Dishub Rekayasa Lalu Lintas di TMII dan Ragunan di Malam Tahun Baru
31 Desember 2025, 08:00 WIB
Dishub Bali akan menerapkan rekayasa lalu lintas berupa ganjil genap saat KTT G20 untuk memastikan kelancaran lalu lintas
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Guna mendukung penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20, Dinas Perhubungan Bali akan menggelar rekayasa lalu lintas berupa ganjil genap. Aturan tersebut akan berlaku di 10 titik selama 7 hari dan berlaku untuk seluruh kendaraan pribadi.
Hal ini diungkapkan oleh IGW Samsi Gunarta, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Bali. Diharapkan rekayasa ganjil genap dapat meningkatkan kelancaran lalu lintas khususnya ketika penyelenggaraan berlangsung.“Nanti akan ada pemberlakuan ganjil-genap untuk kendaraan pribadi tanggal 11-17 November 2022. Tugas Dishub Bali mengamankan daerah-daerah di luar zona G20, sementara zona G20 dimulai dari jalan tol ke arah Timur menuju ITDC, kemudian sampai di Apurva Kempinski,” ungkapnya beberapa waktu lalu.
Samsi mengatakan, ada beberapa titik yang akan diberlakukan sistem ganjil genap saat KTT G20, yaitu Simpang Pesanggaran-Simpang Sanur, Simpang Kuta-Simpang Pesanggaran, Simpang Kuta-Tugu Ngurah Rai, Tugu Ngurah Rai-Nusa Dua, Simpang Pesanggaran-Gerbang Benoa, Simpang Lapangan Terbang-Tugu Ngurah Rai, Jimbaran-Uluwatu, jalan tol Bali Mandara, jalan Uluwatu Dua, jalan raya Kampus UNUD.
Tak hanya itu, Dishub Bali juga akan menurunkan lebih dari 100 personel untuk memastikan kelancaran lalu lintas. Termasuk membantu kepolisian menutup jalan ketika delegasi negara melintas.
Baca juga : Kemenhub Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Saat KTT G20, Catat Rutenya
“Kalau delegasi lewat, ruas jalan yang dilewati akan ditutup serta disterilkan. Delegasi maupun kepala negara pengamanannya harus steril saat melintas dan itu diatur oleh kepolisian,” terangnya.
Dia juga menyampaikan, secara khusus pengamanan rute yang dilintasi delegasi G20 bukan berada di bawah Dishub Bali melainkan kepolisian. Pihaknya lebih fokus terhadap daerah dengan potensi kemacetan.
“Kami melakukan pengamanan terhadap daerah-daerah yang diperkirakan jadi sumber kepadatan,” pungkasnya.
Indonesia resmi menjadi tuan rumah penyelenggaraan KTT G20 pada 15 hingga 16 November 2022 di Bali. Ini merupakan sebuah pencapaian tersendiri karena Indonesia adalah negara berkembang pertama yang berhasil menjadi tuan rumah.
Acara tersebut akan diikuti oleh sejumlah delegasi dari berbagai negara anggota seperti Afrika Selatan, Amerika Serikat, Arab Saudi, Argentina, Australia, Brasil, India, Inggris, Italia, Jepang, Jerman, Kanada, Meksiko, Republik Korea, Rusia, Prancis, Tiongkok, Turki hingga Uni Eropa.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
31 Desember 2025, 08:00 WIB
31 Desember 2025, 06:00 WIB
30 Desember 2025, 06:00 WIB
29 Desember 2025, 06:00 WIB
28 Desember 2025, 07:00 WIB
Terkini
01 Januari 2026, 17:00 WIB
Sedan ramah lingkungan Xpeng P7+ mendapatkan pembaruan sebagai model global, akan dijual di 36 negara
01 Januari 2026, 15:00 WIB
Polda Metro Jaya ungkap setidaknya ada 227.6262 pelanggaran yang terjaring tilang ETLE Statis di Jakarta
01 Januari 2026, 13:00 WIB
MPV 7-seater Hyundai Stargazer Cartenz disulap jadi ambulans guna memudahkan proses evakuasi di Sumatera
01 Januari 2026, 11:12 WIB
Setelah tahun baru 2026 harga BBM di SPBU swasta, terkhusus RON 92 turun dengan besaran yang bervariasi
01 Januari 2026, 09:00 WIB
Kementerian Perindustrian ajukan insentif untuk otomotif pada Kementerian Keuangan dengan skema yang matang
01 Januari 2026, 07:00 WIB
Di awal tahun, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM terutama untuk Pertamax series di sejumlah wilayah
01 Januari 2026, 06:00 WIB
Agar memanjakan para pengendara di libur tahun baru, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan pihak kepolisian
31 Desember 2025, 18:00 WIB
Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV