Cek Harga BBM SPBU Swasta Juni 2026, Shell Sudah Ada
01 Juni 2026, 19:22 WIB
Beberapa SPBU Shell di Bekasi dan Bogor mengalami kehabisan BBM, kondisi ini sudah terjadi selama tiga hari
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Sejumlah SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) milik Shell mengalami kehabisan stok BBM (Bahan Bakar Minyak). Sehingga mereka tidak bisa melayani masyarakat.
Menurut pantauan KatadataOTO di daerah Kranggan, Bekasi, Jawa Barat semua produk bensin mereka tidak tersedia. Seperti Shell Super, V-Power, V-Power Diesel sampai V-Power Nitro+.
“Lagi habis BBM sudah tiga hari ini, semuanya kosong,” ungkap seorang tenaga penjual saat ditemui, Jumat (31/1).
Dia mengungkapkan kalau mereka tidak menerima pasokan BBM tiga hari belakangan. Jadi tidak dapat melayani pembelian.
Menurut dia pertama-tama hanya Shell V-Power, V-power Diesel, Diesel Extra dan V-Power Nitro+ yang habis stoknya.
“Untuk V-Power hampir dua mingguan kosong. Sementara Shell super baru tiga hari ini kita kehabisan,” tutur dia.
Pihak SPBU pun tidak bisa menjelaskan kenapa mereka tidak menerima pasokan BBM selama berhari-hari seperti sekarang.
Namun kalau kondisi normal, biasanya mereka mendapatkan hampir setiap hari kiriman Shell Super dan kawan-kawan.
“Ada beberapa SPBU Shell yang mengalami kaya kami. Terkecuali SPBU yang besar mereka masih punya, tetapi jumlahnya (BBM) terbatas,” lanjut dia.
Hal senada turut dilontarkan oleh salah seorang wiraniaga di SPBU Shell di Jalan Alternatif Cibubur, Bogor, Jawa Barat. Mereka turut kehabisan bahan bakar buat dijual.
“Semua BBM kosong, kalau kita baru dari kemarin sekitar jam setengah sepuluhan udah habis,” ungkap dia.
Buat petugas yang satu ini menjelaskan bahwa pengiriman BBM mengalami keterlambatan. Sehingga mereka tidak punya bahan bakar untuk dijajakan.
Mereka pun belum memberikan kepastian kapan akan dikirimkan Shell Super, V-Power dan lain-lain. Jadi masih belum bisa melayani pembelian.
Meski begitu sejumlah fasilitas masih tetap dibuka hari ini. Sebut saja seperti Shell Select maupun bengkel jika masyarakat memerlukan perbaikan kendaraan.
Kemudian bila ingin melakukan perawatan seperti ganti oli mesin, oli gardan, kampas rem maupun komponen lain.
Sebagai informasi, sejumlah masyarakat sebelumnya mengeluhkan sulit mendapatkan BBM di SPBU Shell selama beberapa hari belakangan.
Beberapa tempat pengisian tidak memiliki stok buat dibeli. Sehingga memaksa para pengendara beralih ke merek lain atau ke Pertamina.
Sementara itu Shell Indonesia coba merespon atas kondisi yang sedang dialami dengan sejumlah SPBU mereka.
“Shell Indonesia ingin menginformasikan bahwa saat ini terdapat kendala dalam pengadaan dan penyaluran produk BBM,” ujar Ingrid Siburian, President Director & Managing Director Mobility, Shell Indonesia ketika dihubungi KatadataOTO.
Ingrid pun menjelaskan kalau pihaknya terus berusaha memperbaiki keadaan. Hal tersebut agar masyarakat bisa segera membeli BBM Shell.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
01 Juni 2026, 19:22 WIB
04 Mei 2026, 11:50 WIB
01 Mei 2026, 16:20 WIB
19 April 2026, 11:05 WIB
13 April 2026, 11:00 WIB
Terkini
03 Juni 2026, 20:37 WIB
Forwot baru saja merayakan hari jadi yang ke-23 dengan menggelar kompetisi padel diikuti berbagai pihak
03 Juni 2026, 14:03 WIB
Demi memanjakan para konsumen di Indonesia, ada harga khusus untuk pembelian 500 Jetour T1 i-DM pertama
03 Juni 2026, 11:05 WIB
Seres berkolaborasi dengan Volcano Engine untuk menyiapkan mobil baru bermerek Chongqing Saidou Technology
03 Juni 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hadir hari ini untuk mempermudah masyarakat di Kota Kembang mengurus dokumen berkendara
03 Juni 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta beroperasi di lima lokasi berbeda hari ini, simak persyaratan yang harus dipenuhi
03 Juni 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta terkini masih dipercaya untuk memecah kemacetan yang terjadi di Ibu Kota pada jam sibuk
02 Juni 2026, 11:00 WIB
Marc Marquez memiliki peluang meraih podium pada MotoGP Hungaria 2026 jika mampu tampil konsisten dan maksimal
02 Juni 2026, 09:00 WIB
Saat penjualan masih tertinggal dari merek Jepang lain, Nissan berencana menambah portfolio produknya di RI