Sumber Listrik Acara Formula E di Indonesia Bukan dari Fosil

Siap terselenggara di Jakarta dalam waktu dekat, sumber listrik Formula E dipastikan tak berasal dari bahan bakar Fosil

Sumber Listrik Acara Formula E di Indonesia Bukan dari Fosil
Dian Tami Kosasih

TRENOTO – PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) memastikan pasokan listrik untuk penyelenggaraan Formula E di Indonesia berasal dari Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta yang tidak menggunakan bahan bakar fosil .

Doddy B Pangaribuan selaku General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya  mengatakan, suplai listrik PLN untuk Formula E datang dari energi listrik panas bumi (geothermal) dan tenaga air yang ramah lingkungan serta bebas polusi udara dan suara

"Jadi tidak pakai bahan bakar minyak," ujar Doddy kepada wartawan di Jakarta Utara.

Selain itu, Doddy menyebut PLN UID Jakarta Raya merupakan bagian dari sistem kelistrikan Jawa, Madura, Bali yang akan mendapat tambahan pasokan listrik apabila pembangunan pembangkit listrik tenaga surya dan banyu (angin) telah selesai.

Photo : Istimewa

"Pasokan utama adalah dari sistem Jawa-Madura-Bali, yang insya Allah sangat-sangat handal dengan berbagai cadangannya. Khusus pembangkit listrik tenaga bayu, memang skala besar baru ada di Sulawesi, namun kami juga sedang dalam penyelesaian yang besar ini di sistem Jawa-Madura-Bali bersama pembangkit listrik tenaga surya yang juga sedang dibangun," kata Doddy.

Perusahan BUMN tersebut juga menjamin daya listrik dalam ajang balap Formula E akan dipenuhi dari energi hijau yang telah memiliki sertifikat energi baru terbarukan (Renewable Energy Certificate/ REC).

Pembangkit listrik berbasis energi baru terbarukan (EBT) tersebut telah diaudit oleh sistem audit internasional, APX TIGRs di California, Amerika Serikat.

"Kami siap memberikan renewable energy certificate yang disetujui lembaga berwenang di Amerika untuk membuktikan atau mengesahkan bahwa listriknya ini diambil atau dipasok dari energi baru terbarukan," kata Doddy.

Photo : Formula E

Doddy juga menjamin total kemampuan pasok listrik PLN UID Jakarta Raya sebesar 8.000 megawatt mampu mencover seluruh kebutuhan acara dan tidak mempengaruhi pelayanan listrik bagi masyarakat.

"Jadi masih ada 2.700 megawatt yang bisa digunakan dibanding kebutuhan hanya tujuh megawatt. Jadi aman, aman sekali ya. Dari sisi pasokan, tidak ada masalah," kata Doddy.

Sebagai informasi, total investasi untuk memenuhi kebutuhan listrik Formula E mencapai Rp7 miliar. Untuk mendukung ajang internasional tersebut, PLN telah mempersiapkan Saluran Kabel Tegangan Menengah (SKTM) sepanjang 6,8 kilometer sirkuit (kms).

Tak hanya itu, pembangunan gardu distribusi khusus bagi Formula E sudah mencapai 90 persen dan rencananya selesai 25 Mei mendatang.


Terkini

otosport
Gresini Racing

Alasan Gresini Racing Pakai Jasa Joan Mir dan Daniel Holgado

Gresini Racing mengusung Joan Mir dan Daniel Holgado untuk menghadapi persaingan era baru MotoGP 2027

mobil
Changan S05

Changan Deepal S05 Masuk Indonesia Berstatus CBU, Simak Alasannya

Changan Deepal S05 REEV dan EV masih akan berstatus impor utuh dari Thailand, baru akan CKD apabila laris

mobil
Hyundai New Creta

Hyundai New Creta Tawarkan Perjalanan yang Lebih Nyaman

Buat kaum urban, Hyundai New Creta diklaim cocok untuk menjawab kebutuhan mobilitas sehari-hari di perkotaan

motor
All New TVS Callisto 110

All New TVS Callisto 110 Resmi Meluncur, Tantang Beat dan Mio M3

All New TVS Callisto 110 menawarkan berbagai ubahan demi memanjakan para konsumen dan dijual Rp 19 jutaan

mobil
Mazda 6e

GIIAS 2026, Jadi Panggung Debut Mazda 6e Di Indonesia

Mazda akan merilis 6e sedan ev terbaru yang dikembangkan bareng Changan Automobile dengan jarak tempuh 560 km

komunitas
Kagama

Kagama 4X4 Adventure Rayakan Hari Jadi di Kaki Gunung Ciremai

Mini Overland yang dilakukan Kagama 4X4 Adventure kali ini diikuti sekitar 70 mobil peserta di hari jadi kelima

mobil
Daihatsu

Cara Daihatsu Perkuat Komitmen Jaga Lingkungan, Raih Penghargaan

Astra Daihatsu Motor mengusung empat pilar dalam menjalan komitmen mereka dala program CSR perusahaan

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 2 Juli 2026, Ada Dendanya

Aturan ganjil genap Jakarta hari ini 2 Juli 2026 kembali diberlakukan untuk bisa sedikit memecah kebuntuan