Tips Blusukan Pakai Motor Matik

blusukan pakai motor matik menerjang medan jalan berbatu dan licin memang tidak disarankan namun ada tekniknya

Tips Blusukan Pakai Motor Matik

TRENOTO – Blusukan pakai motor matik hingga melintasi medan jalan berbatu memang bukan habitat aslinya. Pengendara bisa kesulitan mengendalikan motor, berisiko terjatuh hingga mengalami kerusakan pada tunggangan.

Motor matik sejatinya memang tidak dirancang untuk melakukan kegiatan offroad. Meskipun belakangan beberapa pabrikan menghadirkan jenis skutik petualang.

Namun pada dasarnya skutik petualang hanya bisa melakukan offroad ringan. Terlebih skutik yang dirancang untuk jalan perkotaan pastinya akan cukup kesulitan menempuh medan menantang.

Photo : YIMM

Pada ajang Maxi Yamaha Day 2022 yang dihadiri skutik seperti Lexi, Nmax, Aerox hingga Xmax dipaksa menaklukkan medan menantang. Skutik perkotaan tersebut di atas harus menempuh medan jalan berbatu dan licin untuk memasuki lokasi acara di kawasan Bogor, Jawa Barat.

Ditambah lagi hujan yang turun membasahi medan jalan, membuat peserta cukup kesulitan mengendalikan motor. Arief Muthia selaku Kepala Instruktur Yamaha Riding Academy (YRA) memberikan tips menaklukkan medan menantang apabila memang terpaksa harus dilalui oleh skutik perkotaan.

“Kita harus tahu dulu kalau motor matik itu berbeda dengan jenis kopling. Cara penggunaannya juga tentu akan berbeda,” katanya di sela-sela acara Maxi Yamaha Day 2022.

Baca juga : Maxi Yamaha Day 2022 Menjadi Penawar Rindu Para Bikers

Lebih lanjut Ia menjelaskan trik menggunakan motor matik tidak bisa membuka gas terlalu besar. Selain itu dirinya juga menekankan pentingnya mengatur ritme.

“Kalau dalam kondisi jalan rusak dan licin, jaga jarak dengan kendaraan lain di depan. Manfaatkan momentum, jalan mengalir saja mengikuti rute dan tidak banyak menggunakan rem,” ungkapnya.

Kemudian Arief juga menjelaskan mengenai tata cara penggunaan rem di medan jalan licin dan berbatu. Mengatur penggunaan rem diperlukan agar motor tidak terpeleset dan akhirnya terjatuh.

Photo : YIMM

“Hindari penggunaan rem depan, kalau bisa main rem belakang saja. Karena kalau rem depan ban bisa mengunci dan bisa berbahaya,” tuturnya kemudian.

Selain teknik membuka gas dan penggunaan rem, Ia juga menyoroti postur tubuh pengendara. Disebutkan posisi biker harus disesuaikan agar bisa menguasai medan.

“Untuk riding postur sebisa mungkin agak tegak sedikit. Karena nantinya dengan lebih tegak bisa membuat motor lebih stabil,” kata Arief.


Terkini

news
Ipone

Booth Ipone di IIMS 2026 Jadi Magnet Para Bikers

Ipone meluncurkan berbagai produk terbaru dan sejumlah games selama pameran otomotif IIMS 2026 berlangsung

news
Motul

Ramaikan IIMS 2026, Motul Hadirkan Sejumlah Inovasi

Motul Indonesia terus menghadirkan inovasi untuk menunjukkan komitmen kepada para masyarakat di Tanah Air

mobil
Denza D9

Koleksi Kendaraan Jerome Polin, Ada Denza D9

Sejak memiliki Denza D9, Jerome Polin mengaku sudah jarang menggemudikan mobilnya sendiri meski masih memiliki kendaraan lain

mobil
BYD

Ulas Platform EV BYD, Rahasia Performa Gahar Denza dan Yangwang

Platform e3 dan e4 hasil pengembangan BYD disematkan pada produk performa tinggi, modern dan fungsional

news
IIMS 2026

Daftar Mobil dan Motor Favorit di IIMS 2026, Atto 1 sampai Aerox

Ada ratusan kategori yang diperebutkan oleh para pabrikan motor serta mobil dalam perhelatan IIMS 2026

mobil
IIMS

IIMS 2027 Digelar Pasca Lebaran, Begini Alasannya

Waktu penyelenggaraan IIMS 2027 berbeda dari biasanya yang dibuka setiap Februari sebelum momenntum Lebaran

mobil
DFSK

Tak Tunggu Pemerintah, DFSK Beri Insentif Buat Seluruh Modelnya

DFSK tak menunggu pemerintah dan memberi insentif mandiri untuk seluruh modelnya yang dijual di Tanah Air

mobil
Jetour T2

Harga Khusus Jetour T2 di IIMS 2026, Hanya Sampai Hari Ini

Setelah gelaran IIMS 2026 berakhir harga Jetour T2 akan naik, tidak lagi dipasarkan di angka Rp 568 jutaan