BYD Atto 2 Terdaftar di Indonesia, Versi Terbarunya Debut
22 September 2026, 07:00 WIB
Permintaan tetap tumbuh meski tanpa insentif, Periklindo nilai subsidi mobil hybrid bisa hambat penjualan EV
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Insentif mobil listrik jadi salah satu upaya pemerintah untuk mendorong minat masyarakat terhadap kendaraan ramah lingkungan. Ini berlaku buat model yang sudah dirakit lokal dan memenuhi TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) 40 persen.
Meski begitu masih ada jenis kendaraan ramah lingkungan lain mendapatkan resopn positif dari konsumen yakni mobil hybrid atau HEV (Hybrid Electric Vehicle). Banderol terjangkau dan model bervariasi, dari konfigurasi 5-seater sampai 7-seater.
HEV juga diyakini sebagai salah satu jembatan penting dalam masa peralihan menuju era elektrifikasi. Namun Periklindo (Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia) nilai subsidi mobil hybrid justru bisa menghambat pertumbuhan EV (Electric Vehicle).
Hal itu disampaikan oleh Moeldoko, Kepala Staf Kepresiden sekaligus Ketua Umum Periklindo di sela gelaran PEVS 2024 (Periklindo Electric Vehicle Show).
“Kita tidak bisa dengan mudah berikan izin. Nanti untuk EV-nya tidak akan bertumbuh dengan baik,” ujar Moeldoko di JIExpo Kemayoran, Sabtu (4/5).
Ia sendiri mengatakan dari sisi Periklindo menilai bahwa mobil hybrid tidak termasuk ke dalam kategori kendaraan listrik.
Namun ia menegaskan kebijakan tersebut tetap masih dibicarakan oleh pihak pemerintah, meski tidak dirinci kapan pastinya bisa berlaku.
“(Bicara) sebagai Kepala Staf Presiden, tunggu saja dulu,” ucap Moeldoko.
Sekadar informasi penjualan mobil hybrid sepanjang 2023 sebenarnya jauh melampaui mobil listrik murni. Seperti disampaikan oleh Kukuh Kumara, Sekretaris Umum Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia).
Bahkan menurut data yang dihimpun, penjualan mobil hybrid berhasil sentuh angka 54.000 unit wholesales (dari pabrik ke diler) sementara kendaraan listrik murni masih tertinggal di kisaran 17.000 unit.
Menurut Kukuh, HEV nampaknya menjawab pertanyaan masyarakat atas kendaraan elektrifikasi. Harga mobil hybrid juga lebih terjangkau dan bervariasi.
“Mobil hybrid hemat bahan bakar dan ada opsi varian 7-seater. Sedangkan mobil listrik juga mengalami kenaikan namun pilihannya masih kendaraan kecil,” ucap Kukuh beberapa waktu lalu.
Beberapa model mobil hybrid yang dijual di Indonesia saat ini adalah Suzuki Ertiga Hybrid, XL7 Hybrid, Grand Vitara Hybrid sampai Toyota Innova Zenix Hybrid dan MPV (Multi Purpose Vehicle) mewah Vellfire HEV.
Harga mobil hybrid sekarang berkisar mulai dari Rp 200 jutaan sampai Rp 1 miliar, mencakup pilihan 7-seater yang dapat memuat lebih banyak penumpang.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
22 September 2026, 07:00 WIB
21 September 2026, 11:16 WIB
20 September 2026, 21:41 WIB
19 September 2026, 21:00 WIB
17 September 2026, 13:00 WIB
Terkini
25 September 2026, 07:00 WIB
Mitsubishi Fuso baru saja mengumumkan Field Fix Campaign untuk kepada seluruh pengguna Canter di Indonesia
25 September 2026, 06:06 WIB
Sistem Ganjil Genap Jakarta masih berlaku hari ini untuk memutus kebuntuan pada saat jam-jam sibuk Ibu Kota
25 September 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih tersedia di lima lokasi berbeda di sekitar Ibu Kota
25 September 2026, 06:00 WIB
Kepolisian tetap menghadirkan SIM keliling Bandung agar memudahkan para pengendara motor dan mobil hari ini
24 September 2026, 21:22 WIB
Ajang Automechanika Jakarta 2026 berlangsung pada 24-27 September 2026 bertempat di NICE PIK 2, Tangerang
24 September 2026, 18:41 WIB
Variasi warna Honda Stylo 160 kini bertambah, ada satu opsi baru masing-masing untuk tipe ABS dan CBS
24 September 2026, 13:00 WIB
Menurut Superbiker Moto Solo selaku diler QJMotor, masalah yang mereka hadapi karena ada masalah di prinsipal
24 September 2026, 11:00 WIB
Yamaha Grand Filano jadi medium kreativitas anak-anak muda, gaet ratusan peserta dari berbagai daerah