Hemat BBM, Pemerintah Tetapkan WFH dan Pembatasan Kendaraan Dinas
01 April 2026, 11:00 WIB
Beberapa SPBU Shell di Bekasi dan Bogor mengalami kehabisan BBM, kondisi ini sudah terjadi selama tiga hari
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Sejumlah SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) milik Shell mengalami kehabisan stok BBM (Bahan Bakar Minyak). Sehingga mereka tidak bisa melayani masyarakat.
Menurut pantauan KatadataOTO di daerah Kranggan, Bekasi, Jawa Barat semua produk bensin mereka tidak tersedia. Seperti Shell Super, V-Power, V-Power Diesel sampai V-Power Nitro+.
“Lagi habis BBM sudah tiga hari ini, semuanya kosong,” ungkap seorang tenaga penjual saat ditemui, Jumat (31/1).
Dia mengungkapkan kalau mereka tidak menerima pasokan BBM tiga hari belakangan. Jadi tidak dapat melayani pembelian.
Menurut dia pertama-tama hanya Shell V-Power, V-power Diesel, Diesel Extra dan V-Power Nitro+ yang habis stoknya.
“Untuk V-Power hampir dua mingguan kosong. Sementara Shell super baru tiga hari ini kita kehabisan,” tutur dia.
Pihak SPBU pun tidak bisa menjelaskan kenapa mereka tidak menerima pasokan BBM selama berhari-hari seperti sekarang.
Namun kalau kondisi normal, biasanya mereka mendapatkan hampir setiap hari kiriman Shell Super dan kawan-kawan.
“Ada beberapa SPBU Shell yang mengalami kaya kami. Terkecuali SPBU yang besar mereka masih punya, tetapi jumlahnya (BBM) terbatas,” lanjut dia.
Hal senada turut dilontarkan oleh salah seorang wiraniaga di SPBU Shell di Jalan Alternatif Cibubur, Bogor, Jawa Barat. Mereka turut kehabisan bahan bakar buat dijual.
“Semua BBM kosong, kalau kita baru dari kemarin sekitar jam setengah sepuluhan udah habis,” ungkap dia.
Buat petugas yang satu ini menjelaskan bahwa pengiriman BBM mengalami keterlambatan. Sehingga mereka tidak punya bahan bakar untuk dijajakan.
Mereka pun belum memberikan kepastian kapan akan dikirimkan Shell Super, V-Power dan lain-lain. Jadi masih belum bisa melayani pembelian.
Meski begitu sejumlah fasilitas masih tetap dibuka hari ini. Sebut saja seperti Shell Select maupun bengkel jika masyarakat memerlukan perbaikan kendaraan.
Kemudian bila ingin melakukan perawatan seperti ganti oli mesin, oli gardan, kampas rem maupun komponen lain.
Sebagai informasi, sejumlah masyarakat sebelumnya mengeluhkan sulit mendapatkan BBM di SPBU Shell selama beberapa hari belakangan.
Beberapa tempat pengisian tidak memiliki stok buat dibeli. Sehingga memaksa para pengendara beralih ke merek lain atau ke Pertamina.
Sementara itu Shell Indonesia coba merespon atas kondisi yang sedang dialami dengan sejumlah SPBU mereka.
“Shell Indonesia ingin menginformasikan bahwa saat ini terdapat kendala dalam pengadaan dan penyaluran produk BBM,” ujar Ingrid Siburian, President Director & Managing Director Mobility, Shell Indonesia ketika dihubungi KatadataOTO.
Ingrid pun menjelaskan kalau pihaknya terus berusaha memperbaiki keadaan. Hal tersebut agar masyarakat bisa segera membeli BBM Shell.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
01 April 2026, 11:00 WIB
01 April 2026, 09:00 WIB
01 April 2026, 07:00 WIB
26 Maret 2026, 20:07 WIB
26 Maret 2026, 11:00 WIB
Terkini
01 April 2026, 20:00 WIB
Menteri perdagangan menilai pasar kendaraan Indonesia masih menunjukkan tren positif setelah pasar tumbuh di Februari 2026
01 April 2026, 15:00 WIB
Penjualan Toyota global Februari 2026 mengalami penurunan dibandingkan pencapaian di bulan sebelumnya
01 April 2026, 15:00 WIB
Pabrik di Anapolis bekerja sama dengan CAOA, jadi bentuk komitmen jangka panjang Changan di pasar Brasil
01 April 2026, 13:00 WIB
Pameran GIICOMVEC 2026 bakal kehadiran tiga merek baru yang siap meramaikan pasar kendaraan komersial RI
01 April 2026, 11:00 WIB
WFH satu hari dalam satu minggu dan pembatasan kendaraan dinas jadi langkah pemerintah menghemat BBM
01 April 2026, 09:00 WIB
Aturan pembelian BBM bersubsidi termasuk Pertalite merupakan langkah preventif pemerintah hadapi krisis energi
01 April 2026, 08:14 WIB
Yamaha AEROX ALPHA ditawarkan dengan enam pilihan varian yang memiliki keunggulan dan nilai masing-masing
01 April 2026, 07:00 WIB
Pemerintah telah menetapkan bahwa harga BBM subsidi dan nonsubsidi tidak mengalami kenaikan pada April 2026