Prediksi Mobil Baru yang Masuk Indonesia di 2026: Bagian 1
27 Desember 2025, 09:00 WIB
Toyota Eco Youth ke 13 digelar dengan fokus dekarbonisasi yang belakangan ini menjadi perhatian banyak pihak
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Toyota Eco Youth atau TEY kembali diselenggarakan untuk para siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sederajat. Dalam program ini mereka akan berkompetisi menciptakan proyek serta inovasi perbaikan lingkungan hidup.
Kegiatan yang sudah diselenggarakan sebanyak 13 kali ini diharapkan bisa meningkatkan kepedulian generasi muda Indonesia terhadap alam. Tak hanya itu, masalah lingkungan juga dapat teratasi secara optimal.
“Mengangkat tema ‘EcoActivism, Saatnya Beraksi Jaga Bumi’ TEY berfokus pada upaya dekarbonisasi. Harapannya tidak hanya sekedar sebagai usaha menurunkan emisi namun juga bagaimana menggali dan memanfaatkan kesempatan dalam peluang baru untuk pengembangan ekonomi masyarakat,” ungkap Bob Azam Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN).
Kick off Toyota Eco Youth diselenggarakan di Museum Seni Rupa dan Keramik, Kota Tua Jakarta. Acara pun dihadiri langsung oleh perwakilan SMA dari wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Karawang serta 25 sekolah perwakilan seluruh wilayah Indonesia secara daring.
“Kami berkomitmen melaksanakan Toyota Enviromental Challenge 2050 dengan menurunkan emisi kendaraan yang diproduksi. Masyarakat pun diajak berkontribusi melestarikan lingkungan sesuai kemampuannya seperti memakai kendaraan elektrifikasi,” ungkap Henry Tanoto, Vice President Director PT Toyota-Astra Motor (TAM).
TEY pertama kali digelar pada 2005 untuk menggalakkan gerakan penghijauan dan kepeduliaan lingkungan. Kegiatan ini pun telah melibatkan partisipasi pelajar SMA atau sederajat hingga 1.700 SMA dari 34 provinsi di Indonesia dengan total usulan proyek mencapai hampir 4.000 proposal.
Program ini telah menjadi wadah para siswa menyampaikan gagasan generasi muda dalam mewujudkan kepedulian juga mendukung netralitas karbon. Komitmen menyebarkan semangat aksi dekarbonisasi kepada para siswa diharapkan bisa memegang peran dalam mencapai tujuan keberlanjutan serta menjaga keberlangsungan kehidupan alam.
Sejumlah upaya dekarbonisasi telah diwujudkan melalui berbagai inisiatif penghijauan untuk menyerap emisi. Sejak 2013, aktivitas penanaman bakau dilakukan dengan cakupan wilayah seluas 14 hektar di Cilebar serta Cilamaya dan berhasil menyerap emisi karbon lebih dari 2.300 ton.
Selain itu, telah dikembangkan juga taman sakura di Lawu, Jawa Tengah yang bekerja sama dengan berbagai pihak sejak tahun 2018. Kemudian ada pembuatan taman bambu di area Pabrik Karawang, Jawa Barat.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
27 Desember 2025, 09:00 WIB
23 Desember 2025, 18:00 WIB
22 Desember 2025, 19:00 WIB
20 Desember 2025, 16:38 WIB
20 Desember 2025, 07:00 WIB
Terkini
31 Desember 2025, 18:00 WIB
Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV
31 Desember 2025, 17:19 WIB
Modifikasi motor matic yang bakal digandrungi pada tahun depan diperkirakan akan lebih terjangkau masyarakat
31 Desember 2025, 16:00 WIB
Massimo Rivola ingin Jorge Martin percaya dengan kemampuan diri sendiri agar kembali kompetitif di MotoGP 2026
31 Desember 2025, 15:00 WIB
Strategi membanting harga mobil listrik di Cina diprediksi masih akan berlangsung beberapa tahun mendatang
31 Desember 2025, 14:00 WIB
SUV baru BYD diyakini berkonfigurasi 7-seater, mengisi kelas di atas Atto 3 yang sudah dijual saat ini
31 Desember 2025, 13:00 WIB
BYD Atto 1 baru debut jelang akhir 2025 namun catatkan wholesales mobil baru tertinggi yakni 17 ribu unit
31 Desember 2025, 12:00 WIB
Pemprov DKI Jakarta akan menempatkan beberapa panggung dalam menyambut perayaan malam tahun baru 2026
31 Desember 2025, 12:00 WIB
Aismoli menuturkan kalau pasar motor listrik tetap menunjukan pertumbuhan secara bertahap dan moderat