Ganjil Genap Jakarta 25 Februari 2026, Jangan Asal Pilih Rute
25 Februari 2026, 06:00 WIB
Teknologi ITCS di lampu lalu lintas diklaim telah mengurangi kemacetan di sejumlah persimpangan Jakarta
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Dinas Perhubungan DKI akan menggunakan teknologi Intelligent Traffic Control System (ITCS) atau Sistem Kontrol Lalu Lintas Pintar sebagai salah satu cara untuk mengurangi kemacetan.
Dengan adanya teknologi tersebut, kendaraan prioritas bisa melewati persimpangan di Jakarta tanpa harus terkena lampu merah. Hal ini sangat penting, terutama dalam kondisi darurat.
"Jakarta butuh mobilitas khusus untuk kendaraan seperti pemadam kebakaran atau ambulans," kata Syafrin Liputo, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta dilansir Antara (21/08).
Ia pun mencontohkan, bila terjadi kebakaran dan mobil pemadam muncul dari salah satu jalan maka jalur tersebut akan diberikan prioritas lampu hijau agar bisa melintas lebih cepat.
Menariknya, setelah kendaraan prioritas seperti mobil pemadam kebakaran atau ambulans lewat maka pengaturan lalu lintas kembali normal. Antrean yang lebih panjang di persimpangan akan diutamakan.
ITCS memungkinkan lampu lalu lintas menjadi adaptif terhadap pergerakan kendaraan di setiap simpang. Dengan begitu, hambatan di persimpangan bisa diminimalisir.
Hanya saja, pengaturan lampu lalu lintas di Jakarta belum sepenuhnya menggunakan ITCS. Dari total 321 simpang prioritas yang diatur dengan lampu lalu lintas di Jakarta, teknologi itu baru ada di sekitar 65 lokasi.
"Sementara untuk yang lainnya masih memakai sistem Area Traffic Control System (ATCS) sehingga pengaturannya masih bersifat statis," katanya.
Meski demikian, Syafrin mengemukakan penerapan ITCS menunjukkan perbaikan kinerja lalu lintas sebesar 20 persen dibanding sebelumnya.
"Jakarta sudah mendekati 20 persen walaupun belum seluruh simpang prioritas yang diatur ITCS ini," katanya.
Ia menjadikan data TomTom Traffic Index 2024 sebagai acuan. Dari sana diketahui bahwa Jakarta sudah tidak lagi masuk 20 besar kota termacet di dunia. Bahkan, Jakarta kini berada di urutan ke-90 dengan tingkat kemacetan 43 persen atau turun 10 persen dari 2023.
“Pada 2024 yang dirilis Januari, tingkat kemacetan Jakarta mencapai 53 persen sementara peringkatnya adalah 31," pungkasnya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
25 Februari 2026, 06:00 WIB
24 Februari 2026, 06:00 WIB
23 Februari 2026, 06:00 WIB
20 Februari 2026, 06:00 WIB
19 Februari 2026, 06:00 WIB
Terkini
25 Februari 2026, 11:00 WIB
GAC Indonesia berhasil mendapat hasil baik di IIMS 2026 dengan meraih 2.095 setelah memberi promo potongan harga
25 Februari 2026, 10:00 WIB
PT Agrinasi Pangan Nusantara disebut butuh kendaraan pikap 4x4, Gaikindo akui 4x2 lebih populer di RI
25 Februari 2026, 09:00 WIB
Gaikindo menanggapi keputusan Agrinas yang lebih pilih impor pikap karena alasan spesifikasi dan harga
25 Februari 2026, 08:00 WIB
Hanya ada tiga mobil senilai Rp 250 juta dilaporkan oleh Rudy Mas'ud, Gubernur Kaltim pada laman LHKPN
25 Februari 2026, 07:00 WIB
Menurut bos Agrinas Pangan Nusantara, impor pikap harus dijalankan demi memenuhi kebutuhan para petani
25 Februari 2026, 06:00 WIB
Pembatasan ganjil genap Jakarta tetap diberlakukan secara ketat karena mobilitas tetap tinggi di bukan Ramadan
25 Februari 2026, 06:00 WIB
Kepolisian coba memfasilitas kebutuhan pengendara di Kota Kembang, seperti menghadirkan SIM keliling Bandung
25 Februari 2026, 06:00 WIB
Fasilitas SIM keliling Jakarta hanya dapat melayani prosedur perpanjangan SIM A dan C, simak syaratnya