Gaikindo Minta Insentif Tidak Hanya untuk Mobil Listrik Saja
30 Juni 2026, 15:00 WIB
Mobil listrik China tawarkan berbagai keunggulan buat konsumen dan mulai memimpin penjualan di pasar global
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Mobil listrik China mulai banyak ditawarkan di berbagai negara. Ada beberapa keunggulan ditawarkan, salah satunya adalah banderol kompetitif tanpa mengorbankan fitur-fitur kekinian di dalamnya.
Bahkan di tengah huru-hara larangan impor di Amerika Serikat, manufaktur mobil listrik China masih tetap berjaya dan mendominasi penjualan EV (Electric Vehicle) global sebesar 76 persen.
Padahal AS menjadi pasar yang cukup besar dan potensial. Namun karena ada berbagai kebijakan menyulitkan dan penerapan tarif, merek Tiongkok mengalihkan fokus ke negara-negara lain dengan peluang penjualan.
Eropa menjadi satu tujuan banyak manufaktur China buat menjual tidak hanya EV namun juga hybrid model PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle).
Di luar Eropa kontribusinya justru lebih besar. Sebagai contoh di Brazil 82 persen mobil listrik dan PHEV yang terjual di 2024 berasal dari China.
Sementara di Indonesia persentasenya adalah 75 persen, Malaysia 52 persen serta Nepal 74 persen.
Lagi-lagi subsidi disebut sebagai faktor pemikat merek China berinvestasi di berbagai negara dan mendominasi pasar secara perlahan.
Jika melihat brand Jepang, mayoritas masih lebih fokus pada penjualan mobil bermesin bensin ataupun hybrid.
Diolah dari data Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia), sembilan dari 10 model terlaris Januari 2025 merupakan mobil listrik China.
Di posisi pertama ada MPV (Multi Purpose Vehicle) M6. Angka wholesales (penyaluran dari pabrik ke diler) mereka adalah 581 unit, disusul SUV listrik offroad Chery J6 423 unit.
Menempati peringkat ketiga ada sedan BYD Seal, 285 unit. Meskipun pasar sedan masih terbilang kecil, kehadiran Seal nampaknya menambah opsi baru yang menarik buat konsumen penyuka mobil sporti.
SUV kompak dari BYD, Atto 3 juga tercatat menyalurkan 240 unit pada Januari 2025. Sementara itu posisi kelima yakni Wuling BinguoEV 147 unit.
Masih banyak pendatang baru yang bakal menghadirkan mobil listrik maupun PHEV ke dalam negeri, seperti Changan dan Xpeng.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
30 Juni 2026, 15:00 WIB
29 Juni 2026, 07:00 WIB
28 Juni 2026, 07:15 WIB
25 Juni 2026, 20:58 WIB
25 Juni 2026, 20:56 WIB
Terkini
01 Juli 2026, 21:33 WIB
Rofbell Ardante Sahroni mendapat apresiasi dari IMI (Ikatan Motor Indonesia) atas prestasinya di ajang Drift
01 Juli 2026, 17:00 WIB
Harga Porsche Cayenne versi rakitan Malaysia semakin kompetitif di Rp 2,99 miliar, spesifikasi tidak berubah
01 Juli 2026, 16:32 WIB
Pertamina kembali melakukan penyesuaian harga BBM nonsubsidi yang mulai berlaku secara nasional pada hari ini
01 Juli 2026, 09:51 WIB
Dijual Rp 1 miliar, Toyota Hilux BEV diimpor utuh dari Thailand dan menyasar konsumen yang lebih terbatas
01 Juli 2026, 07:00 WIB
Fabio Quartararo dan Alex Rins resmi mengakhiri masa bakti mereka bersama tim pabrikan Yamaha musim ini
01 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung beroperasi secara penuh di awal bulan demi memudahkan para pengendara di Kota Kembang
01 Juli 2026, 06:00 WIB
Aturan Ganjil Genap Jakarta kembali berlaku hari ini 1 Juli 2026, ada beberapa aturan baru yang diterapkan
01 Juli 2026, 06:00 WIB
Mengawali Juli 2026, layanan SIM keliling Jakarta kembali mengakomodir perpanjangan masa berlaku SIM