Bridgestone Kembali Menjadi Official Tire Partner IIMS 2026
06 Februari 2026, 10:58 WIB
Bridgestone jual pabrik di Rusia pada perusahaan lokal karena sudah berhenti beroperasi setelah perang pecah
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Bridgestone jual pabrik di Rusia kepada S8 Capital, sebuah perusahaan yang telah mengambil alih beberapa aset merek asing karena hengkang dari negeri Beruang Merah. Keputusan ini diambil setelah fasilitas tersebut berhenti beroperasi sejak Maret 2022.
Penjualan Bridgestone menambah panjang daftar perusahaan internasional meninggalkan Rusia. Kondisi ini disebabkan oleh keputusan penyerangan terhadap Ukraina dan berakibat sulitnya mendapat bahan baku.
Dilansir dari Reuters, Bridgestone akan memindahkan seluruh karyawan di Rusia yang berjumlah 1.000 orang ke S8 Capital. Sayangnya nilai penjualan aset tidak disampaikan.
“Perjanjian sudah mencakup pabrik ban di Ulyanovsk serta kantor penjualan dan pemasaran di Moskow. Dampak pengalihan aset ke S8 Capital terhadap proyeksi konsolidasi di 2023 adalah kecil,” tulis Bridgestone.
Sementara itu S8 Capital menyebut bahwa pabrik Ulyanovsk memiliki kapasitas produksi 2.4 juta ban per tahun. Ke depan pabrik ini akan digunakan oleh produsen ban Continental dan Cordian sehingga jumlah produk yang bisa dibuat meningkat jadi 15 juta per tahun.
“Sesuai dengan ketentuan kesepakatan, merek dagang serta merek Bridgestone tidak dialihkan ke pemilik baru,” kata S8 Capital.
Perlu diketahui bahwa S8 Capital dimiliki oleh Armen Sarkisian, seorang pengusaha asli Rusia. Perusahaan itu biasanya fokus untuk mengembangkan teknologi di bidang keuangan, ritel serta telekomunikasi.
Perusahaan juga sudah mengakuisisi beberapa aset asing milik Otis Worldwide Corp serta Bosch.
Sebelumnya diberitakan bahwa beberapa perusahaan melepas pabrik mereka di Rusia setelah berhenti beroperasi. Hyundai merupakan salah satu yang melepas fasilitas produksi dengan harga 10.000 rubel atau setara Rp1.7 juta.
Transaksi ini membuat Hyundai harus menelan kerugian hingga 287 miliar won atau sekitar Rp3.4 triliun. Seluruh kesepakatan pun dikabarkan selesai pada 28 Desember 2023.
Murahnya harga tersebut tentu menyedihkan karena pabrik memiliki kapasitas tahunan sekitar 200.000 unit. Fasilitas itu memproduksi Hyundai Solaris, Hyundai Creta, Kia Rio dan Kia Rio X-Line yang merupakan model unggulan di Negara Beruang Merah.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
06 Februari 2026, 10:58 WIB
26 November 2025, 15:00 WIB
08 Oktober 2025, 21:05 WIB
15 April 2025, 09:00 WIB
22 Maret 2025, 17:00 WIB
Terkini
06 Februari 2026, 16:00 WIB
Indomobil eMotor QT dan QT Pro meluncur dalam IIMS 2026, membuat persaingan motor listrik semakin ketat
06 Februari 2026, 15:30 WIB
Hyundai Santa Fe XRT jadi opsi varian tertinggi, dihadirkan dengan tampilan lebih sporti harga Rp 900 jutaan
06 Februari 2026, 15:00 WIB
Demi menggoda para pengunjung selama pameran IIMS 2026, BAIC BJ30 HEV dipasarkan dalam tiga varian berbeda
06 Februari 2026, 14:00 WIB
Alva N3 Next Gen ditawarkan dengan dua opsi pembelian, yakni kepemilikan baterai atau sewa penampung daya
06 Februari 2026, 13:00 WIB
MGS5 EV dipasarkan dengan harga khusus untuk menggoda para calon pengunjung pameran otomotif IIMS 2026
06 Februari 2026, 12:00 WIB
ICar V23 akhirnya tampil di IIMS 2026 dengan harapan bisa lebih cepat dikenal oleh masyarakat Indonesia
06 Februari 2026, 11:52 WIB
V-KOOL rayakan hari jadi ke-8 dengan meluncurkan produk PPF terbaru dengan nama Luxor Diamond di IIMS 2026
06 Februari 2026, 11:00 WIB
GWM Tank 500 Diesel resmi hadir di IIMS 2026 dengan beragam keunggulan khususnya dari sisi kenyamanan