Toprak Razgatlioglu Cedera Bahu, Absen Sampai Akhir MotoGP 2026
20 Oktober 2026, 19:39 WIB
Setelah ajang MotoGP Mandalika 2025 kemarin, para pembalap nasional diharapkan bisa berlaga di kelas premier
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – MotoGP Mandalika 2025 baru saja selesai digelar. Balapan di Sirkuit Mandalika tersebut menjadi panggung bagi para rider di seluruh dunia.
Sayang rider-rider lokal atau dari dalam negeri belum ada yang mentas di kelas premier di Pulau Lombok kemarin.
Sehingga para penonton hanya bisa memberi dukungan kepada joki-joki dari negara lain selama MotoGP Mandalika 2025.
Berangkat dari fakta di atas, Pertamina Persero melakukan berbagai upaya untuk mendukung tujuan tersebut.
"Sudah banyak hal yang dilakukan, seperti misal pembibitan pembalap muda. Awal tahun ini hadir di Mandalika dan menggeelar VR46 Racing Academy," ungkap Fadjar Djoko Santoso, Vice President Corporate Communication Pertamina saat ditemui di Sirkuit Mandalika, Minggu (05/10).
Fadjar menjelaskan kalau para peserta maupun pembalap dari Indonesia mendapat sejumlah pelatihan.
Bahkan dilatih langsung oleh orang-orang kepercayaan Valentino Rossi. Sehingga bisa menerima beragam materi untuk meningkatkan kemampuan.
Dengan begitu kemampuan mereka di atas kuda besi bisa lebih meningkat lagi. Kemudian mendapat kesempatan buat berkecimpung di MotoGP.
Di sisi lain perusahaan pelat merah ini juga sempat memberangkatkan lima rider muda asa Indonesia ke Negeri Pizza.
"Hasil juara dari Kejurnas di Mandalika kita bawa ke Italia. Mereka langsung dilatih Valentino Rossi dan tim di sana," lanjut Fadjar.
Dengan berbagai upaya yang sudah ditempuh oleh Pertamina, Fadjar berharap lahir bibit-bibit pembalap baru guna mengharumkan nama bangsa.
Selain itu mereka juga bisa mendapat perhatian lebih dari tim-tim MotoGP maupun para pemangku kebijakan.
Jadi seluruh bakat yang dimiliki dapat disalurkan dengan baik. Tidak hanya berlaga di dalam negeri saja.
"Sehingga dalam jangka waktu menengah dan panjang, nantinya di Mandalika bisa ada pembalap nasional Indonesia," tegas Fadjar.
Sebagai informasi, Indonesia sejatinya memiliki sejumlah bibit muda bertalenta. Seperti Mario Suryo Aji yang berkecimpung di Moto2.
Ia membela skuad Honda Team Asia dalam balapan di Sirkuit Mandalika pada akhir pekan lalu.
Disayangkan dia gagal tampil apik selama di Lombok. Mario Suryo Aji hanya bisa finish di urutan ke-20 saja.
Di sisi Lain Veda Ega Pratama juga baru saja mendapatkan tiket buat naik kelas ke Moto3.
Namun rider kelahiran Yogyakarta tersebut sepertinya belum dipinang oleh tim manapun hingga sekarang.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
20 Oktober 2026, 19:39 WIB
13 Oktober 2026, 15:40 WIB
12 Oktober 2026, 22:00 WIB
11 Oktober 2026, 14:57 WIB
10 Oktober 2026, 14:59 WIB
Terkini
22 Oktober 2026, 21:16 WIB
Track My Chery Q memberikan akses kepada konsumen untuk memantau perkembangan unit sejak tahap produksi
22 Oktober 2026, 15:44 WIB
Debut di Chery Brand Night, Tiggo X7 dan all new Tiggo 7 jadi amunisi baru untuk penjualan di pasar global
22 Oktober 2026, 13:08 WIB
Toyota Innova Zenix Hybrid kini dilengkapi T Intouch terbaru, berbagai fungsi kendaraan dapat diakses dari HP
22 Oktober 2026, 11:00 WIB
Bing Bang Auto Festival 2026 akan menyuguhkan kejutan dan menjadi panggung untuk mobil serta motor listrik
22 Oktober 2026, 09:00 WIB
Usulan insentif mobil hybrid dinilai kurang tepat, seharusnya pemerintah lebih fokus pada bantuan untuk EV
22 Oktober 2026, 07:00 WIB
iCar Mod Fest menjadi tempat menampilkan karya kreatif konsumen dalam melakukan modifikasi pada kendaraan
21 Oktober 2026, 22:50 WIB
Leapmotor berusaha mematuhi mandatori TKDN 60 persen di 2027 yang telah ditetapkan oleh pemerintah Indonesia
21 Oktober 2026, 17:00 WIB
LCR Honda menunjuk David Alonso sebagai rekan Johann Zarco dan melengkapi susunan pembalap MotoGP 2027