Adik Rossi Minta Kalender MotoGP Direvisi, Kurang Istirahat
18 Agustus 2026, 07:00 WIB
Setelah ajang MotoGP Mandalika 2025 kemarin, para pembalap nasional diharapkan bisa berlaga di kelas premier
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – MotoGP Mandalika 2025 baru saja selesai digelar. Balapan di Sirkuit Mandalika tersebut menjadi panggung bagi para rider di seluruh dunia.
Sayang rider-rider lokal atau dari dalam negeri belum ada yang mentas di kelas premier di Pulau Lombok kemarin.
Sehingga para penonton hanya bisa memberi dukungan kepada joki-joki dari negara lain selama MotoGP Mandalika 2025.
Berangkat dari fakta di atas, Pertamina Persero melakukan berbagai upaya untuk mendukung tujuan tersebut.
"Sudah banyak hal yang dilakukan, seperti misal pembibitan pembalap muda. Awal tahun ini hadir di Mandalika dan menggeelar VR46 Racing Academy," ungkap Fadjar Djoko Santoso, Vice President Corporate Communication Pertamina saat ditemui di Sirkuit Mandalika, Minggu (05/10).
Fadjar menjelaskan kalau para peserta maupun pembalap dari Indonesia mendapat sejumlah pelatihan.
Bahkan dilatih langsung oleh orang-orang kepercayaan Valentino Rossi. Sehingga bisa menerima beragam materi untuk meningkatkan kemampuan.
Dengan begitu kemampuan mereka di atas kuda besi bisa lebih meningkat lagi. Kemudian mendapat kesempatan buat berkecimpung di MotoGP.
Di sisi lain perusahaan pelat merah ini juga sempat memberangkatkan lima rider muda asa Indonesia ke Negeri Pizza.
"Hasil juara dari Kejurnas di Mandalika kita bawa ke Italia. Mereka langsung dilatih Valentino Rossi dan tim di sana," lanjut Fadjar.
Dengan berbagai upaya yang sudah ditempuh oleh Pertamina, Fadjar berharap lahir bibit-bibit pembalap baru guna mengharumkan nama bangsa.
Selain itu mereka juga bisa mendapat perhatian lebih dari tim-tim MotoGP maupun para pemangku kebijakan.
Jadi seluruh bakat yang dimiliki dapat disalurkan dengan baik. Tidak hanya berlaga di dalam negeri saja.
"Sehingga dalam jangka waktu menengah dan panjang, nantinya di Mandalika bisa ada pembalap nasional Indonesia," tegas Fadjar.
Sebagai informasi, Indonesia sejatinya memiliki sejumlah bibit muda bertalenta. Seperti Mario Suryo Aji yang berkecimpung di Moto2.
Ia membela skuad Honda Team Asia dalam balapan di Sirkuit Mandalika pada akhir pekan lalu.
Disayangkan dia gagal tampil apik selama di Lombok. Mario Suryo Aji hanya bisa finish di urutan ke-20 saja.
Di sisi Lain Veda Ega Pratama juga baru saja mendapatkan tiket buat naik kelas ke Moto3.
Namun rider kelahiran Yogyakarta tersebut sepertinya belum dipinang oleh tim manapun hingga sekarang.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
18 Agustus 2026, 07:00 WIB
10 Agustus 2026, 20:44 WIB
09 Agustus 2026, 20:36 WIB
08 Agustus 2026, 22:48 WIB
02 Agustus 2026, 12:27 WIB
Terkini
18 Agustus 2026, 14:00 WIB
BYD berada di puncak daftar merek mobil Cina terlaris secara retail sepanjang Juli 2026, Jaecoo kedua
18 Agustus 2026, 12:28 WIB
Motor matic murah bisa menjadi salah satu opsi terbaik untuk memenuhi kebutuhan mobilitas harian Anda
18 Agustus 2026, 09:00 WIB
BYD Atto 1 dikabarkan mendapat pembaruan di sejumlah sektor mulai dari eksterior, interior sampai jantung pacu
18 Agustus 2026, 07:00 WIB
Marini menilai jadwal MotoGP yang ada sekarang sudah terlalu padat sehingga sulit bagi dia memulihkan fisiknya
18 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ada dispensasi perpanjangan di SIM keliling Jakarta bagi pemegang yang kartunya kedaluwarsa 17 Agustus 2026
18 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta kembali aktif pada hari ini setelah libur panjang hari kemerdekaan Indonesia kemarin
18 Agustus 2026, 06:00 WIB
Hari ini kepolisian kembali menghadirkan SIM keliling Bandung untuk memudahkan masyarakat di Kota Kembang
17 Agustus 2026, 07:42 WIB
Motul kembali terlibat dalam acara yang melibatkan banyak anggota komunitas kendaraan roda dua di Tanah Air