk membantu menurunkan pusat gravitasi bakal dilarang di MotoGP 2027.
“Kecepatan tertinggi menurun, lalu tidak ada ride-height device yang berarti titik pengereman semakin pendek. Jadi kesempatan untuk menyalip lebih sedikit,” kata Stoner.
Keberadaan winglet pada motor dipadukan kecepatan tinggi dengan spesifikasi motor baru, menurut Stoner dapat menciptakan turbulensi udara.
Oleh karena itu Stoner menegaskan aturan baru MotoGP 2027 sebenarnya punya banyak kekurangan dan disebut berjalan ke arah yang salah.
“Jadi mereka (pembalap MotoGP) bakal punya masalah kestabilan dan temperatur ban. Saya tidak mengerti kenapa tidak ada yang bisa melihat masalah ini,” kata Stoner.
Diberitakan sebelumnya, aturan baru MotoGP 2027 meliputi perubahan kapasitas mesin dari 1.000 cc menjadi 850 cc.
Kapasitas tangki bahan bakar ikut dirombak, dari 22 liter menjadi 20 liter. Kemudian jatah bahan bakar untuk sesi Sprint Race dibatasi 11 liter guna meningkatkan efisiensi.
Batas maksimum ukuran diameter piston atau bore diturunkan dari 81 mm ke 75 mm guna menurunkan kecepatan maksimal dan meningkatkan jarak tempuh.
Lalu, setiap pembalap hanya diizinkan pakai enam unit mesin. Tadinya jatah setiap tim adalah tujuh unit per musim.
Di MotoGP 2025, bahan bakar pada motor setiap pembalap mengandung 40 persen material ramah lingkungan. Pada 2027 angkanya naik jadi 100 persen.
Tidak hanya jantung pacu, aerodinamika juga jadi poin regulasi baru MotoGP 2027. Misalnya dimensi fairing dari kiri ke kanan dibuat 50 mm lebih sempit.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
10 Juni 2026, 09:00 WIB
08 Juni 2026, 17:00 WIB
07 Juni 2026, 20:14 WIB
06 Juni 2026, 20:34 WIB
05 Juni 2026, 19:00 WIB
Terkini
17 Juni 2026, 18:37 WIB
Pada Juni 2026 beberapa pabrikan melakukan penyesuaian harga motor matic murah, seperti dialami oleh Yamaha
17 Juni 2026, 11:00 WIB
Jaecoo menjadi merek mobil Cina dengan penjualan retail terlaris sepanjang Mei 2026, berada di atas BYD
17 Juni 2026, 09:00 WIB
E5 Plus jadi SUV PHEV perdana DFSK di pasar Indonesia, klaim daya jelajah komprehensifnya 1.300 kilometer
17 Juni 2026, 07:00 WIB
GWM Ora 7 merupakan mobil listrik hasil kolaborasi dengan BMW, ubah arah desain seri Ora di masa mendatang
17 Juni 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta hari ini akan mengincar mobil dengan pelat nomor berakhiran genap terutama di jam sibuk
17 Juni 2026, 06:00 WIB
Setelah libur Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah, SIM keliling Jakarta kembali melayani masyarakat hari ini
16 Juni 2026, 19:00 WIB
Kiandra Ramadhipa mengaku sering berdiskusi, demi bisa mendapatkan ilmu balapan dari Veda Ega dan Mario Aji
16 Juni 2026, 18:11 WIB
Rencana penyesuaian tarif Transjakarta, pemerintah hanya menyasar rute jauh seperti Blok M - Bandara Soetta