Ini Rekomendasi Jenis Mobil untuk Pemula Belajar Offroad
23 Desember 2025, 10:00 WIB
blusukan pakai motor matik menerjang medan jalan berbatu dan licin memang tidak disarankan namun ada tekniknya
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Blusukan pakai motor matik hingga melintasi medan jalan berbatu memang bukan habitat aslinya. Pengendara bisa kesulitan mengendalikan motor, berisiko terjatuh hingga mengalami kerusakan pada tunggangan.
Motor matik sejatinya memang tidak dirancang untuk melakukan kegiatan offroad. Meskipun belakangan beberapa pabrikan menghadirkan jenis skutik petualang.
Namun pada dasarnya skutik petualang hanya bisa melakukan offroad ringan. Terlebih skutik yang dirancang untuk jalan perkotaan pastinya akan cukup kesulitan menempuh medan menantang.
Pada ajang Maxi Yamaha Day 2022 yang dihadiri skutik seperti Lexi, Nmax, Aerox hingga Xmax dipaksa menaklukkan medan menantang. Skutik perkotaan tersebut di atas harus menempuh medan jalan berbatu dan licin untuk memasuki lokasi acara di kawasan Bogor, Jawa Barat.
Ditambah lagi hujan yang turun membasahi medan jalan, membuat peserta cukup kesulitan mengendalikan motor. Arief Muthia selaku Kepala Instruktur Yamaha Riding Academy (YRA) memberikan tips menaklukkan medan menantang apabila memang terpaksa harus dilalui oleh skutik perkotaan.
“Kita harus tahu dulu kalau motor matik itu berbeda dengan jenis kopling. Cara penggunaannya juga tentu akan berbeda,” katanya di sela-sela acara Maxi Yamaha Day 2022.
Lebih lanjut Ia menjelaskan trik menggunakan motor matik tidak bisa membuka gas terlalu besar. Selain itu dirinya juga menekankan pentingnya mengatur ritme.
“Kalau dalam kondisi jalan rusak dan licin, jaga jarak dengan kendaraan lain di depan. Manfaatkan momentum, jalan mengalir saja mengikuti rute dan tidak banyak menggunakan rem,” ungkapnya.
Kemudian Arief juga menjelaskan mengenai tata cara penggunaan rem di medan jalan licin dan berbatu. Mengatur penggunaan rem diperlukan agar motor tidak terpeleset dan akhirnya terjatuh.
“Hindari penggunaan rem depan, kalau bisa main rem belakang saja. Karena kalau rem depan ban bisa mengunci dan bisa berbahaya,” tuturnya kemudian.
Selain teknik membuka gas dan penggunaan rem, Ia juga menyoroti postur tubuh pengendara. Disebutkan posisi biker harus disesuaikan agar bisa menguasai medan.
“Untuk riding postur sebisa mungkin agak tegak sedikit. Karena nantinya dengan lebih tegak bisa membuat motor lebih stabil,” kata Arief.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
23 Desember 2025, 10:00 WIB
22 Desember 2025, 16:00 WIB
22 Desember 2025, 11:00 WIB
13 November 2025, 23:00 WIB
20 Oktober 2025, 21:11 WIB
Terkini
15 Februari 2026, 21:30 WIB
Ipone meluncurkan berbagai produk terbaru dan sejumlah games selama pameran otomotif IIMS 2026 berlangsung
15 Februari 2026, 20:00 WIB
Motul Indonesia terus menghadirkan inovasi untuk menunjukkan komitmen kepada para masyarakat di Tanah Air
15 Februari 2026, 19:00 WIB
Sejak memiliki Denza D9, Jerome Polin mengaku sudah jarang menggemudikan mobilnya sendiri meski masih memiliki kendaraan lain
15 Februari 2026, 16:00 WIB
Platform e3 dan e4 hasil pengembangan BYD disematkan pada produk performa tinggi, modern dan fungsional
15 Februari 2026, 14:00 WIB
Ada ratusan kategori yang diperebutkan oleh para pabrikan motor serta mobil dalam perhelatan IIMS 2026
15 Februari 2026, 12:00 WIB
Waktu penyelenggaraan IIMS 2027 berbeda dari biasanya yang dibuka setiap Februari sebelum momenntum Lebaran
15 Februari 2026, 10:00 WIB
DFSK tak menunggu pemerintah dan memberi insentif mandiri untuk seluruh modelnya yang dijual di Tanah Air
15 Februari 2026, 07:11 WIB
Setelah gelaran IIMS 2026 berakhir harga Jetour T2 akan naik, tidak lagi dipasarkan di angka Rp 568 jutaan