Fuso Serahkan Truk Listrik eCanter Untuk Dukung Mobilitas Hijau
04 Agustus 2026, 15:23 WIB
Saat ini Volvo masih tunggu insentif truk listrik berlaku di RI, mulai perkenalkan satu model ke konsumen
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Sektor kendaraan niaga mulai diramaikan beragam lini elektrifikasi, mendukung komitmen NZE (Net Zero Emission) yang dicanangkan pemerintah. Saat ini ada Fuso eCanter sampai terbarunya Volvo FM Electric.
Sempat ada wacana pemberian insentif untuk manufaktur yang memproduksi kendaraan niaga ramah lingkungan. Mengingat pasarnya perlahan mulai bertumbuh dan manufaktur berani memboyong produknya.
Tidak hanya itu jika dibandingkan kendaraan penumpang secara keseluruhan biaya produksi kendaraan niaga berbasis listrik tentu bakal jauh lebih besar. Hingga sekarang Volvo masih tunggu insentif tersebut diterapkan.
“Sementara ini katanya masih diformulasikan. Tetapi akan ada (insentif),” ucap Bambang Prijono, Direktur Utama PT Indotruck Utama & PT Eka Dharma Jaya Sakti kepada media di JIExpo Kemayoran beberapa waktu lalu.
Untuk diketahui saat ini truk listrik Volvo yang meluncur di sela IEE Series 2024 (Indonesia Energy & Engineering) masih berstatus CBU alias Completely Built Up atau diimpor utuh dari negara asalnya.
Ia enggan menjelaskan lebih lanjut terkait potensi kendaraan tersebut dirakit lokal. Di RI sendiri pihaknya masih belum pasang target penjualan Volvo FM Electric.
“Truk listrik ini masih Pilot Project. Jadi kita berharap makin banyak perusahaan di Indonesia yang punya kesadaran, ada kepedulian untuk komitmen mengoperasikan alat transportasi Zero Emission,” ungkap Bambang.
Ada dua perusahaan logistik sudah menandatangani Letter of Intent atau ketertarikan buat menggunakan truk listrik Volvo sebagai armada mereka yakni PT Pancaran Darat Transport dan PT Artha Satya Kurnia.
Volvo FM Electric yang diluncurkan di Indonesia diklaim memiliki spesifikasi disesuaikan kebutuhan konsumen. Truk itu menawarkan jarak tempuh 300 km dalam satu kali pengisian daya.
Kemudian waktu pengisian daya terbilang singkat buat DC Charging, sekitar tiga jam buat pengecasan dari nol ke 100 persen atau dua jam dari kapasitas 30 persen.
“Kita akan mulai (menjual) satu model dulu yang untuk menarik Container. Sementara ini kita (tawarkan) satu spesifikasi, 450 kWh baterainya,” tegas Bambang.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
04 Agustus 2026, 15:23 WIB
02 Agustus 2026, 14:00 WIB
21 Mei 2026, 19:21 WIB
21 Mei 2026, 07:00 WIB
19 Mei 2026, 21:00 WIB
Terkini
10 September 2026, 06:24 WIB
SIM keliling Bandung bisa menjadi opsi paling relevan agar mengurus dokumen berkendara jadi lebih mudah
10 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta hanya melayani perpanjangan masa berlaku kartu yang masih aktif, berikut biayanya
09 September 2026, 22:00 WIB
AiMOGA mulai memamerkan robot andalannya untuk masyarakat Indonesia dengan berbekal teknologi inovatifnya
09 September 2026, 21:00 WIB
Bulega resmi meninggalkan WSBK mulai musim depan dan masuk ke dalam susunan sementara pembalap MotoGP 2027
09 September 2026, 20:17 WIB
Daihatsu menorehkan catatan positif pada Agustus 2026, penjualan mobil baru mereka ditopang oleh Gran Max
09 September 2026, 20:14 WIB
Wuling berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen di Indonesia yang membeli mobil mereka
09 September 2026, 09:00 WIB
Marc Marquez dipastikan akan melanjutkan tren positifnyan saat melakoni MotoGP San Marino 2026 di akhir pekan
09 September 2026, 06:00 WIB
Beroperasi di lima lokasi berbeda, SIM keliling Jakarta hanya melayani prosedur perpanjangan masa berlaku