Hasil MotoGP Austria 2026: Pedro Acosta Menang di Kandang
20 September 2026, 20:03 WIB
Kritik pedas Fabio Quartararo ke Yamaha terlontar karena dia merasa tidak ada kemajuan di MotoGP 2024
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Penampilan Fabio Quartararo di MotoGP 2024 tak kunjung membaik. Bahkan cenderung kian tertinggal jauh dari para rival-rivalnya.
Hal itu membuat pembalap Yamaha sedikit frustasi. Bahkan dia melontarkan kritik pedas ke tim berlambang garpu tala.
“Performa motor kami dibandingkan dengan yang lain memang benar kita tertinggal jauh,” ungkap Fabio Quartararo di Crash pada Minggu (17/3).
Memang dia tidak menampik kalau motor balap Yamaha mengalami sedikit kemajuan. Namun El Diablo merasa tim-tim lawan jauh lebih baik.
Sehingga dia merasa ada kesenjangan yang cukup lebar antara pabrikan Jepang dan Eropa di MotoGP 2024. Membuatnya makin sulit bersaing melawan Francesco Bagnaia serta rider lain.
“Honda pun mengalami kesulitan seperti kami. Akan tetapi saya merasa kita lebih buruk dari mereka,” tegas joki berdarah Prancis.
Fabio Quartararo mencontohkan saat memacu kuda besi Yamaha di MotoGP Qatar 2024. Motor balapnya kehilangan kecepatan ketika melewati tikungan panjang.
Padahal itu yang kekuatan mereka pada MotoGP 2021. Sehingga bisa tampil kompetitif guna mengalahkan Ducati.
“Sekarang menjadi titik lemah kami, itu sebabnya kita mempertanyakan diri sendiri mengapa lambat di tikungan,” Fabio Quartararo menambahkan.
Tentu jika kritik pedas Fabio Quartararo ke Yamaha tidak didengar dan tak ada jalan keluar akan membuat masalah di tubuh tim.
Apalagi sang rider tengah digosipkan melakukan komunikasi dengan bos Aprilia Racing. Bukan tidak mungkin Quartararo bakal angkat koper di musim depan.
Kontrak El Diablo bersama Yamaha sendiri hanya sampai akhir MotoGP 2024. Membuka jalan dia buat memilih tim pabrikan lain.
Di sisi lain Massimo Meregalli, Manager Tim Monster Energy Yamaha meminta kepada sang pembalap buat sedikit bersabar.
Dia mengaku kalau pihaknya sudah tahu apa yang harus dilakukan untuk meningkatkan performa motor M1 tetapi butuh waktu.
“Kami telah mengubah banyak hal, sekarang Yamaha benar-benar tahu apa yang ingin dilakukan, ke mana kami akan pergi, tapi itu butuh waktu kita bukan penyihir,” ungkap Meregalli.
Lebih jauh dia menjelaskan kalau tim asal Jepang tersebut mulai realistis. Mereka bertekad bangkit guna tampil kompetitif di MotoGP 2024.
“Fabio bekerja dengan baik dan mencoba untuk tenang, dia memahami situasi. Mungkin dia sangat gugup dan kecewa di awal tahun lalu,” Meregalli menutup perkataannya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
20 September 2026, 20:03 WIB
19 September 2026, 20:47 WIB
18 September 2026, 17:00 WIB
16 September 2026, 19:39 WIB
13 September 2026, 19:55 WIB
Terkini
21 September 2026, 21:00 WIB
Menurut catatan, Daihatsu berhasil meniagakan hingga 97 ribu mobil baru sejak Januari hingga Agustus 2026
21 September 2026, 19:00 WIB
Hyundai dan Shell resmi melanjutkan kerja sama di Indonesia, untuk memberikan pelayanan terbaik ke pelanggan
21 September 2026, 15:43 WIB
KatadataOTO berkesempatan untuk menguji kemampuan SUV mewah Toyota Land Cruiser 300 Hybrid EV di Gumuk Pasir
21 September 2026, 11:16 WIB
Tingginya jumlah mobil bensin yang beredar, bisa membuat industri komponen bisa terus bertahan cukup lama
21 September 2026, 06:00 WIB
Agar lebih nyaman dalam berkendara di jalan-jalan protokol Ibu Kota, patuhi aturan Ganjil Genap Jakarta
21 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta kembali beroperasi seperti biasa di lima lokasi berbeda, simak persyaratan dan biayanya
21 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hari ini tersedia di dua lokasi berbeda, agar lebih mudah ditemukan oleh masyarakat
20 September 2026, 21:41 WIB
Ajang Polytron Fest 51 memperlihatkan arah baru perusahaan yang semakin serius di industri otomotif Indonesia