Tekad Mario Aji Bangkit di Moto2 Inggris 2026 Usai Cedera
20 Juli 2026, 22:01 WIB
Setelah ajang MotoGP Mandalika 2025 kemarin, para pembalap nasional diharapkan bisa berlaga di kelas premier
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – MotoGP Mandalika 2025 baru saja selesai digelar. Balapan di Sirkuit Mandalika tersebut menjadi panggung bagi para rider di seluruh dunia.
Sayang rider-rider lokal atau dari dalam negeri belum ada yang mentas di kelas premier di Pulau Lombok kemarin.
Sehingga para penonton hanya bisa memberi dukungan kepada joki-joki dari negara lain selama MotoGP Mandalika 2025.
Berangkat dari fakta di atas, Pertamina Persero melakukan berbagai upaya untuk mendukung tujuan tersebut.
"Sudah banyak hal yang dilakukan, seperti misal pembibitan pembalap muda. Awal tahun ini hadir di Mandalika dan menggeelar VR46 Racing Academy," ungkap Fadjar Djoko Santoso, Vice President Corporate Communication Pertamina saat ditemui di Sirkuit Mandalika, Minggu (05/10).
Fadjar menjelaskan kalau para peserta maupun pembalap dari Indonesia mendapat sejumlah pelatihan.
Bahkan dilatih langsung oleh orang-orang kepercayaan Valentino Rossi. Sehingga bisa menerima beragam materi untuk meningkatkan kemampuan.
Dengan begitu kemampuan mereka di atas kuda besi bisa lebih meningkat lagi. Kemudian mendapat kesempatan buat berkecimpung di MotoGP.
Di sisi lain perusahaan pelat merah ini juga sempat memberangkatkan lima rider muda asa Indonesia ke Negeri Pizza.
"Hasil juara dari Kejurnas di Mandalika kita bawa ke Italia. Mereka langsung dilatih Valentino Rossi dan tim di sana," lanjut Fadjar.
Dengan berbagai upaya yang sudah ditempuh oleh Pertamina, Fadjar berharap lahir bibit-bibit pembalap baru guna mengharumkan nama bangsa.
Selain itu mereka juga bisa mendapat perhatian lebih dari tim-tim MotoGP maupun para pemangku kebijakan.
Jadi seluruh bakat yang dimiliki dapat disalurkan dengan baik. Tidak hanya berlaga di dalam negeri saja.
"Sehingga dalam jangka waktu menengah dan panjang, nantinya di Mandalika bisa ada pembalap nasional Indonesia," tegas Fadjar.
Sebagai informasi, Indonesia sejatinya memiliki sejumlah bibit muda bertalenta. Seperti Mario Suryo Aji yang berkecimpung di Moto2.
Ia membela skuad Honda Team Asia dalam balapan di Sirkuit Mandalika pada akhir pekan lalu.
Disayangkan dia gagal tampil apik selama di Lombok. Mario Suryo Aji hanya bisa finish di urutan ke-20 saja.
Di sisi Lain Veda Ega Pratama juga baru saja mendapatkan tiket buat naik kelas ke Moto3.
Namun rider kelahiran Yogyakarta tersebut sepertinya belum dipinang oleh tim manapun hingga sekarang.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
20 Juli 2026, 22:01 WIB
12 Juli 2026, 20:01 WIB
11 Juli 2026, 20:48 WIB
10 Juli 2026, 09:23 WIB
09 Juli 2026, 13:00 WIB
Terkini
21 Juli 2026, 21:23 WIB
Changan Deepal S05 resmi dipasarkan untuk para konsumen di Indonesia, mobil ini dipasarkan dalam dua varian
21 Juli 2026, 13:00 WIB
Helm pembalap tampil semakin istimewa dan mudah dikenali dengan penambahan livery maupun corak khusus
21 Juli 2026, 11:00 WIB
Mitsubishi XForce Hybrid tidak disarankan menggunakan BBM dengan RON 90 atau setara Pertalite dari Pertamina
21 Juli 2026, 09:47 WIB
Penjualan motor listrik Honda disebut masih stagnan, adopsinya di masyarakat belum bisa dibilang maksimal
21 Juli 2026, 07:00 WIB
SUV kompak Geely Coolray masuk Indonesia secara impor, namun jumlahnya terbatas mengikuti permintaan konsumen
21 Juli 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta hari ini masih berlaku untuk memecah kebuntuan pada arus lalu lintas Ibu Kota di jam padat
21 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hadir untuk melayani masyarakat yang ingin mengurus masa berlaku dokumen berkendara
21 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta tersebar di lima lokasi berbeda, simak informasi tempat dan persyaratan lengkapnya