PEVS Sasar Surabaya, Makassar dan Medan Tahun Depan

Menurut Periklindo, PEVS sasar Surabaya, Makassar dan Medan pada tahun depan atas saran dari Menperin

PEVS Sasar Surabaya, Makassar dan Medan Tahun Depan
Satrio Adhy

KatadataOTO – Setelah resmi ditutup, PEVS sasar Surabaya, Makassar dan Medan untuk tahun depan. Hal tersebut dilakukan untuk bisa lebih menjangkau lebih banyak konsumen.

Hal itu dilakukan karena ada saran dari Agus Gumiwang, Menteri Perindustrian. Lantas masukan tersebut didengar baik oleh Moeldoko, Ketua Umum Periklindo (Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia).

Moeldoko menyebut kalau masukan di atas tengah dipertimbangkan oleh mereka. sehingga PEVS bakal digelar di luar Jakarta.

“Tahun depan akan kita tingkatkan lagi, bisa saja di Surabaya, Makassar dan Medan,” ujar Moeldoko di JIExpo Kemayoran, Jakarta pada Sabtu (4/5).

PEVS 2024 Resmi Ditutup, Capai target Rp 400 Miliar
Photo : KatadataOTO

Lebih jauh pembantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu pun mengaku sedang memikirkan skema baru buat pameran EV (Electric Vehicle) satu ini.

“Kita tengah pikirkan itu apakah momentumnya satu tahun di Jakarta dan berikutnya Medan kemudian setengah tahun Surabaya jadi kami pertimbangkan,” Moeldoko menambahkan.

Dia pun mengaku senang dengan gelaran PEVS 2024. Sebab bisa menarik banyak masyarakat buat hadir langsung.

Yakin Capai Target Rp 400 Miliar

Banyaknya masyarakat yang hadir di PEVS 2024 turut diaminkan oleh Daswar Marpaung, Presiden Direktur Dyandra Promosindo.

Bahkan dia menyebut kalau acara tahun ini hampir mencapai target. Hal itu membuktikan kalau minat masyarakat terhadap kendaraan listrik mulai bertumbuh.

"Tercatat jumlah pengunjung mencapai 40 ribu lebih dan transaksi sampai hari ini sudah mencapai Rp 400 miliar. Sesuai sama target yang kita canangkan sebelumnya,” ucap Daswar.

Dia pun berharap setelah PEVS 2024 resmi ditutup, industri kendaraan listrik mampu berkembang lagi ke depannya. Sehingga banyak masyarakat yang tertarik beralih ke motor maupun mobil setrum.

“Dengan penyelenggaraan PESV 2024, pameran industri EV (Electric Vehicle) akan berkolaborasi di tahun depan mendatang,” tegas Daswar.

PEVS Bakal Digelar di Luar Jakarta, Dengar Saran Menperin
Photo : KatadataOTO

Sebelumnya, Moeldoko menyebut kalau PEVS 2024 menjadi pameran Electric Vehicle terbesar di Asia Tenggara. Indonesia memang memiliki peran cukup penting untuk perkembangan kendaraan listrik secara global.

“Kita pastikan bahwa PEVS 2024 merupakan ajang pameran Electric Vehicle terbesar di Asia Tenggara. Sebab belum ada negara di regional yang bisa menyelenggarakan acara seperti ini,” kata Moeldoko.

Selain itu, Moeldoko memasang target transaksi sampai Rp 400 miliar. Hal tersebut karena tingginya antusias masyarakat terhadap motor serta mobil listrik.


Terkini

news
Farizon V8E

Farizon Siap Terima Orderan Untuk MBG, Andalkan Van Listrik V8E

Farizon V8E dinilai cocok untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG guna menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah

mobil
Smart #2

Smart #2 Siap Debut, Rival Air ev Racikan Geely dan Mercedes-Benz

Smart menghadirkan reinkarnasi dari ForTwo, kini bertenaga listrik dan memiliki tampilan yang lebih modern

motor
Presiden Prabowo Subianto

Kritik Pedas Prabowo Soal Motor Listrik Lokal yang Hanya Rebadged

Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia

mobil
Wuling Aira ev

10 Mobil Listrik Terlaris Juli 2026, Wuling Aira ev Moncer

Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi

mobil
Suzuki XL7

Puluhan Suzuki XL7 Facelift Temui Konsumen Pertamanya

Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen

mobil
Mobil listrik nasional

Prabowo Pastikan Mobil Listrik Nasional Mengaspal pada 2028

Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif

otosport
Fabio Quartararo

Terungkap Quartararo Ambil Keputusan Pergi dari Yamaha Sejak 2025

Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia

mobil
Farizon V8E

Farizon Investasi 50 Miliar Untuk Produksi V8E di Purwakarta

Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E