Hemat BBM, Pemerintah Tetapkan WFH dan Pembatasan Kendaraan Dinas
01 April 2026, 11:00 WIB
TIps hemat BBM begitu penting pada saat harga minyak dunia tidak stabil dan sekaligus ikut melestarikan alam
Oleh Denny Basudewa
Mengemudi dengan kecepatan stabil dan sesuai batas kecepatan dapat mengurangi konsumsi BBM. Hindari percepatan dan pengereman tiba-tiba.
Sebagian besar mobil sudah ada fitur Eco Indicator. Berbeda seperti ECO mode, indikator ECO merupakan fitur yang memberikan informasi tentang efisiensi penggunaan bahan bakar.
Sesuaikan gaya berkendara dan kecepatan Anda selaras fitur Eco Indikator. Menurut PT Hyundai Mobil Indonesia, jika lampu Eco terus menyala, maka konsumsi BBM akan lebih irit 4 persen.
Jika Anda berhenti lebih dari beberapa menit, matikan mesin. Ini membantu menghemat BBM dan mengurangi emisi gas buang.
Tips hemat BBM lainnya yaitu memilih waktu perjalanan nan tepat. Hindari waktu perjalanan saat kemacetan lalu lintas parah.
Berkendara dalam lalu lintas padat dapat mengurangi efisiensi bahan bakar. Kenali rute dan gunakan manfaatkan teknologi agar terhindar macet parah.
Gunakan AC secara bijak dan matikan ketika tidak diperlukan. Pastikan kaca kendaraan tertutup untuk meminimalkan resistensi udara.
Optimalkan kinerja pendingin tersebut dengan mematikan switch saat membutuhkan tenaga lebih dari mesin. Misalnya saat melewati jalan menanjak atau memanfaatkan Eco mode akan membuat beban dari kompresor berkurang.
Pastikan tekanan udara pada ban kendaraan sesuai rekomendasi produsen. Ban terlalu kempes dapat meningkatkan konsumsi BBM.
Singkirkan barang-barang tidak perlu dari bagasi atau interior kendaraan. Beban berlebih dapat menyebabkan peningkatan konsumsi BBM.
Cara lain adalah mengisi bahan bakar setengah penuh saja. Membawa barang yang berat sekitar 100 kg akan meningkatkan konsumsi bahan bakar sekitar 3 persen.
Pertimbangkan untuk menggunakan teknologi bisa membantu penghematan BBM, seperti sistem navigasi yang membantu memilih rute terpendek atau aplikasi untuk memantau dan meningkatkan gaya mengemudi.
Memanaskan mesin kendaraan sebelum digunakan akan menstabilkan putaran jantung pacu sehingga lebih hemat BBM. Pada merek mobil tertentu, waktu pemanasan mobil hanya butuh waktu 3 menit saja.
Alangkah baik jika Anda menggunakan alat transportasi umum tersedia. Selain menghemat BBM, langkah tersebut juga dapat mengurangi kemacetan dan polusi.
Apabila jarak tempat yang dituju dekat sebaiknya jalan kaki atau bersepeda. Kegiatan ini mendatangkan banyak sisi positif dan baik bagi kesehatan.
Pilihlah bahan bakar sesuai anjuran Research Octane Number (RON) agar bisa menghasilkan pembakaran sempurna. Kadar oktan lebih rendah akan membuat pembakaran tidak sempurna sehingga mesin tidak bekerja dengan optimal.
Itulah beberapa tips hemat BBM mobil dan bisa Anda terapkan. Jika konsisten maka Anda tak hanya menghemat pengeluaran namun juga berkontribusi dalam penghijauan.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
01 April 2026, 11:00 WIB
01 April 2026, 09:00 WIB
01 April 2026, 07:00 WIB
26 Maret 2026, 20:07 WIB
26 Maret 2026, 11:00 WIB
Terkini
01 April 2026, 20:00 WIB
Menteri perdagangan menilai pasar kendaraan Indonesia masih menunjukkan tren positif setelah pasar tumbuh di Februari 2026
01 April 2026, 15:00 WIB
Penjualan Toyota global Februari 2026 mengalami penurunan dibandingkan pencapaian di bulan sebelumnya
01 April 2026, 15:00 WIB
Pabrik di Anapolis bekerja sama dengan CAOA, jadi bentuk komitmen jangka panjang Changan di pasar Brasil
01 April 2026, 13:00 WIB
Pameran GIICOMVEC 2026 bakal kehadiran tiga merek baru yang siap meramaikan pasar kendaraan komersial RI
01 April 2026, 11:00 WIB
WFH satu hari dalam satu minggu dan pembatasan kendaraan dinas jadi langkah pemerintah menghemat BBM
01 April 2026, 09:00 WIB
Aturan pembelian BBM bersubsidi termasuk Pertalite merupakan langkah preventif pemerintah hadapi krisis energi
01 April 2026, 08:14 WIB
Yamaha AEROX ALPHA ditawarkan dengan enam pilihan varian yang memiliki keunggulan dan nilai masing-masing
01 April 2026, 07:00 WIB
Pemerintah telah menetapkan bahwa harga BBM subsidi dan nonsubsidi tidak mengalami kenaikan pada April 2026