Perang Iran dan Amerika Bikin Perjalanan Tim MotoGP Berantakan
05 Maret 2026, 16:00 WIB
Kritik pedas Fabio Quartararo ke Yamaha terlontar karena dia merasa tidak ada kemajuan di MotoGP 2024
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Penampilan Fabio Quartararo di MotoGP 2024 tak kunjung membaik. Bahkan cenderung kian tertinggal jauh dari para rival-rivalnya.
Hal itu membuat pembalap Yamaha sedikit frustasi. Bahkan dia melontarkan kritik pedas ke tim berlambang garpu tala.
“Performa motor kami dibandingkan dengan yang lain memang benar kita tertinggal jauh,” ungkap Fabio Quartararo di Crash pada Minggu (17/3).
Memang dia tidak menampik kalau motor balap Yamaha mengalami sedikit kemajuan. Namun El Diablo merasa tim-tim lawan jauh lebih baik.
Sehingga dia merasa ada kesenjangan yang cukup lebar antara pabrikan Jepang dan Eropa di MotoGP 2024. Membuatnya makin sulit bersaing melawan Francesco Bagnaia serta rider lain.
“Honda pun mengalami kesulitan seperti kami. Akan tetapi saya merasa kita lebih buruk dari mereka,” tegas joki berdarah Prancis.
Fabio Quartararo mencontohkan saat memacu kuda besi Yamaha di MotoGP Qatar 2024. Motor balapnya kehilangan kecepatan ketika melewati tikungan panjang.
Padahal itu yang kekuatan mereka pada MotoGP 2021. Sehingga bisa tampil kompetitif guna mengalahkan Ducati.
“Sekarang menjadi titik lemah kami, itu sebabnya kita mempertanyakan diri sendiri mengapa lambat di tikungan,” Fabio Quartararo menambahkan.
Tentu jika kritik pedas Fabio Quartararo ke Yamaha tidak didengar dan tak ada jalan keluar akan membuat masalah di tubuh tim.
Apalagi sang rider tengah digosipkan melakukan komunikasi dengan bos Aprilia Racing. Bukan tidak mungkin Quartararo bakal angkat koper di musim depan.
Kontrak El Diablo bersama Yamaha sendiri hanya sampai akhir MotoGP 2024. Membuka jalan dia buat memilih tim pabrikan lain.
Di sisi lain Massimo Meregalli, Manager Tim Monster Energy Yamaha meminta kepada sang pembalap buat sedikit bersabar.
Dia mengaku kalau pihaknya sudah tahu apa yang harus dilakukan untuk meningkatkan performa motor M1 tetapi butuh waktu.
“Kami telah mengubah banyak hal, sekarang Yamaha benar-benar tahu apa yang ingin dilakukan, ke mana kami akan pergi, tapi itu butuh waktu kita bukan penyihir,” ungkap Meregalli.
Lebih jauh dia menjelaskan kalau tim asal Jepang tersebut mulai realistis. Mereka bertekad bangkit guna tampil kompetitif di MotoGP 2024.
“Fabio bekerja dengan baik dan mencoba untuk tenang, dia memahami situasi. Mungkin dia sangat gugup dan kecewa di awal tahun lalu,” Meregalli menutup perkataannya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
05 Maret 2026, 16:00 WIB
03 Maret 2026, 07:24 WIB
02 Maret 2026, 10:00 WIB
01 Maret 2026, 10:00 WIB
28 Februari 2026, 09:28 WIB
Terkini
06 Maret 2026, 22:30 WIB
Jaecoo Indonesia terus menambah jumlah diler untuk bisa lebih maksimal dalam menghadirkan layanan terbaik
06 Maret 2026, 22:00 WIB
Inovasi terbaru dari Otospector untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat membeli mobil bekas berkualitas
06 Maret 2026, 20:00 WIB
Guna menjangkau lebih banyak konsumen, Ford memperluas jaringan diler dan membuka perdana outlet FEC
06 Maret 2026, 16:00 WIB
BAIC Indonesia berencana untuk meningkatkan penjualan dengan menambah lini produk ramah lingkungan mereka
06 Maret 2026, 14:00 WIB
Xpeng menyambut musim mudik Lebaran 2026 dengan memberikan beragam kemudahan purna jual untuk pelanggan
06 Maret 2026, 12:00 WIB
Kemenhub menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas yang akan diberlakukan saat mudik Lebaran 2026 mendatang
06 Maret 2026, 10:00 WIB
RMA sebagai distributor merek Mahindra di dalam negeri siap membantu layanan aftersales pikap yang diimpor
06 Maret 2026, 08:11 WIB
Harga mobil listrik bekas yang ada di Tanah Air saat ini terdepresiasi cukup besar, bisa menyentuh 50 persen