Asyik, Tarif Tol Gratis Jika Macet Lebih dari 1 Km Saat Mudik

tarif tol gratis apabila terjadi kemacetan panjang hingga mencapai lebih dari 1 kilometer saat mudik lebaran 2022

Asyik, Tarif Tol Gratis Jika Macet Lebih dari 1 Km Saat Mudik
Denny Basudewa

TRENOTO – Mudik Lebaran 2022 nampaknya akan meriah seiring dengan diperbolehkannya kegiatan tersebut oleh Pemerintah. Dalam prosesnya dikhawatirkan akan terjadi kemacetan panjang.

Mengingat tingginya antusiasme masyarakat yang hendak melakukan perjalanan ke kampung halaman. Dalam hal ini disiapkan beberapa strategi guna menyiasati kemacetan panjang.

Sehingga para pemudik nantinya bisa berkumpul dengan sanak saudara tanpa halangan. Kementrian Perhubungan (Kemenhub) telah berkoordinasi dengan Korlantas Polri untuk menyiapkan berbagai skema untuk mengantisipasi kemacetan arus mudik Lebaran 2022.

Pihak Korlantas Polri menyiapkan rekayasa lalu lintas di ruas tol, jalur arteri dan kawasan wisata. Menjadi menarik karena Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan akan membebaskan tarif tol apabila terjadi antrean panjang kendaraan dengan kata lain tarif tol gratis.

“Kalau di tol sudah ada kesepakatan, kalau macet di gerbang tol lebih dari 1 kilometer jadinya bebas tarif, ujar Budi dalam video Blak-blakan (20/04).

Photo : 123RF

Menurutnya pembebasan tarif tol sudah menjadi kesepakatan antara Pemerintah, Kepolisian dan juga operator jalan tol. Langkah ini dilakukan untuk membuat para pengelola jalan tol agar bekerja dengan lebih baik.

Meskipun sudah terjadi kesepakatan, namun lebih lanjut dikatakan dalam prakteknya masih menunggu diskresi dari Korlantas Polri.

Berbagai cara dipersiapkan dalam menyambut kegiatan mudik Lebaran tahun 2022. Dikarenakan pada kali ini merupakan kegiatan pertama setelah dua tahun lamanya mudik dilarang oleh Pemerintah karena pandemi.

“Bayangkan mudik kali ini volumenya naik 40 persen dibandingkan dengan 2019. Kalau 40 persen itu tingggi sekali,” tuturnya kemudian.

Menurut hasil survei yang dilakukan Balitbanghub (Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan) Kementrian Perhubungan, Jawa Tengah merupakan daerah tujuan terbanyak tahun ini.

Kemudian diikuti dengan tujuan perjalanan ke daerah Jawa Timur dan Jawa Barat sebagai daerah tujuan terbanyak kedua dan ketiga terbanyak.

Photo : ANTARA FOTO/RIVAN AWAL LINGGA

Dikatakan bahwa mudik dengan tujuan Jawa Tengah menjadi destinasi terbanyak dengan angka 23.5 juta orang. Sementara Jawa Timur 16,8 juta jiwa dan Jawa Barat mencapai 14.7 juta pemudik.

Adapun puncak arus mudik tahun ini diprediksi terjadi pada 29 – 30 April 2022. Kemudian puncak arus balik akan terjadi pada 8 Mei 2022.


Terkini

modifikasi
Aerox

Perayaan Satu Dekade Yamaha Aerox Dirayakan Penuh Gaya

Yamaha Aerox yang pertama diluncurkan pada 10 tahun lalu terus berkembang dan identik dengan anak muda

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 22 Juni 2026, Banyak Gratisan di HUT Ibu Kota

Ganjil Genap Jakarta hari ini bertepatan dengan HUT Ibu Kota dan banyak promo menarik yang diberikan

news
SIM keliling Bandung

Hari Ini SIM Keliling Bandung Beroperasi di ITC Kebon Pala

SIM keliling Bandung dihadirkan untuk memudahkan masyarakat yang ingin mengurus dokumen berkendara hari ini

news
SIM Keliling Jakarta

Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 22 Juni 2026

Kembali beroperasi seperti biasa di awal pekan, simak informasi lengkap SIM keliling Jakarta hari ini

komunitas
Kumpul Sahabat Daihatsu Depok

Kumpul Sahabat Daihatsu Depok Dibuka, Wadah Kumpul Komunitas

Komunitas Daihatsu dan pengguna kendaraan roda dua hadir meramaikan Kumpul Sahabat Daihatsu Depok 2026

otosport
MotoGP Ceko 2026

Hasil MotoGP Ceko 2026: Marquez Jadi Jawara Saat Bezzecchi Absen

Marc Marquez coba melanjutkan dominasinya, kali ini dengan memenangkan MotoGP Ceko 2026 di Sirkuit Brno

otosport
Eric Saputra

Eric Saputra Naik Podium Tertinggi di OMR Agya Mandalika

Pembalap Cargloss Racing Eric Saputra berhasil meraih kemenangan pertamanya di sirkuit Mandalika, Lombok

motor
Yamaha

Yamaha Safety Riding Day 2026, Edukasi Menyenangkan

Yamaha Indonesia menggelar program edukasi berkeselamatan di jalan raya untuk berbagai kalangan masyarakat