Penjualan Mobil Bekas Tumbuh 12 Persen di GIIAS 2026
19 Agustus 2026, 17:30 WIB
Tips membeli mobil bekas agar mendapatkan beragam kemudahan seperti banyaknya pilihan hingga promo menarik
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Keputusan untuk kapan membeli sebuah kendaraan untuk masing-masing individu pastinya akan berbeda-beda. Pasalnya, kebutuhan dan tujuan pembelian kendaraan tentunya tidaklah sama bagi satu dengan yang lain.
Meski demikian, tetap ada waktu-waktu tertentu yang dinilai ideal untuk membeli kendaraan khususnya mobil bekas. Dilansir dari Mobil88, tips membeli mobil bekas adalah saat akhir tahun.
Pasalnya di momen tersebut, sejumlah diler mobil bekas akan memberi kemudahan kepada pelanggan melalui beragam promo-promo menarik. Selain itu, jenis kendaraan di momen ini juga biasanya lebih banyak dibandingkan periode lain.
Banyaknya jenis mobil di pasar mobil bekas pada periode tersebut adalah karena pabrikan mobil biasanya mempersiapkan kehadiran model baru di awal tahun. Kondisi tersebut banyak pemilik kendaraan yang menjual mobilnya untuk diganti dengan model baru.
Banyaknya unit yang dijual menyebabkan banyak diler memberikan promo menarik kepada pelanggan dalam beragam bentuk. Tentunya ini akan memberikan daya tarik tersendiri pada calon pelanggan mobil bekas.
Bagi yang ingin berlibur dengan menggunakan mobil berbeda dibanding sebelumnya, membeli mobil bekas tentu menjadi sebuah pilihan menarik. Maklum, proses pembelian mobil bekas terbilang jauh lebih cepat ketimbang mobil baru karena tidak perlu inden.
Berbeda dengan membeli mobil baru, sebelum melakukan transaksi pelanggan harus melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap kendaraan yang diinginkan. Hal ini untuk menghindari salah beli dan merugi di kemudian hari.
Pemeriksaan pun harus dilakukan secara teliti karena tidak sedikit kendaraan yang sudah didandani sedemkian rupa untuk menutupi kekurangannya. Berikut adalah beberapa bagian yang harus diperhatikan sebelum membeli mobil bekas.
Selalu pastikan untuk membeli mobil sesuai dengan budget yang telah ditentukan sebelumnya. Tentukan pula fitur-fitur yang dianggap penting dan wajib ada di kendaraan sehingga pilihan mobil akan semakin mengerucut.
Pastikan untuk selalu membeli mobil bekas dengan dokumen yang lengkap dan bukan dalam sengketa. Membeli mobil dengan dokumen bermasalah berisiko merepotkan pemilik baru yang seharusnya bisa dihindari.
Melakukan inspeksi kendaraan adalah sebuah hal yang wajib untuk dilakukan calom pemilik baru. Selalu hindari membeli kendaraan bekas tabrak atau banjir karena bukan tidak mungkin ada kerusakan-kerusakan yang bisa terjadi di masa depan.
Bila tidak yakin dengan kemampuan melakukan inspeksi, tidak ada salahnya untuk mengajak rekan yang memiliki kemampuan memberikan penilaian. Selain itu, membawanya ke bengkel resmi juga bisa menjadi sebuah solusi tepat untuk memastikan kondisi kendaraan.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
19 Agustus 2026, 17:30 WIB
02 Agustus 2026, 19:00 WIB
28 Juli 2026, 22:44 WIB
27 Juni 2026, 18:15 WIB
24 Juni 2026, 21:00 WIB
Terkini
20 Agustus 2026, 15:00 WIB
Penjualan Daihatsu di Indonesia terus menunjukkan tren positif, mencapai angka tertingginya di Juli 2026
20 Agustus 2026, 13:00 WIB
Sejumlah merek mobil Cina tuai hasil positif di GIIAS 2026, BYD bukukan SPK terbanyak lebih dari 4.000 SPK
20 Agustus 2026, 11:00 WIB
IEE Series 2026 diharapkan menjadi wadah diskusi dan pertemuan pihak industri, usung tema keberlanjutan
20 Agustus 2026, 10:28 WIB
Merawat motor Honda di bengkel resmi bisa menjadi salah satu pilihan terbaik bagi pengguna kendaraan roda dua
20 Agustus 2026, 06:00 WIB
Masyarakat yang ingin mengurus dokumen berkendara hari ini, bisa mendatangi SIM keliling Bandung di dua lokasi
20 Agustus 2026, 06:00 WIB
Perpanjangan masa berlaku bisa dilakukan dengan mudah di SIM keliling Jakarta, simak daftar lokasinya
20 Agustus 2026, 06:00 WIB
Untuk memberikan efek jera, besaran denda jika melanggar Ganjil Genap Jakarta ditetapkan sebesar Rp 500 ribu
19 Agustus 2026, 21:00 WIB
IMHAX 2026 digelar 3 - 6 September 2026 menghadirkan deretan apparel mulai dari brand lokal hingga impor