Penjualan Mobil Maret 2026 Turun 14,8 Persen Imbas Libur Lebaran
14 April 2026, 19:30 WIB
Diskon PPnBM 0 persen menjadi stimulus ampuh untuk meningkatan industri otomotif di masa pandemi tahun ini
Oleh Dian Tami Kosasih
TRENOTO – Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan, implementasi stimulus Pajak Penjualan atas Barang Mewah yang Ditanggung Pemerintah (PPnBM DTP) atau diskon PPnBM 0 persen untuk sektor kendaraan bermotor terbukti mampu memulihkan sektor industri otomotif.
Terbukti, hingga Oktober 2021, produksi kendaraan bermotor roda empat untuk tahun sudah mencapai 890 ribu unit. Angka tersebut meningkat 62,4 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya dan telah melampaui target tahun ini, yakni 850 ribu unit.
”Saya memberikan penghargaan kepada pabrik otomotif dan para dealer yang turut membantu, mendorong, memfasilitasi para pembeli untuk mendapatkan dan memanfaatkan stimulus ini dengan tambahan promosi dan potongan harga lainnya,” kata Agus.
Melalui insentif tersebut, sepanjang Maret hingga November 2021, penjualan mobil terdongkrak hingga 487 ribu unit atau naik sebesar 71,02 persen secara year-on-year.
Selain itu, pemerintah juga mengapresiasi peserta program PPnBM DTP yang telah memberdayakan 319 perusahaan industri komponen tier 1. Upaya ini mampu mendorong peningkatan kinerja industri komponen tier 2 dan 3, termasuk industri kecil dan menengah.
”Semua ini adalah bagian dari pemenuhan persyaratan penggunaan komponen lokal atau local purchase pada proses produksi dengan nilai minimal sebesar 60 persen. Hal ini tentunya berdampak positif bagi pemulihan sektor industri otomotif yang memiliki multiplier efek yang cukup luas bagi sektor industri lainnya sehingga mampu men-jumpstart perekonomian nasional,” paparnya.
Melihat keberhasilan ini, Kemenperin terus melalukan pendalaman struktur manufaktur di sektor tersebut, salah satunya insentif PPnBM 0 persen secara permanen untuk produk otomotif dengan local purchase mencapai 80 persen.
“Pemerintah sedang mempersiapkannya secara berhati-hati dengan memperhitungkan cost and benefit, serta menyusun time frame-nya,” tuturnya.
Saat ini terdapat 21 perusahaan industri kendaraan bermotor roda empat atau lebih dengan kapasitas produksi sebesar 2.35 juta unit per tahun, dengan menyerap tenaga kerja langsung sebanyak 38 ribu orang. Total investasi yang telah tertanam mencapai Rp140 triliun, dan memberikan penghidupan kepada 1,5 juta orang.
”Saya sangat bangga, bahwa saat ini produk otomotif kita telah berhasil diekspor ke lebih dari 80 negara. Selama Januari-Oktober 2021 tercatat sebanyak 235 ribu unit kendaraan CBU dengan nilai sebesar Rp43 triliun, 79 ribu set CKD dengan nilai sebesar Rp1 triliun, dan 72 juta unit komponen dengan nilai sebesar Rp24 triliun,” ujarnya.
Pemerintah menargetkan pada tahun 2025, ekspor kendaraan CBU dapat mencapai 1 juta unit.
”Belajar dari pengalaman industri ini selama beberapa dekade, ada satu hal terpenting, yaitu komitmen dari principal untuk menjadikan Indonesia sebagai basis produksi yang berorientasi ekspor,” ujarnya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
14 April 2026, 19:30 WIB
14 April 2026, 11:00 WIB
01 April 2026, 15:00 WIB
28 Maret 2026, 13:00 WIB
28 Maret 2026, 11:00 WIB
Terkini
19 April 2026, 21:01 WIB
Sebanyak sembilan unit iCar V23 Pro Plus Collector Series sudah diserahkan kepada konsumen di Indonesia
19 April 2026, 13:00 WIB
BYD kalah gugatan dari PT Worcas Nusantara Abadi, berpotensi ganti nama Denza khusus pasar Indonesia
19 April 2026, 11:05 WIB
Pertamina dan BP AKR menaikan harga BBM mereka pada Sabtu (18/04) hingga menyentuh Rp 25 ribu per liter
18 April 2026, 18:17 WIB
ACC Carnival kini berkunjung ke kota Samarinda, Kalimatan Timur untuk memberikan kemudahan konsumen di sana
18 April 2026, 12:00 WIB
Harga Wuling Eksion digadang-gadang akan lebih murah dari versi MPV yakni Darion, dan sama-sama ada EV dan PHEV
18 April 2026, 10:07 WIB
Toyota Calya mampu menjadi mobil LCGC terlaris pada bulan lalu setelah terdistribusi sebanyak 2.067 unit
18 April 2026, 08:42 WIB
Pameran BMW Festival of Joy dibuka untuk umum 17-19 April 2026 dan bisa dikunjungi tanpa dikenakan biaya
17 April 2026, 14:33 WIB
Ajang reli ini untuk pertama kalinya dihelat di Jakarta, sirkuit Ancol bakal disulap jadi trek Rallycross