Wholesales Mobil Listrik Agustus 2026 Tumbuh, Hybrid Turun
15 September 2026, 13:00 WIB
Catat hasil apik pada kuartal pertama 2023, Adira Finance berencana meningkatkan penjualan kendaraan listrik.
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) berhasil mencatatkan hasil positif pada kuartal pertama 2023. Perusahaan tersebut membukukan pembiayaan baru sebesar Rp10.6 triliun.
Jumlahnya meningkat 48 persen dibandingkan periode sebelumnya. Bahkan untuk kendaraan listrik juga ikut naik.
Tentu hal ini disambut baik oleh Adira Finance. Terlebih mobil dan motor elektrik sekarang makin digemari oleh masyarakat di Indonesia.
“Buat penjualan kendaraan listrik meningkatkan sekitar 3.600 persen dibanding periode yang sama tahun lalu di angka Rp500 juta saja,” ujar Harry Latif, Direktur Portofolio PT Adira Dinamika Multi Finance di Jakarta, Selasa (9/5).
Lebih jauh hal tersebut terjadi karena dipicu perekonomian Tanah Air terus tumbuh konsisten di angka lima persen. Selain itu berakhirnya pembatasan mobilitas masyarakat berperan besar juga.
Sehingga banyak orang yang mau mengeluarkan uangnya. Ditambah adanya subsidi kendaraan listrik dari pemerintah.
“Subsisi juga berpengaruh, kenaikan permintaan cukup signifikan. Ya angkanya sekitar di atas dua persen,” tegasnya.
Berangkat dari hal tersebut, Adira Finance tingkatkan target penjualan kendaraan listrik. Sebab mereka yakin bisa tembus sampai Rp100 miliar.
Hal ini tidak lepas dari semakin banyaknya produsen otomotif baik di roda dua maupun roda empat, menawarkan berbagai kendaraan elektrik mereka untuk pasar otomotif Indonesia.
"Kita memang mematok target di Rp70 miliar sampai Rp80 miliar, akan tetapi dengan perkembangan yang terus positif kami yakin bisa tembus Rp 90 hingga Rp100 miliar,” pungkasnya.
Harry juga menyebutkan sudah terdapat peningkatan permintaan. Terlebih para diler dinilai dapat mendukung ketersedian stok.
“Kalau tahun lalu permintaan ada tapi pemenuhan unitnya belum sebaik sekarang. Sekarang demand-nya dan supply-nya terlihat,” tambahnya.
Dari sisi jenis kendaraan, Harry menyebut mobil listrik masih mendominasi dibandingkan motor listrik, baik secara nilai maupun unitnya.
Dari jumlahnya, penjualan mobil listrik lebih dari 2.000 unit, sedangkan motor elektrik sekitar 1.000 kendaraan.
Dilihat sisi penggunanya, Harry memang menilia bahwa mobil listrik dalam taraf untuk penggunaan pribadi. Sementara motor setrum terbatas pada kebutuhan secara korporasi.
Meski demikian, dirinya mengakui tetap berhati-hati dengan naiknya minat masyarakat. Sebab, banyak agen pemegang merek masih kewalahan memenuhi pesanan yang sudah ada.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
15 September 2026, 13:00 WIB
15 September 2026, 09:00 WIB
07 September 2026, 21:43 WIB
06 September 2026, 01:22 WIB
03 September 2026, 07:00 WIB
Terkini
17 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hari ini ada di dua lokasi, agar bisa lebih mudah ditemukan oleh para pengendara
17 September 2026, 06:00 WIB
Jangan sampai salah, SIM keliling Jakarta hanya melayani perpanjangan untuk SIM yang belum kedaluwarsa
17 September 2026, 06:00 WIB
Selain mengandalkan ETLE statis dan mobile, sistem Ganjil Genap Jakarta juga dibantu oleh para petugas
16 September 2026, 19:39 WIB
Marc Marquez berpeluang untuk melanjutkan raih kemenangan pada gelaran MotoGP Austria 2026 akhir pekan nanti
16 September 2026, 19:38 WIB
Belum lama seorang masyarakat bernama Jangkung Sido Sentosa mengaku keberatan jika SIM mati harus bikin baru
16 September 2026, 09:00 WIB
Shell harus menggelontorkan investasi cukup besar, hingga Rp 1,2 triliun untuk membuat pabrik gemuk di Marunda
16 September 2026, 06:00 WIB
Pengguna mobil pribadi dengan pelat ganjil hari ini wajib waspada karena ada aturan Ganjil Genap Jakarta
16 September 2026, 06:00 WIB
Berikut adalah daftar lokasi serta jadwal SIM keliling Jakarta yang beroperasi hari ini, simak syaratanya