Ganjil Genap Jakarta 18 Februari 2026, Ketat Jelang Bulan Puasa
18 Februari 2026, 06:00 WIB
Lokasi Car Free Night di Jakarta saat malam tahun baru 2025 disebar ke tiga titik untuk pecah kepadatan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Pemerintah bakal melakukan Car Free Night di sejumlah lokasi di Jakarta. Program ini dilakukan untuk mengantisipasi kemacetan lalu lintas yang mungkin terjadi.
Tersebarnya lokasi Car Free Night diharapkan konsentrasi kepadatan masyarakat bisa lebih tersebar sehingga lebih mudah untuk dikendalikan.
“Pertama adalah kawasan Sudirman, Thamrin, Merdeka Barat sampai di jalan Majapahit dari arah Harmoni akan ditutup. Total ada 30 ruas jalan terdampak," kata ungkap Syafrin Liputo, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta dilansir Antara (24/12).
Lokasi kedua Car Free Night saat malam pergantian tahun adalah di jalan Lapangan Banteng Barat.
"Mulai jalan Perwira yang biasanya bisa belok kanan ke jalan Lapangan Banteng Barat akan ditutup,” ungkapnya.
Sementara tempat ketiga yang dipilih untuk menjadi lokasi berikutnya adalah Kota Tua.
“Penyelenggaraan Car Free Night di kawasan Kota Tua dimulai dari Pintu Besar Selatan kemudian lurus ke arah utara Pintu Besar Utara,” katanya.
Kemudian rekayasa lalu lintas juga akan dilakukan di Jalan Kali Besar Barat. Di jalan tersebut, pengguna jalan nantinya diarahkan untuk belok kanan ke Jalan Kunir, kemudian Jalan Kemukus, Jalan Lada dan kembali lagi ke Pintu Besar Utara.
Guna mengantisipasi tingginya minat masyarakat yang berkunjung, Dishub DKI Jakarta juga telah menyiapkan kantong parkir.
Syafrin menjelaskan tempat parkir sudah ada di 24 titik sepanjang Sudirman - Thamrin. Jumlah kendaraan yang mampu ditampung adalah sebanyak 17.493 motor dan 21.914. mobil.
“Namun kami juga akan menggratiskan angkutan umum Jakarta, yakni Transjakarta, MRT dan LRT. Program diberikan selama dua hari mulai 31 Desember 2024 hingga 1 Januari 2025,” kata Syafrin.
Bahkan pada malam pergantian tahun, Transjakarta akan beroperasi selama 24 jam pada 13 koridor utama dengan 2.158 unit bus besar. Jumlah tersebut diharapkan bisa memudahkan masyarakat bermobilitas.
Oleh sebab itu, Dinas Perhubungan mengimbau pada masyarakat agar tetap menjadikan transportasi umum sebagai pulihan utama
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
18 Februari 2026, 06:00 WIB
17 Februari 2026, 21:00 WIB
16 Februari 2026, 06:00 WIB
13 Februari 2026, 06:00 WIB
12 Februari 2026, 15:00 WIB
Terkini
18 Februari 2026, 13:00 WIB
Motor bebek bisa menjadi pilihan bagi masyarakat untuk bersilaturahmi ke rumah saudara saat Lebaran 2026
18 Februari 2026, 12:00 WIB
GAC siapkan setidaknya lima model baru untuk diluncurkan di Indonesia dan tidak terpaku pada mobil listrik
18 Februari 2026, 11:00 WIB
Penjualan mobil pikap di Januari 2026 mengalami penurunan dibanding Januari 2025 dengan jumlah cukup besar
18 Februari 2026, 10:00 WIB
Toyota memastikan penjualan Innova Reborn diesel masih akan dilanjutkan tahun ini, peminatnya banyak
18 Februari 2026, 09:00 WIB
Tidak adanya insentif mobil listrik CBU, akan mendorong masyarakat beralih ke produk-produk di segmen LCGC
18 Februari 2026, 08:00 WIB
Konsumen daerah mulai tertarik dengan kehadiran mobil listrik, BYD ungkap beberapa alasan di baliknya
18 Februari 2026, 07:00 WIB
AHM kembali menggelar mudik gratis pada Lebaran 2026 demi memberikan keamanan dan kenyamanan ke konsumen
18 Februari 2026, 06:09 WIB
Ada dispensasi di SIM keliling Jakarta yang masa berlaku SIM-nya habis saat libur Imlek, simak informasinya