Ganjil Genap Jakarta 17 April 2026, Tetap Berjalan Meski ASN WFH
17 April 2026, 06:00 WIB
Teknologi ITCS di lampu lalu lintas diklaim telah mengurangi kemacetan di sejumlah persimpangan Jakarta
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Dinas Perhubungan DKI akan menggunakan teknologi Intelligent Traffic Control System (ITCS) atau Sistem Kontrol Lalu Lintas Pintar sebagai salah satu cara untuk mengurangi kemacetan.
Dengan adanya teknologi tersebut, kendaraan prioritas bisa melewati persimpangan di Jakarta tanpa harus terkena lampu merah. Hal ini sangat penting, terutama dalam kondisi darurat.
"Jakarta butuh mobilitas khusus untuk kendaraan seperti pemadam kebakaran atau ambulans," kata Syafrin Liputo, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta dilansir Antara (21/08).
Ia pun mencontohkan, bila terjadi kebakaran dan mobil pemadam muncul dari salah satu jalan maka jalur tersebut akan diberikan prioritas lampu hijau agar bisa melintas lebih cepat.
Menariknya, setelah kendaraan prioritas seperti mobil pemadam kebakaran atau ambulans lewat maka pengaturan lalu lintas kembali normal. Antrean yang lebih panjang di persimpangan akan diutamakan.
ITCS memungkinkan lampu lalu lintas menjadi adaptif terhadap pergerakan kendaraan di setiap simpang. Dengan begitu, hambatan di persimpangan bisa diminimalisir.
Hanya saja, pengaturan lampu lalu lintas di Jakarta belum sepenuhnya menggunakan ITCS. Dari total 321 simpang prioritas yang diatur dengan lampu lalu lintas di Jakarta, teknologi itu baru ada di sekitar 65 lokasi.
"Sementara untuk yang lainnya masih memakai sistem Area Traffic Control System (ATCS) sehingga pengaturannya masih bersifat statis," katanya.
Meski demikian, Syafrin mengemukakan penerapan ITCS menunjukkan perbaikan kinerja lalu lintas sebesar 20 persen dibanding sebelumnya.
"Jakarta sudah mendekati 20 persen walaupun belum seluruh simpang prioritas yang diatur ITCS ini," katanya.
Ia menjadikan data TomTom Traffic Index 2024 sebagai acuan. Dari sana diketahui bahwa Jakarta sudah tidak lagi masuk 20 besar kota termacet di dunia. Bahkan, Jakarta kini berada di urutan ke-90 dengan tingkat kemacetan 43 persen atau turun 10 persen dari 2023.
“Pada 2024 yang dirilis Januari, tingkat kemacetan Jakarta mencapai 53 persen sementara peringkatnya adalah 31," pungkasnya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
17 April 2026, 06:00 WIB
16 April 2026, 06:00 WIB
15 April 2026, 06:00 WIB
14 April 2026, 06:00 WIB
13 April 2026, 06:00 WIB
Terkini
01 September 2026, 09:00 WIB
Daihatsu Rocky Hybrid akan menjadi salah satu daya tarik dalam acara Kumpul Sahabat yang digelar di Batam
01 September 2026, 07:00 WIB
Robot Mobo buatan AiMoga berbabis Embodied Intelligence dan diperkenalkan dalam ajang atau pameran WRC 2026
01 September 2026, 06:00 WIB
Fasilitas SIM keliling Jakarta berada di lima lokasi berbeda setiap hari, simak informasi biaya dan syaratnya
01 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung bisa menjadi opsi terbaik ketika Anda ingin mengurus dokumen berkendara hari ini
01 September 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta tetap diandalkan pemerintah Ibu Kota untuk setidaknya mencegah kebuntuan di jam sibuk
31 Agustus 2026, 21:00 WIB
Indonesia Autovaganza 2026 tempat berkumpulnya komunitas para pencinta otomotif sekaligus bersilaturahmi
31 Agustus 2026, 19:00 WIB
Hyundai Stargazer Cartenz dan Cartenz X mendapatkan penyesuaian harga, beri dampak positif ke penjualan
31 Agustus 2026, 17:18 WIB
Pertamina Enduro menggelar nonton bareng komunitas otomotif serta ojol dalam gelaran MotoGP Aragon 2026