Chery J6 Dilirik Konsumen Fleet, Bisa Dijadikan Taksi Online
03 April 2025, 12:00 WIB
5 pabrikan otomotif Jepang bersatu kembangkan ekosistem mobil listrik di Bali dalam kolaborasi joint project EV Smart Mobility
Oleh Arie Prasetya
TRENOTO – Langkah Toyota, Mitsubishi, Nissan, Fuso dan Isuzu yang secara resmi dimulai di Nusa Dua, Bali disaksikan langsung oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Ia menyambut baik 5 pabrikan otomotif Jepang bersatu kembangkan ekosistem mobil listrik di Bali yang pastinya memiliki nilai positif untuk mempopulerkan KBLBB (Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai).
Budi menyebutkan bahwa dalam membangun Electric Vehicle Ecosystem tidak bisa dilakukan terpisah-pisah karena harus terintegrasi antar lintas sektor baik pemerintah maupun swasta. Menurutnya, sinergi lintas antara pemerintah atau perusahaan swasta ini akan makin mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik yang terintegrasi di Indonesia.
"Inisiatif ini juga sejalan dengan agenda prioritas pemerintah Indonesia dalam G20 Summit terkait transisi energi berkelanjutan," kata Budi dalam sambutannya di peluncuran EV Smart Mobility (Rabu, 27/7/2022) di Nusa Dunia, Bali.
Naoya Nakamura, Presiden Director PT MMKSI (Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia) selaku Representative Joint Project menyebutkan proyek bersama ini dibangun atas kesamaan visi kelima pabrikan. Dan ini dilakukan dalam upaya mendukung kebijakan pemerintah untuk mempercepat pengembangan industri kendaraan elektrifikasi demi menurunkan emisi karbon di Indonesia.
"EV Smart Mobility – Joint Project juga sebagai bagian dari bentuk dukungan kami selaku pelaku industri otomotif untuk mensukseskan posisi Indonesia sebagai presidensi G20 pada tahun 2022 dan revitalisasi wisata ramah lingkungan di kawasan Bali. Apalagi salah satu isu penting yang memperkuat Indonesia sebagai tuan rumah presidensi adalah transisi energi menuju green economy,” tandas Nakamura.
Di kesempatan yang sama Henry Tanoto, Vice President PT Toyota Astra Motor (TAM) menyebutkan bahwa ini merupakan proyek besar untuk pengembangan ekosistem elektrifikasi yang terintegrasi. Pihaknya sendiri tentunya ingin terus mempopulerkan elektrifikasi dan mendukung pemerintah dalam menekan emisi gas buang.
"Kami memiliki komitmen bersama untuk dapat mengakselerasi kendaraan listrik. Dengan ini kami sangat welcome bagi APM mana pun yang memiliki visi sama untuk ikut bergabung," kata Henry.
Lainnya, EV Smart Mobility – Joint Project menyediakan berbagai kendaraan elektrifikasi andalannya dengan total 15 unit. Terdiri dari 13 unit kendaraan penumpang dan 2 unit kendaraan komersial.
Secara detail kendaraan penumpang berasal dari Toyota terdiri dari 5 Toyota C+pod yang mengadopsi teknologi Battery Electric Vehicle (BEV), 5 unit Toyota Prius dengan teknologi Plug-in Electric Vehicle (PHEV). Disusul kemudian 1 unit Nissan Leaf (BEV), 1 unit Mitsubishi Outlander (PHEV) dan 1 unit Mitsubishi Minicab-MiEV (BEV). Sementara untuk kendaraan elektrifikasi di segmen komersial diwakili 1 unit FUSO eCanter dan 1 unit EV Elf Truck dari Isuzu.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
03 April 2025, 12:00 WIB
02 April 2025, 12:00 WIB
02 April 2025, 08:20 WIB
31 Maret 2025, 09:00 WIB
31 Maret 2025, 07:00 WIB
Terkini
03 April 2025, 19:00 WIB
Pertamina memberikan diskon Pertamax, Pertamax Turbo dan Pertamina Dex selama masa arus balik Lebaran 2025
03 April 2025, 17:34 WIB
Astra Daihatsu Motor membantah kabar yang menyebut merek dan logo mereka bakal beralih menggunakan Toyota
03 April 2025, 12:00 WIB
Sedikitnya ada lima ruas tol Trans Sumatera yang beroperasi tanpa tarif saat arus balik untuk melancarkan lalu lintas
03 April 2025, 12:00 WIB
PT CSI mulai incar konsumen fleet untuk Chery J6, berpeluang dijadikan armada taksi online di masa mendatang
03 April 2025, 10:00 WIB
tol Probolinggo Banyuwangi seksi 1 dibuka secara fungsional saat arus balik Lebaran 2025 untuk hindari kemacetan
03 April 2025, 07:55 WIB
Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat bakal berdampak ke harga motor Honda di Indonesia
02 April 2025, 18:27 WIB
Demi mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2025, Tol Japek II Selatan mulai dibuka hari ini
02 April 2025, 17:00 WIB
Jasa Marga bebaskan tarif tol saat arus balik untuk beri kemudahan kepada masyarakat saat arus balik