Penjualan Mobil Juli 2026 Kembali Membaik, Tumbuh 3,6 Persen
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
Toyota Eco Youth ke 13 digelar dengan fokus dekarbonisasi yang belakangan ini menjadi perhatian banyak pihak
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Toyota Eco Youth atau TEY kembali diselenggarakan untuk para siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sederajat. Dalam program ini mereka akan berkompetisi menciptakan proyek serta inovasi perbaikan lingkungan hidup.
Kegiatan yang sudah diselenggarakan sebanyak 13 kali ini diharapkan bisa meningkatkan kepedulian generasi muda Indonesia terhadap alam. Tak hanya itu, masalah lingkungan juga dapat teratasi secara optimal.
“Mengangkat tema ‘EcoActivism, Saatnya Beraksi Jaga Bumi’ TEY berfokus pada upaya dekarbonisasi. Harapannya tidak hanya sekedar sebagai usaha menurunkan emisi namun juga bagaimana menggali dan memanfaatkan kesempatan dalam peluang baru untuk pengembangan ekonomi masyarakat,” ungkap Bob Azam Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN).
Kick off Toyota Eco Youth diselenggarakan di Museum Seni Rupa dan Keramik, Kota Tua Jakarta. Acara pun dihadiri langsung oleh perwakilan SMA dari wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Karawang serta 25 sekolah perwakilan seluruh wilayah Indonesia secara daring.
“Kami berkomitmen melaksanakan Toyota Enviromental Challenge 2050 dengan menurunkan emisi kendaraan yang diproduksi. Masyarakat pun diajak berkontribusi melestarikan lingkungan sesuai kemampuannya seperti memakai kendaraan elektrifikasi,” ungkap Henry Tanoto, Vice President Director PT Toyota-Astra Motor (TAM).
TEY pertama kali digelar pada 2005 untuk menggalakkan gerakan penghijauan dan kepeduliaan lingkungan. Kegiatan ini pun telah melibatkan partisipasi pelajar SMA atau sederajat hingga 1.700 SMA dari 34 provinsi di Indonesia dengan total usulan proyek mencapai hampir 4.000 proposal.
Program ini telah menjadi wadah para siswa menyampaikan gagasan generasi muda dalam mewujudkan kepedulian juga mendukung netralitas karbon. Komitmen menyebarkan semangat aksi dekarbonisasi kepada para siswa diharapkan bisa memegang peran dalam mencapai tujuan keberlanjutan serta menjaga keberlangsungan kehidupan alam.
Sejumlah upaya dekarbonisasi telah diwujudkan melalui berbagai inisiatif penghijauan untuk menyerap emisi. Sejak 2013, aktivitas penanaman bakau dilakukan dengan cakupan wilayah seluas 14 hektar di Cilebar serta Cilamaya dan berhasil menyerap emisi karbon lebih dari 2.300 ton.
Selain itu, telah dikembangkan juga taman sakura di Lawu, Jawa Tengah yang bekerja sama dengan berbagai pihak sejak tahun 2018. Kemudian ada pembuatan taman bambu di area Pabrik Karawang, Jawa Barat.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
07 Agustus 2026, 08:00 WIB
06 Agustus 2026, 20:28 WIB
05 Agustus 2026, 22:00 WIB
04 Agustus 2026, 20:00 WIB
Terkini
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse