Pengendara Wajib Catat Nomor Penting saat Libur Nataru 2025-2026
10 Desember 2025, 11:00 WIB
Mengemudi di musim hujan bukanlah pekerjaan mudah karena pemilik kendaraan harus lebih memperhatikan kondisi kendaraan
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Berkendara saat hujan bukanlah sebuah pekerjaan ringan karena kondisi jalan akan lebih sulit ditaklukkan ketimbang kondisi normal. Beragam persiapan harus dilakukan oleh pemilik kendaraan untuk memastikan berkendara tetap aman.
Pada mobil, ada beberapa komponen yang harus mendapatkan perhatian khusus karena menyangkut keamanan dan keselamatan berkendara. Dengan memberikan perhatian pada komponen tersebut maka pengendara bisa lebih tenang kala mengemudi di waktu hujan .
Berikut adalah 6 komponen yang harus menjadi perhatian saat mengemudi di musim hujan.
Memeriksa kondisi ban mobil sebenarnya adalah kegiatan yang wajib, apapun cuacanya. Namun, pemeriksaan ini harus dilakukan lebih sering di musim hujan karena komponen berwarna hitam tersebut akan bekerja lebih maksimal.
Perlu diketahui bahwa bidang kontak ban dengan jalan sangatlah terbatas, kondisi tersebut akan diperparah ketika hujan turun. Untuk itu, pastikan untuk memberikan tekanan ban yang sesuai dengan rekomendasi pabrikan agar daya cengkeram tetap optimal di jalanan.
Periksa pula ketebalan alur ban melalui Tread Wear Indicator (TWI). Selain itu, bersihkan telapak ban dari kerikil agar tidak mengganggu kinerja ban serta pastikan tidak ada potensi sobek atau benjol di ban.
Kaki-kaki juga harus mendapat perhatian dari pemilik kendaraan. Hal ini diperlukan karena sistem suspensi yang lemah, seperti karet bushing shock absorber pecah atau bahkan peredam kejutnya rusak, akan membuat mobil susah dikendalikan
Salah satu komponen yang paling utama kala musim hujan adalah wiper. Mobil ini berfungsi untuk mengusap air dari kaca sehingga meningkatkan jarak pandang pengemudi.
Namun karena wiper biasanya tidak digunakan saat musim kemarau maka kemungkinan karetnya getas sehingga perlu diganti.
Sistem kelistrikan pada mobil biasanya bekerja lebih berat ketimbang cuaca normal. Hal ini karena ada banyak komponen yang bekerja secara bersamaan dan membutuhkan daya besar.
Oleh sebab itu, periksa sistem kelistrikan seperti aki, alternator, kabel-kabel, sekering, dan konektor untuk memastikan kondisinya baik dan layak operasi.
Kondisi rem selalu menjadi satu komponen yang tidak boleh dilupakan saat pemilik kendaraan melakukan pemeriksaan. Hal ini karena rem bekerja dengan ekstra berat di musim hujan karena jalanan licin. Oleh sebab itu, pastikan kampas rem beserta piringan cakram atau teromol dalam kondisi baik dan tidak ada kebocoran di sistem rem.
Umumnya pengendara akan menutup kaca pintu ketika turun hujan lebat. Untuk menjaga kabin tetap nyaman maka AC harus dinyalakan. Selain itu, AC juga berfungsi menjaga kaca mobil agar tidak berembun. Untuk itu pastikan untuk melakukan pemeriksaan pada AC agar kenyamanan berkendara tidak berkurang.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
10 Desember 2025, 11:00 WIB
03 November 2025, 13:11 WIB
30 Oktober 2025, 08:20 WIB
29 Maret 2025, 09:10 WIB
29 Januari 2025, 14:42 WIB
Terkini
16 Mei 2026, 20:46 WIB
Alex Marquez tidak terbendung dalam memenangkan sesi sprint race MotoGP Catalunya 2026 di Sirkuit Barcelona
16 Mei 2026, 17:00 WIB
Komunitas JMC bersama Yamaha Indonesia baru saja menggelar touring jarak jauh dari Jakarta ke Lampung
16 Mei 2026, 14:36 WIB
BYD Atto 1 mendapatkan penyegaran dan tambahan fitur, lalu turut hadir varian anyar dengan harga Rp 199 juta
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia