Harga BBM SPBU Swasta di Januari 2026, Shell sampai Vivo Turun
01 Januari 2026, 11:12 WIB
Shell dikabarkan bakal beli BP setelah terjadinya penurunan saham dari perusahaan minyak asal Inggris tersebut
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Shell dikabarkan bakal membeli BP, perusahaan minyak yang berpusat di London Inggris. Namun mereka disebut-sebut masih menunggu penurunan harga saham dan minyak sebelum akhirnya mengajukan penawaran.
Dilansir dari Reuters, perusahaan minyak berlogo kulit kerang itu masih mempertimbangkan beragam faktor mulai dari kelayakan hingga manfaat pengambilalihan dalam beberapa pekan terakhir. Keputusan akhir baru diambil tergantung dari nilai saham BP yang terus merosot atau tidak.
Jika melihat ke belakang, kedua perusahaan hampir sama besarnya. Namun situasi mulai berubah karena Shell berhasil terus tumbuh hingga dua kali lipat BP dengan nilai pasar sekitar 149 miliar pound atau lebih dari Rp 3 kuadriliun
Sementara saham BP mengalami penurunan tajam dalam 12 bulan terakhir karena rencana pemulihan perusahaan dinilai tidak berhasil oleh para investor. Anjloknya harga minyak pun dikabarkan memperburuk keadaan.
Jika Shell benar berhasil mengakuisisi BP maka mereka bakal menjadi salah satu perusahaan terbesar dalam industri energi global. Bahkan transaksi ini kemungkinan harus diawasi untuk memastikan tidak ada pelanggaran regulasi.
Shell sendiri pada kuartal pertama 2025 mengklaim berhasil malampaui target laba sehingga kondisi perusahaan dipastikan dalam kondisi optimal.
Perusahaan minyak asal Amerika Serikat tersebut bahkan berhasil membeli kembali saham yang dimiliki oleh asing senilai USD 3,5 juta (Rp 57,3 miliar).
Sementara Murray Auchincloss , CEO BP saat ini sedang di bawah tekanan untuk meningkatkan keuntungan. Mereka bahkan sudah mengumumkan rencana menjual asel senilai USD 20 miliar atau Rp 328 triliun hingga 2027.
Perusahaan juga akan mengurangi pengeluaran serta membeli kembali saham yang telah mereka lepas. BP juga melakukan beragam cara lain untuk menarik kepercayaan investor.
Di Indonesia, Shell dan BP hadir sebagai perusahaan yang menjual bahan bakar non subsidi. Keduanya telah hadir pada beberapa kota besar serta menjadi pilihan alternatif bagi pelanggan ketika ketersediaan BBM di perusahaan pelat merah habis.
Harganya pun terbilang bersaing sehingga memberi masyarakat lebih banyak kesempatan dalam memilih yang paling sesuai buat kendaraannya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
01 Januari 2026, 11:12 WIB
24 Desember 2025, 20:00 WIB
20 Desember 2025, 15:00 WIB
12 Desember 2025, 11:00 WIB
08 Desember 2025, 14:00 WIB
Terkini
14 Januari 2026, 17:00 WIB
Ada dua warna baru Yamaha Xmax yang mampu memancarkan kesan sporti serta elegan ketika digunakan di jalan
14 Januari 2026, 16:12 WIB
Produk hasil kolaborasi dengan Changan, SUV Mazda CX-6e resmi dihadirkan ke pasar global mulai tahun ini
14 Januari 2026, 15:00 WIB
Peta persaingan otomotif di RI berubah sejak kehadiran mobil Cina, catatkan pertumbuhan pesat sejak 2023
14 Januari 2026, 14:00 WIB
Tidak ada merek asal Korea Selatan Hyundai dalam 20 mobil listrik terlaris di Indonesia pada tahun ini
14 Januari 2026, 13:00 WIB
Insentif otomotif untuk 2026 masih abu-abu, namun ada sejumlah alternatif lain seperti kepastian regulasi
14 Januari 2026, 12:00 WIB
Penjualan truk 2025 di Indonesia turun signifikan dibanding periode yang sama tahun lalu sehingga perlu dapat perhatian
14 Januari 2026, 11:00 WIB
Penjualan mobil pikap di 2025 tumbuh berkat pemintaan di semester kedua yang terus mengalami peningkatan
14 Januari 2026, 10:00 WIB
Menurut laman resmi TAM, harga Toyota Avanza mengalami kenaikan dengan bersaran bervariasi di awal tahun ini