Risiko yang Menghantui Pemilik Mobil di Musim Hujan
23 Februari 2026, 17:00 WIB
Terdapat cara aman melintasi banjir apabila pengendara sepeda motor terpaksa memacu kendaraannya dalam situasi ini
Oleh Dian Tami Kosasih
TRENOTO – Musim hujan menjadi penyebab utama terjadinya banjir di beberapa ruas jalan. Tak jarang pengendara motor nekat melalui genangan air meski mengetahui risiko yang harus dihadapi.
Meski terlihat sepele, terdapat cara aman melintasi banjir dengan sepeda motor. Hal ini tentu berguna saat musim hujan mengguyur sejumlah wilayah di Indonesia.
Untuk lebih jelas, berikut cara melewati banjir dengan sepeda motor seperti dilansir Federal Oil :
Saat terpaksa memacu kendaraan melewati banjir, pengendara sebaiknya berkendara dengan berlahan. Keterbatasan penglihatan menjadi alasan utamanya.
Apabila pengendara nekat berkendara dengan kecepatan tinggi, sepeda motor bisa saja menghantam lubang, batu atau selokan. Akibatnya, pengendara bisa saja terjatuh dan mengalami kecelakaan.
Tak hanya itu, berjalan perlahan juga dapat mencegah air masuk ke dalam komponen kelistrikan dan berakibat pada mogoknya kendaraan.
Saat mengetahui ketinggian air yang dilalui melebihi mesin, pengendara sebaiknya mematikan kendaraan. Hal ini akan memperkecil risiko air masuk ke dalam jantung pacu.
Namun, jika situasi tak memungkinkan melanjutkan perjalanan, pengendara sebaiknya memutar arah dan mencari jalan alternatif lain. Penting diingat, pengendara harus mengetahui ketinggian air sebelum nekat melaluinya.
Jika motor terpaksa menerjang bajir, akan lebih aman jika pengendara menutup komponen penting menggunakan plastik. Hal ini akan mengurangi resiko motor kemasukan air.
Selain itu, ikat kabel busi dengan plastik. Jangan lupa perhatikan saringan udara serta tutup oli.
Filter udara atau lubang penyedot udara harus dijaga agar tidak kemasukan air. Khusus motor skuter matik (skutik), komponen ini biasanya dibuat lebih tinggi agar sulit kemasukan air.
Apabila filter udara benar-benar kemasukan air, jangan lupa untuk segera dibersihkan. Caranya, buka lubang pembuangan pada bagian bawah boks CVT dan boks filter.
Cara yang paling aman ialah menunggu hingga genangan air tidak terlalu tinggi. Namun, hal ini tentu akan menyita lebih banyak waktu.
Pengendara dengan cukup waktu dan tak ingin mengambil resiko bisa memilih cara ini. Jangan lupa cari tempat aman untuk menaruh kendaraan dan menunggu hingga jalan yang akan dilalui bisa dilewati.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
23 Februari 2026, 17:00 WIB
21 Desember 2025, 17:00 WIB
10 Desember 2025, 21:00 WIB
10 Desember 2025, 07:00 WIB
09 Desember 2025, 10:00 WIB
Terkini
30 Juni 2026, 21:00 WIB
BMW iX3 dijadwalkan meluncur di pameran otomotif GIIAS 2026, meskipun penjualan EV BMW diklaim masih datar
30 Juni 2026, 20:28 WIB
Dua model baru Changan yakni S05 EV dan REEV bisa dipesan, CBU Thailand dengan estimasi harga Rp 500 jutaan
30 Juni 2026, 15:00 WIB
Gaikindo menilai stimulus yang diberikan pemerintah dapat menggairahkan industri otomotif yang tengah terjepit
30 Juni 2026, 13:00 WIB
Chery Q EV hadir dengan tawaran yang menarik mulai dari desain dan dukungan fitur yang lengkap di kelas Rp 200 jutaa
30 Juni 2026, 11:03 WIB
SUV Jetour T1 siap menantang Mitsubishi Destinator, tersedia dalam opsi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV)
30 Juni 2026, 06:37 WIB
Di akhir Juni 2026 fasilitas SIM keliling Jakarta beroperasi seperti biasa di lima lokasi, simak jadwalnya
30 Juni 2026, 06:00 WIB
Kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk mengakomodir kebutuhan para pengendara motor dan mobil
30 Juni 2026, 06:00 WIB
Untuk bisa sedikit mengurai kemacetan parah di Ibu Kota, diberlakukan aturan Ganjil Genap Jakarta sejak pagi