Daftar Harga Tiket MotoGP Mandalika 2026, Ada Diskon 50 Persen
19 Juni 2026, 11:00 WIB
Kritik pedas Fabio Quartararo ke Yamaha terlontar karena dia merasa tidak ada kemajuan di MotoGP 2024
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Penampilan Fabio Quartararo di MotoGP 2024 tak kunjung membaik. Bahkan cenderung kian tertinggal jauh dari para rival-rivalnya.
Hal itu membuat pembalap Yamaha sedikit frustasi. Bahkan dia melontarkan kritik pedas ke tim berlambang garpu tala.
“Performa motor kami dibandingkan dengan yang lain memang benar kita tertinggal jauh,” ungkap Fabio Quartararo di Crash pada Minggu (17/3).
Memang dia tidak menampik kalau motor balap Yamaha mengalami sedikit kemajuan. Namun El Diablo merasa tim-tim lawan jauh lebih baik.
Sehingga dia merasa ada kesenjangan yang cukup lebar antara pabrikan Jepang dan Eropa di MotoGP 2024. Membuatnya makin sulit bersaing melawan Francesco Bagnaia serta rider lain.
“Honda pun mengalami kesulitan seperti kami. Akan tetapi saya merasa kita lebih buruk dari mereka,” tegas joki berdarah Prancis.
Fabio Quartararo mencontohkan saat memacu kuda besi Yamaha di MotoGP Qatar 2024. Motor balapnya kehilangan kecepatan ketika melewati tikungan panjang.
Padahal itu yang kekuatan mereka pada MotoGP 2021. Sehingga bisa tampil kompetitif guna mengalahkan Ducati.
“Sekarang menjadi titik lemah kami, itu sebabnya kita mempertanyakan diri sendiri mengapa lambat di tikungan,” Fabio Quartararo menambahkan.
Tentu jika kritik pedas Fabio Quartararo ke Yamaha tidak didengar dan tak ada jalan keluar akan membuat masalah di tubuh tim.
Apalagi sang rider tengah digosipkan melakukan komunikasi dengan bos Aprilia Racing. Bukan tidak mungkin Quartararo bakal angkat koper di musim depan.
Kontrak El Diablo bersama Yamaha sendiri hanya sampai akhir MotoGP 2024. Membuka jalan dia buat memilih tim pabrikan lain.
Di sisi lain Massimo Meregalli, Manager Tim Monster Energy Yamaha meminta kepada sang pembalap buat sedikit bersabar.
Dia mengaku kalau pihaknya sudah tahu apa yang harus dilakukan untuk meningkatkan performa motor M1 tetapi butuh waktu.
“Kami telah mengubah banyak hal, sekarang Yamaha benar-benar tahu apa yang ingin dilakukan, ke mana kami akan pergi, tapi itu butuh waktu kita bukan penyihir,” ungkap Meregalli.
Lebih jauh dia menjelaskan kalau tim asal Jepang tersebut mulai realistis. Mereka bertekad bangkit guna tampil kompetitif di MotoGP 2024.
“Fabio bekerja dengan baik dan mencoba untuk tenang, dia memahami situasi. Mungkin dia sangat gugup dan kecewa di awal tahun lalu,” Meregalli menutup perkataannya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
19 Juni 2026, 11:00 WIB
12 Juni 2026, 09:00 WIB
10 Juni 2026, 17:00 WIB
10 Juni 2026, 09:00 WIB
09 Juni 2026, 22:58 WIB
Terkini
19 Juni 2026, 19:00 WIB
Sebagai mobil listrik iCAR V23, memberikan lebih banyak benefit bagi konsumen dalam melakukan mobilitas
19 Juni 2026, 17:00 WIB
Sepanjang 2026, penjualan Daihatsu di Mei 2026 mencapai angka tertingginya secara retail yakni 12.531 unit
19 Juni 2026, 15:00 WIB
PT Wahana Makmur Sejati dengan dukungan PT Astra Honda Motor kembali meramaikan rangkaian acara PRJ 2026
19 Juni 2026, 13:00 WIB
iCar V23 memiliki kemampuan segala medan berkat dukungan fitur seperti mode berkendara dan dimensi yang tinggi
19 Juni 2026, 11:00 WIB
Penjualan tiket MotoGP Mandalika 2026 sudah resmi dibuka, tidak ada kenaikan banderol dari tahun sebelumnya
19 Juni 2026, 09:00 WIB
Ducati DesertX V2 hadir guna menjawab kebutuhan para konsumen di Indonesia dan pencinta motor adventure
19 Juni 2026, 07:00 WIB
DFSK sempat membawa dua lini produk Aito yakni M7 dan M9 di GIIAS 2026, namun kini pilih menghadirkan E5 Plus
19 Juni 2026, 06:00 WIB
Kepolisian tidak mengendurkan pelayanan kepada warga, seperti dengan menghadirkan SIM keliling Bandung