BBM Shell Kembali Langka, Ini Daftar SPBU yang Masih Punya Stok
24 Desember 2025, 20:00 WIB
Shell dikabarkan bakal beli BP setelah terjadinya penurunan saham dari perusahaan minyak asal Inggris tersebut
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Shell dikabarkan bakal membeli BP, perusahaan minyak yang berpusat di London Inggris. Namun mereka disebut-sebut masih menunggu penurunan harga saham dan minyak sebelum akhirnya mengajukan penawaran.
Dilansir dari Reuters, perusahaan minyak berlogo kulit kerang itu masih mempertimbangkan beragam faktor mulai dari kelayakan hingga manfaat pengambilalihan dalam beberapa pekan terakhir. Keputusan akhir baru diambil tergantung dari nilai saham BP yang terus merosot atau tidak.
Jika melihat ke belakang, kedua perusahaan hampir sama besarnya. Namun situasi mulai berubah karena Shell berhasil terus tumbuh hingga dua kali lipat BP dengan nilai pasar sekitar 149 miliar pound atau lebih dari Rp 3 kuadriliun
Sementara saham BP mengalami penurunan tajam dalam 12 bulan terakhir karena rencana pemulihan perusahaan dinilai tidak berhasil oleh para investor. Anjloknya harga minyak pun dikabarkan memperburuk keadaan.
Jika Shell benar berhasil mengakuisisi BP maka mereka bakal menjadi salah satu perusahaan terbesar dalam industri energi global. Bahkan transaksi ini kemungkinan harus diawasi untuk memastikan tidak ada pelanggaran regulasi.
Shell sendiri pada kuartal pertama 2025 mengklaim berhasil malampaui target laba sehingga kondisi perusahaan dipastikan dalam kondisi optimal.
Perusahaan minyak asal Amerika Serikat tersebut bahkan berhasil membeli kembali saham yang dimiliki oleh asing senilai USD 3,5 juta (Rp 57,3 miliar).
Sementara Murray Auchincloss , CEO BP saat ini sedang di bawah tekanan untuk meningkatkan keuntungan. Mereka bahkan sudah mengumumkan rencana menjual asel senilai USD 20 miliar atau Rp 328 triliun hingga 2027.
Perusahaan juga akan mengurangi pengeluaran serta membeli kembali saham yang telah mereka lepas. BP juga melakukan beragam cara lain untuk menarik kepercayaan investor.
Di Indonesia, Shell dan BP hadir sebagai perusahaan yang menjual bahan bakar non subsidi. Keduanya telah hadir pada beberapa kota besar serta menjadi pilihan alternatif bagi pelanggan ketika ketersediaan BBM di perusahaan pelat merah habis.
Harganya pun terbilang bersaing sehingga memberi masyarakat lebih banyak kesempatan dalam memilih yang paling sesuai buat kendaraannya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
24 Desember 2025, 20:00 WIB
20 Desember 2025, 15:00 WIB
12 Desember 2025, 11:00 WIB
08 Desember 2025, 14:00 WIB
06 Desember 2025, 11:00 WIB
Terkini
30 Desember 2025, 10:00 WIB
Yamaha tengah mencari formulasi yang tepat buat memasarkan motor listrik Neos kepada konsumen di Indoensia
30 Desember 2025, 09:00 WIB
Enduro Service tawarkan beragam layanan seperti penggantian oli mobil dan motor sampai ganti air filter
30 Desember 2025, 08:00 WIB
Fitur dashcam pada Suzuki XL7 Hybrid bekas menjadi salah satu pelanggan melakukan pembelian ketimbang model lain
30 Desember 2025, 07:00 WIB
Arus balik Natal dan tahun baru 2026 mulai terlihat sehingga Polda Metro Jaya menyiapkan langkah antisipasi
30 Desember 2025, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta melayani perpanjangan masa berlaku kartu yang belum terlewat dari tanggal masa berlaku
30 Desember 2025, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta tetap akan digelar meski rencananya akan ada aksi unjuk rasa dari ribuan buruh di Ibu Kota
30 Desember 2025, 06:00 WIB
Demi memudahkan para pengendara, kepolisian tetap menghadirkan berbagai fasilitas seperti SIM keliling Bandung
29 Desember 2025, 19:00 WIB
Berakhirnya insentif dari pemerintah membuat kinerja penjualan mobil listrik di Cina pada tahun depan turun