PEVS 2022 Berakhir, Jumlah Transaksi Setengah dari Target

Berlangsung di JIExpo Kemayoran, pameran kendaraan listrik PEVS 2022 berakhir dengan catatan transaksi mencapai Rp250 miliar

PEVS 2022 Berakhir, Jumlah Transaksi Setengah dari Target
Dian Tami Kosasih

TRENOTO – Berlangsung selama 10 hari, PERIKLINDO Electric Vehicle Show (PEVS) 2022 berhasil mencatatkan nilai transaksi hingga Rp250 miliar. Melihat hal ini, panitia penyelenggara turut menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak terkait. 

"Hingga hari ke-9 ini, pada pelaporan data transaksi oleh peserta pukul 16.00 WIB, pameran PEVS 2022 mencatat nilai transaksi mencapai lebih dari Rp250 miliar," kata Ery Erlangga, Presiden Komisaris PT Dyandra Promosindo.

Dalam kesempatan yang sama Ery mengaku bila pencapaian yang diraih merupakan prestasi. Hal ini dikarenakan PERIKLINDO telah berhasil mengukuhkan eksistensinya di tengah masyarakat Tanah Air.

Photo : PEVS 2022

Pada kesempatan yang sama, Jenderal TNI (Purn) Dr. H. Moeldoko, S.I.P selaku Ketua Umum PERIKLINDO menyebut PEVS 2022 berakhir dan berlangsung sangat meriah. Melalui pameran ini, PERIKLINDO berhasil membuktikan keberadaan kendaraan listrik di Indonesia bukan lagi rencana masa depan. 

“Berbagai kebijakan telah dipersiapkan pemerintah untuk mempermudah peta jalan kendaraan listrik di Indonesia, tingginya antusiasme masyarakat akan kendaraan listrik, hingga kesiapan seluruh pelaku industri kendaraan listrik baik dari komponen terkecil hingga terbesar, bisa dikatakan siap," ujarnya.

Moeldoko juga menilai, transisi kendaraan listrik dari kendaraan konvensional bukan lagi hal tabu karena kehadirannya sudah di depan mata dan merupakan kendaraan yang bisa dinikmati saat ini.

Photo : TrenOto

Produsen dalam negeri telah banyak yang mampu menyiapkan seluruh komponen untuk kendaraan listrik, dan ini merupakan hal baik untuk mencapai cita-cita bersama Net Zero Emission pada tahun 2060," tegasnya.

PEVS 2022 resmi berakhir pada Minggu (31/7/2022). Merupakan pameran kendaraan listrik perdana, acara ini sejatinya memasang target lebih dari Rp500 miliar.

Terkait produk, terdapat merek-merek terkenal yang ikut meramaikan jalannya acara seperti Wuling, DFSK, Gesits, Selis, ABC Lithium, Fuso, Haka Motors, Nozomi, Prestige dan Rakata.

Mendapat apresiasi dari seluruh stakeholders yang hadir, PERIKLINDO merupakan asosiasi  baru yang telah memberikan bukti nyata bahwa ekosistem kendaraan listrik Indonesia mengalami kemajuan.

Baca juga : Target PEVS 2022 Rp500 Miliar Tawarkan Kereta Gantung

Hal ini sesuai dengan visi mendukung Perpres No.55 Tahun 2019, mengenai percepatan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) menuju Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060.


Terkini

news
Harga BBM

Daftar Harga BBM Oktober 2026, Cek yang Paling Murah

Pada Oktober 2026 harga BBM di seluruh SPBU terpantau tak mengalami penyesuaian harga, sama seperti bulan lalu

otosport
MotoGP Jepang 2026

Martin Tak Mau Kehilangan Momentum di MotoGP Jepang 2026

Martin bertekad tampil maksimal di MotoGP Jepang 2026 dan mempertahankan tempatnya di klasemen sementara

news
Lokasi SIM Keliling Bandung

Lokasi SIM Keliling Bandung di Awal Oktober 2026, Ada di 2 Tempat

Awal bulan menjadi waktu yang tepat untuk mengurus masa berlaku dokumen berkendara di SIM keliling Bandung

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 1 Oktober 2026, Masih Efektif Atasi Macet

Satu dekade pengoperasian sistem ganjil genap Jakarta, disebut masih cukup relevan mengatur lalu lintas

news
SIM Keliling Jakarta

Cek Biaya dan Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 1 Oktober

Mengawali Oktober 2026, layanan SIM keliling Jakarta masih beroperasi seperti biasa di lima lokasi berbeda

news
Shell Helix Ultra

Shell Lubricants Kembali Pimpin Pasar Pelumas Global

Shell Lubricants berhasil mempertahankan prestasinya dalam penjualan yan berada di puncak selama dua dekade

mobil
Daihatsu

Daihatsu Jaga Laju Pertumbuhan Penjualan di Pasar Jawa Tengah

Astra Daihatsu Motor mengklaim berhasil mencatatkan penjualan 4.156 baru di Solo, Semarang dan sekitarnya

news
Ganjil Genap Jakarta

10 Tahun Diterapkan, Ganjil Genap Jakarta Bakal Dievaluasi

Belum ada kepastian perubahan aturan, namun penerapan ganjil genap Jakarta akan dievaluasi setelah satu dekade