Jangan Mudah Tergiur Merek Oli Mesin, Ini Akibatnya

Gonta-ganti merek oli ternyata bisa menyebabkan masalah pada mesin dan membuat performa kendaraan menjadi tidak optimal

Jangan Mudah Tergiur Merek Oli Mesin, Ini Akibatnya
Denny Basudewa

TRENOTO – Oli atau pelumas merupakan salah satu komponen penting dalam ruang bakar sebuah mesin. Mesin memiliki kinerja optimal, salah satunya merupakan peran oli yang baik dan sesuai dengan rekomendasi pabrikan.

Secara teknis, pelumas memiliki beberapa tugas penting di dalam mesin. Diantaranya adalah melumasi seluruh bagian mesin untuk meminimalisir gesekan.

Lalu pelumas juga berguna untuk melapisi dinding mesin maupun piston agar tidak saling bergesekan. Setelah gesekan mampu dikurangi maka akan tercipta suhu yang lebih stabil dalam ruang bakar.

Oli juga bisa membersihkan ruang bakar dari sisa-sisa gesekan yang terjadi. Dengan segala kemampuan di atas, maka suara mesin akan menjadi halus seperti saat baru dibeli.

Dari penjelasan di atas, oli yang dipilih untuk kendaraan mutlak harus memiliki kualitas terbaik. Jika tidak maka dikhawatirkan akan memperpendek usia mesin.

Paling tidak oli yang tidak bagus akan secara perlahan-lahan mengalami kerusakan. Jika sudah terjadi, maka biaya yang harus dikeluarkan oleh konsumen akan sangat banyak.

Photo : 123RF

Sementara, saat ini dipasaran cukup banyak produsen oli yang menawarkan produk-produk unggulannya. Mereka mengklaim produknya memiliki kualitas terbaik dan bisa membuat mesin lebih awet.

Ditambah lagi banyak pabrikan oli yang menawarkan produk dengan viskositas berbeda dari manufaktur kendaraan. Adapula yang menawarkan dengan harga lebih murah, sehingga membingungkan calon konsumen.

“Saat ini banyak orang tertarik tawaran oli dengan harga yang lebih murah. Padahal kinerja optimal mesin itu selalu sangat baik ketika sesuai dengan arahan buku manual,” kata Rifat Sungkar, Brand Ambassador Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia, dalam kesempatan virtual interview MMKSI (29/09).

Menurutnya konsumen seharusnya menggunakan oli atau pelumas yang dianjurkan pabrikan. Ia menyarankan agar konsumen tidak mudah tergiur dengan penawaran yang ada di luar sana.

“Pakailah oli yang sesuai panduan di buku servis. Jangan coba-coba karena kita ingin mengoptimalkan program garansi yang ada di kendaraan kita,” jelasnya kemudian.

Lalu Ia menyarankan bahwa setiap kendaraan pasti ada cara manual untuk melakukan pengecekan, khusunya oli mesin. Berangkat dari sana, konsumen bisa lebih waspada ketika terdapat hal yang ganjil pada kendaraannya.


Terkini

otosport
Sprint Race MotoGP Thailand 2026

Hasil Sprint Race MotoGP Thailand 2026: Kemenangan Perdana Acosta

Pedro Acosta meraih kemenangan dramatis atas Marc Marquez dalam ajang sprint race MotoGP Thailand 2026

news
Mitsubishi Colt L300

Mitsubishi Buka Diri Masuk Kopdes Merah Putih Lewat L300

Mitsubishi Indonesia siap meningkatkan produksi L300 jika mendapat pemesanan untuk program Kopdes Merah Putih

mobil
Hino

Presiden Direktur Hino Indonesia Diganti, Bawa Strategi Baru

Presiden Direktur Hino Indonesia diganti untuk memberi penyegaran dengan strategi baru yang lebih optimal

otosport
Yamaha

Yamaha Racing Indonesia Kenalkan Skuad Balap Baru, Ada Aldi Satya

Aldi Satya Mahendra akan terus menorehkan prestasi bagi skuad Yamaha Racing Indonesia sepanjang musim ini

mobil
Toyota Vios Hybrid

Pasar Sedan Kecil, Ini Alasan Toyota Luncurkan Vios Hybrid di RI

Meskipun peminatnya terbilang lebih sedikit, Vios Hybrid hadir buat memperluas jangkauan pasar Toyota

mobil
Geely dan Zeekr

Modal Zeekr Bersaing setelah Gagal di 2025, Siap Dirakit Lokal

Zeekr kembali ke RI di bawah naungan Geely Auto Indonesia dan bakal segera dirakit lokal di masa mendatang

news
Isuzu

Isuzu Kuasai 29 Persen Pangsa Pasar, Pikap Traga Laris Manis

Isuzu berhasil mempertahankan kinerja mereka sepanjang tahun lalu meski banyak rintangan yang menghadang

news
Ganjil genap Puncak

Ganjil Genap Puncak 27 Februari 2026, Awas Diputar Balik

Ganjil genap Puncak kembali diterapkan untuk memastikan kelancaran arus kendaraan khususnya di jalur utama