iGreen+ Perkuat Ekosistem Mobil Listrik, Buat SPKLU di Ring Satu
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
Bagi Anda yang menggunakan mobil listrik untuk mudik, berikut ini cara menggunakan SPKLU PLN di rest area
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum atau SPKLU PLN tersebar di sejumlah lokasi di Indonesia dan baru-baru ini diperbanyak, demi mendukung kelancaran dan kenyamanan untuk pemudik yang berkendara menggunakan mobil listrik.
PT PLN menjamin ketersediaan SPKLU sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan kehabisan daya. Sebelumnya disampaikan oleh Darmawan Prasodjo, Direktur Utama PT PLN memaparkan bahwa saat ini totalnya 616 unit SPKLU di 237 lokasi dan sudah bisa dipakai selama mudik.
“PLN berkomitmen untuk mendukung ekosistem yang mumpuni dan andal bagi pengguna kendaraan listrik di Indonesia,” ucap dia.
Salah satu lokasinya adalah di Rest Area Cikampek KM 57 A. Baru resmi dioperasikan sekitar satu minggu yang lalu, SPKLU ini dapat menampung hingga 3 mobil.
Qonia Isnasari, Manager ULP Kosambi menjelaskan bahwa pemudik bisa memanfaatkan dua tipe charging station yang tersedia yakni pengisian daya cepat dan normal.
“Ada satu konektor biasa (pengisian daya normal) dan dua konektor yang 200 kWh ultra fast. Untuk biayanya sudah ada di aplikasi,” ucap Qonia saat ditemui TrenOto di Rest Area KM 57 A beberapa waktu lalu.
Ia menjelaskan konsumen bisa terlebih dulu mengunduh aplikasi PLN Mobile di smartphone. Aplikasi ini nantinya dapat membantu pengguna untuk melihat lokasi SPKLU terdekat.
“Kemudian kita scan barcode lalu isi ingin mengisinya berapa banyak. Setelah itu tinggal lakukan pembayaran,” jelasnya.
Pembayaran bisa dilakukan dengan cara transfer menggunakan virtual account ataupun dompet digital lainnya, seperti Ovo dan Gopay.
Qonia mengatakan tidak ada batasan waktu ditetapkan dan menyesuaikan saja dengan kebutuhan pengguna mobil listrik. Ketika ditanya soal biaya rata-rata, menurutnya ini kembali lagi kepada spesifikasi kendaraannya.
“Tergantung dari daya mobilnya juga. Lama pengisian daya juga tergantung mobilnya, kalau mobil itu watt-nya lebih besar dia juga lebih cepat mengisinya,” jelas Qonia.
Dalam waktu singkat Qonia memaparkan sudah ada pemudik yang memanfaatkan SPKLU. Pengguna kendaraan listrik juga tidak perlu merogoh kocek untuk membeli bensin sebanyak pemillik mobil konvensional.
“Kemarin ada yang saya tanya (pemudik) dari sini ke Garut itu habisnya 40 kWh pulang pergi hanya Rp98 ribu,” ucap dia.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
03 April 2026, 15:39 WIB
02 April 2026, 17:00 WIB
26 Maret 2026, 15:00 WIB
19 Maret 2026, 13:17 WIB
Terkini
25 September 2026, 22:01 WIB
Prestone Racing Coolant baru saja diperkenalkan untuk para pemilik mobil balap di Automechanika Jakarta 2026
25 September 2026, 19:00 WIB
Pemerintah berencana untuk memberikan insentif motor listrik di tahun ini, tapi belum menemui titik terang
25 September 2026, 17:23 WIB
Suzuki e Sky punya peluang dihadirkan di RI, namun perlu memperhagikan strategi bersaing dengan para rivalnya
25 September 2026, 17:22 WIB
Motul Indonesia Energy (MIE) memberikan partner ambassador mereka perjalanan berharga ke benua Eropa
25 September 2026, 09:00 WIB
Astra Otoparts ikut ambil bagian di ajang Automechanika Jakarta 2026, hadirkan integrasi layanan otomotif
25 September 2026, 07:00 WIB
Mitsubishi Fuso baru saja mengumumkan Field Fix Campaign untuk kepada seluruh pengguna Canter di Indonesia
25 September 2026, 06:06 WIB
Sistem Ganjil Genap Jakarta masih berlaku hari ini untuk memutus kebuntuan pada saat jam-jam sibuk Ibu Kota
25 September 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih tersedia di lima lokasi berbeda di sekitar Ibu Kota