Michelin Ingatkan Masyarakat untuk Perhatikan Ban sebelum Mudik
21 Februari 2026, 17:00 WIB
Bagi Anda yang menggunakan mobil listrik untuk mudik, berikut ini cara menggunakan SPKLU PLN di rest area
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum atau SPKLU PLN tersebar di sejumlah lokasi di Indonesia dan baru-baru ini diperbanyak, demi mendukung kelancaran dan kenyamanan untuk pemudik yang berkendara menggunakan mobil listrik.
PT PLN menjamin ketersediaan SPKLU sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan kehabisan daya. Sebelumnya disampaikan oleh Darmawan Prasodjo, Direktur Utama PT PLN memaparkan bahwa saat ini totalnya 616 unit SPKLU di 237 lokasi dan sudah bisa dipakai selama mudik.
“PLN berkomitmen untuk mendukung ekosistem yang mumpuni dan andal bagi pengguna kendaraan listrik di Indonesia,” ucap dia.
Salah satu lokasinya adalah di Rest Area Cikampek KM 57 A. Baru resmi dioperasikan sekitar satu minggu yang lalu, SPKLU ini dapat menampung hingga 3 mobil.
Qonia Isnasari, Manager ULP Kosambi menjelaskan bahwa pemudik bisa memanfaatkan dua tipe charging station yang tersedia yakni pengisian daya cepat dan normal.
“Ada satu konektor biasa (pengisian daya normal) dan dua konektor yang 200 kWh ultra fast. Untuk biayanya sudah ada di aplikasi,” ucap Qonia saat ditemui TrenOto di Rest Area KM 57 A beberapa waktu lalu.
Ia menjelaskan konsumen bisa terlebih dulu mengunduh aplikasi PLN Mobile di smartphone. Aplikasi ini nantinya dapat membantu pengguna untuk melihat lokasi SPKLU terdekat.
“Kemudian kita scan barcode lalu isi ingin mengisinya berapa banyak. Setelah itu tinggal lakukan pembayaran,” jelasnya.
Pembayaran bisa dilakukan dengan cara transfer menggunakan virtual account ataupun dompet digital lainnya, seperti Ovo dan Gopay.
Qonia mengatakan tidak ada batasan waktu ditetapkan dan menyesuaikan saja dengan kebutuhan pengguna mobil listrik. Ketika ditanya soal biaya rata-rata, menurutnya ini kembali lagi kepada spesifikasi kendaraannya.
“Tergantung dari daya mobilnya juga. Lama pengisian daya juga tergantung mobilnya, kalau mobil itu watt-nya lebih besar dia juga lebih cepat mengisinya,” jelas Qonia.
Dalam waktu singkat Qonia memaparkan sudah ada pemudik yang memanfaatkan SPKLU. Pengguna kendaraan listrik juga tidak perlu merogoh kocek untuk membeli bensin sebanyak pemillik mobil konvensional.
“Kemarin ada yang saya tanya (pemudik) dari sini ke Garut itu habisnya 40 kWh pulang pergi hanya Rp98 ribu,” ucap dia.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
21 Februari 2026, 17:00 WIB
17 Februari 2026, 21:00 WIB
13 Februari 2026, 15:08 WIB
15 Desember 2025, 13:00 WIB
06 November 2025, 07:00 WIB
Terkini
24 Februari 2026, 06:00 WIB
Pembatasan ganjil genap Jakarta kembali diterapkan pemerintah untuk pastikan kelancaran lalu lintas di Ibu Kota
24 Februari 2026, 06:00 WIB
Tidak ada dispensasi, SIM keliling Jakarta beroperasi melayani perpanjangan masa berlaku SIM hari ini
24 Februari 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hadir untuk mengakomodir masyarakat yang ingin mengurus dokumen berkendara hari ini
23 Februari 2026, 20:00 WIB
Bos Agrinas mendengarkan saran dari DPR untuk menunda pembelian 105 ribu pikap buat Koperasi Merah Putih
23 Februari 2026, 19:00 WIB
Minat konsumen terhadap deretan mobil hybrid Toyota terlihat di IIMS 2026, terpesan lebih dari 1.000 unit
23 Februari 2026, 18:00 WIB
Menurut bos GWM, pabrikan asal Jepang, Korea Selatan hingga Amerika Serikat memiliki pengalaman cukup panjang
23 Februari 2026, 17:00 WIB
Mobil harus mendapatkan perawatan ekstra di musim hujan bahkan kerap menerobos genangan air alias banjir
23 Februari 2026, 16:00 WIB
Baik Pertamina, Shell hingga Vivo mempertahankan harga BBM mereka, sehingga bisa menguntungkan pengendara