Hemat BBM, Pemerintah Tetapkan WFH dan Pembatasan Kendaraan Dinas
01 April 2026, 11:00 WIB
Setelah ajang MotoGP Mandalika 2025 kemarin, para pembalap nasional diharapkan bisa berlaga di kelas premier
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – MotoGP Mandalika 2025 baru saja selesai digelar. Balapan di Sirkuit Mandalika tersebut menjadi panggung bagi para rider di seluruh dunia.
Sayang rider-rider lokal atau dari dalam negeri belum ada yang mentas di kelas premier di Pulau Lombok kemarin.
Sehingga para penonton hanya bisa memberi dukungan kepada joki-joki dari negara lain selama MotoGP Mandalika 2025.
Berangkat dari fakta di atas, Pertamina Persero melakukan berbagai upaya untuk mendukung tujuan tersebut.
"Sudah banyak hal yang dilakukan, seperti misal pembibitan pembalap muda. Awal tahun ini hadir di Mandalika dan menggeelar VR46 Racing Academy," ungkap Fadjar Djoko Santoso, Vice President Corporate Communication Pertamina saat ditemui di Sirkuit Mandalika, Minggu (05/10).
Fadjar menjelaskan kalau para peserta maupun pembalap dari Indonesia mendapat sejumlah pelatihan.
Bahkan dilatih langsung oleh orang-orang kepercayaan Valentino Rossi. Sehingga bisa menerima beragam materi untuk meningkatkan kemampuan.
Dengan begitu kemampuan mereka di atas kuda besi bisa lebih meningkat lagi. Kemudian mendapat kesempatan buat berkecimpung di MotoGP.
Di sisi lain perusahaan pelat merah ini juga sempat memberangkatkan lima rider muda asa Indonesia ke Negeri Pizza.
"Hasil juara dari Kejurnas di Mandalika kita bawa ke Italia. Mereka langsung dilatih Valentino Rossi dan tim di sana," lanjut Fadjar.
Dengan berbagai upaya yang sudah ditempuh oleh Pertamina, Fadjar berharap lahir bibit-bibit pembalap baru guna mengharumkan nama bangsa.
Selain itu mereka juga bisa mendapat perhatian lebih dari tim-tim MotoGP maupun para pemangku kebijakan.
Jadi seluruh bakat yang dimiliki dapat disalurkan dengan baik. Tidak hanya berlaga di dalam negeri saja.
"Sehingga dalam jangka waktu menengah dan panjang, nantinya di Mandalika bisa ada pembalap nasional Indonesia," tegas Fadjar.
Sebagai informasi, Indonesia sejatinya memiliki sejumlah bibit muda bertalenta. Seperti Mario Suryo Aji yang berkecimpung di Moto2.
Ia membela skuad Honda Team Asia dalam balapan di Sirkuit Mandalika pada akhir pekan lalu.
Disayangkan dia gagal tampil apik selama di Lombok. Mario Suryo Aji hanya bisa finish di urutan ke-20 saja.
Di sisi Lain Veda Ega Pratama juga baru saja mendapatkan tiket buat naik kelas ke Moto3.
Namun rider kelahiran Yogyakarta tersebut sepertinya belum dipinang oleh tim manapun hingga sekarang.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
01 April 2026, 11:00 WIB
01 April 2026, 09:00 WIB
30 Maret 2026, 03:55 WIB
29 Maret 2026, 04:07 WIB
27 Maret 2026, 17:53 WIB
Terkini
16 April 2026, 16:15 WIB
Di tengah penurunan, BYD jadi salah satu merek mobil terlaris yang catatkan tren positif penjualan Maret 2026
16 April 2026, 11:00 WIB
Pameran Busworld SEA 2026 bakal dihadiri sejumlah karoseri ternama, siap gaet pengusaha transportasi
16 April 2026, 09:00 WIB
Ada sejumlah faktor yang menjadi pertimbangan konsumen kendaraan niaga sebelum beralih ke truk listrik
16 April 2026, 07:56 WIB
Produksi nikel asal Indonesia untuk kendaraan listrik khususnya sudah mencapai 70 persen kebutuhan pasar global
16 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan pemerintah untuk atasi kemacetan lalu lintas yang kerap terjadi
16 April 2026, 06:00 WIB
Hari ini pengendara di Kota Kembang bisa mendatangai salah satu lokasi SIM keliling Bandung yang beroperasi
16 April 2026, 06:00 WIB
Untuk mengurus dokumen berkendara dengan mudah, Anda dapat memanfaatkan SIM keliling Jakarta hari ini
15 April 2026, 18:00 WIB
Y-ON bakal diintegrasikan aplikasi Y-Connect, tawarkan tiga fungsi fitur baru buat memudahkan pengguna Yamaha