Harus Paham, Segini Tekanan Angin Ban Mobil Aman untuk Mudik
22 Maret 2025, 17:00 WIB
Bridgestone jual pabrik di Rusia pada perusahaan lokal karena sudah berhenti beroperasi setelah perang pecah
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Bridgestone jual pabrik di Rusia kepada S8 Capital, sebuah perusahaan yang telah mengambil alih beberapa aset merek asing karena hengkang dari negeri Beruang Merah. Keputusan ini diambil setelah fasilitas tersebut berhenti beroperasi sejak Maret 2022.
Penjualan Bridgestone menambah panjang daftar perusahaan internasional meninggalkan Rusia. Kondisi ini disebabkan oleh keputusan penyerangan terhadap Ukraina dan berakibat sulitnya mendapat bahan baku.
Dilansir dari Reuters, Bridgestone akan memindahkan seluruh karyawan di Rusia yang berjumlah 1.000 orang ke S8 Capital. Sayangnya nilai penjualan aset tidak disampaikan.
“Perjanjian sudah mencakup pabrik ban di Ulyanovsk serta kantor penjualan dan pemasaran di Moskow. Dampak pengalihan aset ke S8 Capital terhadap proyeksi konsolidasi di 2023 adalah kecil,” tulis Bridgestone.
Sementara itu S8 Capital menyebut bahwa pabrik Ulyanovsk memiliki kapasitas produksi 2.4 juta ban per tahun. Ke depan pabrik ini akan digunakan oleh produsen ban Continental dan Cordian sehingga jumlah produk yang bisa dibuat meningkat jadi 15 juta per tahun.
“Sesuai dengan ketentuan kesepakatan, merek dagang serta merek Bridgestone tidak dialihkan ke pemilik baru,” kata S8 Capital.
Perlu diketahui bahwa S8 Capital dimiliki oleh Armen Sarkisian, seorang pengusaha asli Rusia. Perusahaan itu biasanya fokus untuk mengembangkan teknologi di bidang keuangan, ritel serta telekomunikasi.
Perusahaan juga sudah mengakuisisi beberapa aset asing milik Otis Worldwide Corp serta Bosch.
Sebelumnya diberitakan bahwa beberapa perusahaan melepas pabrik mereka di Rusia setelah berhenti beroperasi. Hyundai merupakan salah satu yang melepas fasilitas produksi dengan harga 10.000 rubel atau setara Rp1.7 juta.
Transaksi ini membuat Hyundai harus menelan kerugian hingga 287 miliar won atau sekitar Rp3.4 triliun. Seluruh kesepakatan pun dikabarkan selesai pada 28 Desember 2023.
Murahnya harga tersebut tentu menyedihkan karena pabrik memiliki kapasitas tahunan sekitar 200.000 unit. Fasilitas itu memproduksi Hyundai Solaris, Hyundai Creta, Kia Rio dan Kia Rio X-Line yang merupakan model unggulan di Negara Beruang Merah.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
22 Maret 2025, 17:00 WIB
13 Maret 2025, 12:00 WIB
22 Februari 2025, 15:00 WIB
16 Februari 2025, 15:00 WIB
07 Februari 2025, 14:00 WIB
Terkini
03 April 2025, 12:00 WIB
Sedikitnya ada lima ruas tol Trans Sumatera yang beroperasi tanpa tarif saat arus balik untuk melancarkan lalu lintas
03 April 2025, 12:00 WIB
PT CSI mulai incar konsumen fleet untuk Chery J6, berpeluang dijadikan armada taksi online di masa mendatang
03 April 2025, 10:00 WIB
tol Probolinggo Banyuwangi seksi 1 dibuka secara fungsional saat arus balik Lebaran 2025 untuk hindari kemacetan
03 April 2025, 07:55 WIB
Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat bakal berdampak ke harga motor Honda di Indonesia
02 April 2025, 18:27 WIB
Demi mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2025, Tol Japek II Selatan mulai dibuka hari ini
02 April 2025, 17:00 WIB
Jasa Marga bebaskan tarif tol saat arus balik untuk beri kemudahan kepada masyarakat saat arus balik
02 April 2025, 14:00 WIB
Nissan jual pabrik mereka di India pada Renault demi selamatkan perusahaan dari ancaman kebangkrutan
02 April 2025, 12:00 WIB
Jetour X50e EV siap dipasarkan di Indonesia tahun ini, disebut telah didesain menyesuaikan kebutuhan konsumen