Gaikindo Minta Insentif Tidak Hanya untuk Mobil Listrik Saja
30 Juni 2026, 15:00 WIB
Permintaan tetap tumbuh meski tanpa insentif, Periklindo nilai subsidi mobil hybrid bisa hambat penjualan EV
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Insentif mobil listrik jadi salah satu upaya pemerintah untuk mendorong minat masyarakat terhadap kendaraan ramah lingkungan. Ini berlaku buat model yang sudah dirakit lokal dan memenuhi TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) 40 persen.
Meski begitu masih ada jenis kendaraan ramah lingkungan lain mendapatkan resopn positif dari konsumen yakni mobil hybrid atau HEV (Hybrid Electric Vehicle). Banderol terjangkau dan model bervariasi, dari konfigurasi 5-seater sampai 7-seater.
HEV juga diyakini sebagai salah satu jembatan penting dalam masa peralihan menuju era elektrifikasi. Namun Periklindo (Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia) nilai subsidi mobil hybrid justru bisa menghambat pertumbuhan EV (Electric Vehicle).
Hal itu disampaikan oleh Moeldoko, Kepala Staf Kepresiden sekaligus Ketua Umum Periklindo di sela gelaran PEVS 2024 (Periklindo Electric Vehicle Show).
“Kita tidak bisa dengan mudah berikan izin. Nanti untuk EV-nya tidak akan bertumbuh dengan baik,” ujar Moeldoko di JIExpo Kemayoran, Sabtu (4/5).
Ia sendiri mengatakan dari sisi Periklindo menilai bahwa mobil hybrid tidak termasuk ke dalam kategori kendaraan listrik.
Namun ia menegaskan kebijakan tersebut tetap masih dibicarakan oleh pihak pemerintah, meski tidak dirinci kapan pastinya bisa berlaku.
“(Bicara) sebagai Kepala Staf Presiden, tunggu saja dulu,” ucap Moeldoko.
Sekadar informasi penjualan mobil hybrid sepanjang 2023 sebenarnya jauh melampaui mobil listrik murni. Seperti disampaikan oleh Kukuh Kumara, Sekretaris Umum Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia).
Bahkan menurut data yang dihimpun, penjualan mobil hybrid berhasil sentuh angka 54.000 unit wholesales (dari pabrik ke diler) sementara kendaraan listrik murni masih tertinggal di kisaran 17.000 unit.
Menurut Kukuh, HEV nampaknya menjawab pertanyaan masyarakat atas kendaraan elektrifikasi. Harga mobil hybrid juga lebih terjangkau dan bervariasi.
“Mobil hybrid hemat bahan bakar dan ada opsi varian 7-seater. Sedangkan mobil listrik juga mengalami kenaikan namun pilihannya masih kendaraan kecil,” ucap Kukuh beberapa waktu lalu.
Beberapa model mobil hybrid yang dijual di Indonesia saat ini adalah Suzuki Ertiga Hybrid, XL7 Hybrid, Grand Vitara Hybrid sampai Toyota Innova Zenix Hybrid dan MPV (Multi Purpose Vehicle) mewah Vellfire HEV.
Harga mobil hybrid sekarang berkisar mulai dari Rp 200 jutaan sampai Rp 1 miliar, mencakup pilihan 7-seater yang dapat memuat lebih banyak penumpang.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
30 Juni 2026, 15:00 WIB
29 Juni 2026, 07:00 WIB
28 Juni 2026, 07:15 WIB
25 Juni 2026, 20:58 WIB
25 Juni 2026, 20:56 WIB
Terkini
30 Juni 2026, 21:00 WIB
BMW iX3 dijadwalkan meluncur di pameran otomotif GIIAS 2026, meskipun penjualan EV BMW diklaim masih datar
30 Juni 2026, 20:28 WIB
Dua model baru Changan yakni S05 EV dan REEV bisa dipesan, CBU Thailand dengan estimasi harga Rp 500 jutaan
30 Juni 2026, 15:00 WIB
Gaikindo menilai stimulus yang diberikan pemerintah dapat menggairahkan industri otomotif yang tengah terjepit
30 Juni 2026, 13:00 WIB
Chery Q EV hadir dengan tawaran yang menarik mulai dari desain dan dukungan fitur yang lengkap di kelas Rp 200 jutaa
30 Juni 2026, 11:03 WIB
SUV Jetour T1 siap menantang Mitsubishi Destinator, tersedia dalam opsi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV)
30 Juni 2026, 06:37 WIB
Di akhir Juni 2026 fasilitas SIM keliling Jakarta beroperasi seperti biasa di lima lokasi, simak jadwalnya
30 Juni 2026, 06:00 WIB
Kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk mengakomodir kebutuhan para pengendara motor dan mobil
30 Juni 2026, 06:00 WIB
Untuk bisa sedikit mengurai kemacetan parah di Ibu Kota, diberlakukan aturan Ganjil Genap Jakarta sejak pagi