Ganjil Genap Jakarta 6 Maret 2026, Sambut Libur Akhir Pekan
06 Maret 2026, 06:00 WIB
Rekayasa Lalu lintas di Patung Kuda hingga Bundaran HI dilakukan untuk membangun MRT Fase Dua mulai 15 Februari
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan melakukan rekayasa Lalu lintas di Patung Kuda hingga Bundaran Hotel Indonesia (HI). Langkah ini dilakukan untuk mendukung pengerjaan proyek MRT Fase Dua segmen CP-201 yang menghubungkan Stasiun Bundaran HI-Simpang Harmoni.
Rekayasa dilakukan mulai 12 Februari hingga 15 Juni 2023. Jenis pekerjaannya adalah perbaikan stabilitas tanah, pekerjaan dinding pembatas untuk konstruksi dinding diafragma sisi barat-selatan, hingga pekerjaan untuk perkuatan tanah.
Diharapkan kepada pengguna jalan untuk melakukan penjadwalan ulang perjalanan agar tidak terjebak kemacetan. Selain itu, menggunakan jalur alternatif juga bisa menjadi solusi baik agar perjalanan tidak terganggu.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
06 Maret 2026, 06:00 WIB
05 Maret 2026, 06:00 WIB
03 Maret 2026, 06:00 WIB
02 Maret 2026, 11:00 WIB
02 Maret 2026, 06:00 WIB
Terkini
06 Maret 2026, 22:30 WIB
Jaecoo Indonesia terus menambah jumlah diler untuk bisa lebih maksimal dalam menghadirkan layanan terbaik
06 Maret 2026, 22:00 WIB
Inovasi terbaru dari Otospector untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat membeli mobil bekas berkualitas
06 Maret 2026, 20:00 WIB
Guna menjangkau lebih banyak konsumen, Ford memperluas jaringan diler dan membuka perdana outlet FEC
06 Maret 2026, 16:00 WIB
BAIC Indonesia berencana untuk meningkatkan penjualan dengan menambah lini produk ramah lingkungan mereka
06 Maret 2026, 14:00 WIB
Xpeng menyambut musim mudik Lebaran 2026 dengan memberikan beragam kemudahan purna jual untuk pelanggan
06 Maret 2026, 12:00 WIB
Kemenhub menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas yang akan diberlakukan saat mudik Lebaran 2026 mendatang
06 Maret 2026, 10:00 WIB
RMA sebagai distributor merek Mahindra di dalam negeri siap membantu layanan aftersales pikap yang diimpor
06 Maret 2026, 08:11 WIB
Harga mobil listrik bekas yang ada di Tanah Air saat ini terdepresiasi cukup besar, bisa menyentuh 50 persen