Tren Mobil Listrik di Indonesia, Terus Berkembang sejak 2020
16 Januari 2026, 17:00 WIB
Berbeda dengan mesin konvensional, mobil listrik sering disebut sebagai kendaraan masa depan karena tak memiliki emisi gas buang
Oleh Dian Tami Kosasih
Saat ini, mobil listrik bisa diisi sendiri di rumah maupun di SPKLU. Jika mengisi mobil listrik di rumah perlu waktu setidaknya 17 jam atau lebih untuk mengisi daya dari 0 persen hingga 100 persen. Sedangkan di SPKLU, pemilik hanya membutuhkan waktu sekitar 3 jam jika menggunakan charger biasa, atau 1 jam jika menggunakan fast charger.
Lalu bagaimana cara mengisi mobil listrik di SPKLU milik PLN, berikut caranya :
Semakin banyaknya pemilik kendaraan listrik, membuat stasiun pengisian mobil listrik berkembang. Setidaknya saat ini sudah ada ribuan stasiun pengisian mobil listrik yang tersebar di seluruh Indonesia. Di Jakarta saja sudah ada sekitar 1.900 SPKLU.
Berikut beberapa daftar tempat pengisian mobil listrik yang telah tersedia:
Selanjutnya
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
16 Januari 2026, 17:00 WIB
16 Januari 2026, 06:24 WIB
15 Januari 2026, 16:00 WIB
15 Januari 2026, 14:00 WIB
15 Januari 2026, 13:00 WIB
Terkini
17 Januari 2026, 08:00 WIB
BYD berkomitmen bahwa pabrik mereka di Subang akan mulai aktif kuartal 1 2026 dan langsung produksi beberapa model
17 Januari 2026, 07:00 WIB
Mitsubishi Fuso menekankan pentingnya kualitas sumber daya manusia yang ada guna meningkatkan layanan
16 Januari 2026, 21:00 WIB
Motor TVS Callisto 125 mendapatkan dua tambahan warna baru, melengkapi empat opsi kelir yang sudah ada
16 Januari 2026, 17:00 WIB
Wholesales mobil listrik di RI terus mengalami perkembangan sejak 2020, naik signifikan berkat mobil Cina
16 Januari 2026, 15:00 WIB
Berikut KatadataOTO merangkum daftar biaya pembuatan pelat nomor cantik tahun ini, harga mulai Rp 5 jutaan
16 Januari 2026, 14:00 WIB
Buat Anda yang ingin menghabiskan waktu saat libur Isra Miraj, wajib mengetahui jadwal ganjil genap Puncak
16 Januari 2026, 13:00 WIB
Honda menegaskan menjaga stok di pasar agar tidak berlebihan di 2025 sehingga membuat wholesales turun tajam
16 Januari 2026, 11:00 WIB
Penjualan Honda 2025 mengalami penurunan yang cukup dampak dari beragam faktor termasuk lemahnya pasar otomotif