Stok BBM Shell Lenyap di Jakarta, Super Kembali Langka Bulan Ini
02 Februari 2026, 17:00 WIB
Shell dikabarkan bakal beli BP setelah terjadinya penurunan saham dari perusahaan minyak asal Inggris tersebut
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Shell dikabarkan bakal membeli BP, perusahaan minyak yang berpusat di London Inggris. Namun mereka disebut-sebut masih menunggu penurunan harga saham dan minyak sebelum akhirnya mengajukan penawaran.
Dilansir dari Reuters, perusahaan minyak berlogo kulit kerang itu masih mempertimbangkan beragam faktor mulai dari kelayakan hingga manfaat pengambilalihan dalam beberapa pekan terakhir. Keputusan akhir baru diambil tergantung dari nilai saham BP yang terus merosot atau tidak.
Jika melihat ke belakang, kedua perusahaan hampir sama besarnya. Namun situasi mulai berubah karena Shell berhasil terus tumbuh hingga dua kali lipat BP dengan nilai pasar sekitar 149 miliar pound atau lebih dari Rp 3 kuadriliun
Sementara saham BP mengalami penurunan tajam dalam 12 bulan terakhir karena rencana pemulihan perusahaan dinilai tidak berhasil oleh para investor. Anjloknya harga minyak pun dikabarkan memperburuk keadaan.
Jika Shell benar berhasil mengakuisisi BP maka mereka bakal menjadi salah satu perusahaan terbesar dalam industri energi global. Bahkan transaksi ini kemungkinan harus diawasi untuk memastikan tidak ada pelanggaran regulasi.
Shell sendiri pada kuartal pertama 2025 mengklaim berhasil malampaui target laba sehingga kondisi perusahaan dipastikan dalam kondisi optimal.
Perusahaan minyak asal Amerika Serikat tersebut bahkan berhasil membeli kembali saham yang dimiliki oleh asing senilai USD 3,5 juta (Rp 57,3 miliar).
Sementara Murray Auchincloss , CEO BP saat ini sedang di bawah tekanan untuk meningkatkan keuntungan. Mereka bahkan sudah mengumumkan rencana menjual asel senilai USD 20 miliar atau Rp 328 triliun hingga 2027.
Perusahaan juga akan mengurangi pengeluaran serta membeli kembali saham yang telah mereka lepas. BP juga melakukan beragam cara lain untuk menarik kepercayaan investor.
Di Indonesia, Shell dan BP hadir sebagai perusahaan yang menjual bahan bakar non subsidi. Keduanya telah hadir pada beberapa kota besar serta menjadi pilihan alternatif bagi pelanggan ketika ketersediaan BBM di perusahaan pelat merah habis.
Harganya pun terbilang bersaing sehingga memberi masyarakat lebih banyak kesempatan dalam memilih yang paling sesuai buat kendaraannya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 Februari 2026, 17:00 WIB
01 Februari 2026, 15:00 WIB
31 Januari 2026, 13:00 WIB
01 Januari 2026, 11:12 WIB
24 Desember 2025, 20:00 WIB
Terkini
15 Februari 2026, 16:00 WIB
Platform e3 dan e4 hasil pengembangan BYD disematkan pada produk performa tinggi, modern dan fungsional
15 Februari 2026, 14:00 WIB
Ada ratusan kategori yang diperebutkan oleh para pabrikan motor serta mobil dalam perhelatan IIMS 2026
15 Februari 2026, 12:00 WIB
Waktu penyelenggaraan IIMS 2027 berbeda dari biasanya yang dibuka setiap Februari sebelum momenntum Lebaran
15 Februari 2026, 10:00 WIB
DFSK tak menunggu pemerintah dan memberi insentif mandiri untuk seluruh modelnya yang dijual di Tanah Air
15 Februari 2026, 07:11 WIB
Setelah gelaran IIMS 2026 berakhir harga Jetour T2 akan naik, tidak lagi dipasarkan di angka Rp 568 jutaan
14 Februari 2026, 20:24 WIB
Jumlah transaksi dan angka pengunjung belum diungkap oleh pihak penyelenggara jelang akhir IIMS 2026
14 Februari 2026, 19:00 WIB
ACC kembali menggelar pameran mobil di Jogja City Mall, dengan maksud untuk meningkatkan kepemilikan kendaraan
14 Februari 2026, 18:02 WIB
Rangkaian acara Festival Vokasi Satu Hati 2026 digelar, hasilkan generasi muda siap terjun ke dunia kerja