Daftar Lengkap Harga BBM September 2026 Usai Pertamax Green Naik
02 September 2026, 19:52 WIB
Wacana Pertamax bakal gantikan Pertalite mulai tahun depan mendapat perhatian khusus dari Menteri ESDM
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Pemerintah tegaskan Pertalite masih dijual tahun depan. Hal ini disampaikan oleh Arifin Tasrif, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Jakarta, Jumat (01/09).
Penegasan itu ia sampaikan setelah Pertamina menyampaikan usulan untuk menghapus Pertalite. Dilansir dari Katadata, produk tersebut akan digantikan Pertamax Green 92 yang merupakan campuran BBM RON 90 dengan bioetanol 7 persen.
"Jadi penjualan Pertalite tak dihapus, kami meningkatkan kualitasnya menjadi Pertamax Green 92," ungkapnya.
Ia pun menambahkan bahwa pemerintah tengah mendorong untuk menyediakan BBM ramah lingkungan. Peningkatan oktan Pertalite yang sekarang adalah 90 menjadi 92 dinilai merupakan sebuah gagasan baik karena dapat mengurangi polusi udara.
Arifin pun menambahkan bahwa BBM ramah lingkungan dapat mengurangi gas pencemar seperti nitrogen (NOx) dan sulfur oksida (Sox). Oleh karena itu beragam pengembangan sedang dilakukan agar bisa melahirkan inovasi baru.
Namun pihaknya belum mempertimbangkan Pertamax Green 92 menjadi BBM bersubisidi. Pasalnya ongkos produksi Pertamax Green lebih mahal dari Pertalite.
"Kalau Pertalite pakai etanol lalu biayanya naik, siapa yang mau bayar?,” terang Arifin.
Sebelumnya diberitakan bahwa Pertamax bakal gantikan Pertalite mulai tahun depan. Namun produk yang ditawarkan memiliki kandungan bioetanol 7 persen.
Langkah itu disampaikan Nicke Widyawati, Direktur Utama PT Pertamina saat rapat dengar pendapat Komisi VII DPR RI, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (30/08).
“Tahun depan hanya akan ada tiga produk, yakni Pertamax Green 92 yang merupakan campuran RON 90 dengan tujuh persen etanol kita sebut E7. Kedua Pertamax Green 95 serta Pertamax Turbo,” ujar Nicke.
Perlu diketahui bahwa bahan baku dari bioetanol tersebut didapatkan dari tetes tebu atau molases yang merupakan produk sampingan produksi gula. Dengan demikian maka ketergantungan negara terhadap BBM fosil bisa berkurang.
Sejumlah pabrikan seperti Toyota dan Honda pun sudah menegaskan bahwa produk mereka saat ini sudah bisa menggunakan BBM campuran tersebut.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
02 September 2026, 19:52 WIB
21 Juli 2026, 11:00 WIB
01 Juli 2026, 16:32 WIB
12 Juni 2026, 15:00 WIB
10 Juni 2026, 07:00 WIB
Terkini
16 Oktober 2026, 11:00 WIB
Mobil listrik menorehkan capaian positif di September 2026, EV berukuran kompak mendominasi daftar wholesales
16 Oktober 2026, 09:00 WIB
BYD sebut saat ini sudah memenuhi kewajiban TKDN lebih dari 40 persen, siap ikuti regulasi baru tahun depan
16 Oktober 2026, 07:00 WIB
BYD M6 EV menjadi salah satu mobil listrik yang bisa melakukan pengisian daya super cepat hanya lima menit
15 Oktober 2026, 21:00 WIB
Marc Marquez harus merelakan podium tertinggi MotoGP Mandalika 2026 kemarin direbut oleh Marco Bezzecchi
15 Oktober 2026, 19:00 WIB
Blade baterai generasi kedua milik BYD akan mulai digunakan di sejumlah mobil-mobil listrik yang baru dipasarkan
15 Oktober 2026, 17:30 WIB
BYD, Jaecoo dan Wuling berhasil mengisi tiga besar merek mobil Cina terlaris di RI periode September 2026
15 Oktober 2026, 15:00 WIB
Stasiun pengisian daya BYD Flash Charging bisa dimanfaatkan untuk mobil BYD dengan baterai generasi pertama
15 Oktober 2026, 13:00 WIB
Asuransi Astra masuk usia 70 tahun, memperkuat layanan digital melalui myGarda, gardaoto.com, dan Garda Siaga