Cara Ford Dukung Aktivitas Pelanggan di Tengah Kenaikan Harga BBM
08 Mei 2026, 19:00 WIB
Presiden Jokowi bersama para menteri memastikan kalau harga BBM tak naik setidaknya sampai Juni 2024
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Presiden Joko Widodo (Jokowi) beserta jajarannya baru saja melakukan rapat kabinet. Dalam kesempatan itu diputuskan kalau harga BBM (Bahan Bakar Minyak) tidak akan naik sampai Juni 2024.
Hal tersebut disampaikan langsung Airlangga Hartarto selaku Menko (Menteri Koordinator) Bidang Perekonomian. Menurutnya subsidi guna menahan harga BBM membutuhkan anggaran lebih besar buat PT Pertamina.
“Tadi diputuskan dalam sidang kabinet paripurna tidak ada kenaikan listrik serta BBM sampai Juni (2024), baik yang subsidi,” kata Airlangga di Antara Rabu (28/2).
Lebih lanjut Airlangga menjelaskan kalau keputusan Presiden Jokowi menjadikan itu sebagai salah satu faktor penyebab melebarnya target defisit fiskal APBN 2024 yang tercatat sebesar 2,29 persen terhadap PDB.
“Nanti akan diambil baik dari sisa saldo anggaran lebih (SAL) maupun pelebaran defisit anggaran di 2024. Jadi itu 2,3-2,8 persen, tahun depan pun dalam kerangka yg sama 2,4-2,8 jadi realistis,” ucapnya.
Sebagai informasi defisit APBN 2024 telah disepakati sebesar Rp 522,82 triliun atau naik di kisaran 2,29 persen terhadap PDB.
Sebelumnya kepastian harga BBM tak naik sampai Juni turut dilontarkan Arifin Tasrif selaku Menteri ESDM. Menurut dia tidak ada rencana tersebut dalam waktu dekat.
“Pokoknya sekarang ini belum ada wacana kenaikan BBM dan listrik,” ungkap Arifin.
Meski begitu pembantu Presiden Jokowi ini enggan menjelaskan lebih lanjut apakah kebijakan tersebut bakal bertahan hingga 2025 atau tidak.
Akan tetapi Arifin dapat memastikan dalam waktu dekat harga BBM bersubsidi dan tarif listrik tidak bakal melonjak.
Memang sebelumnya isu kenaikan harga BBM sempat menjadi buah bibir. Hal itu setelah Eddy Soeparno, Wakil Ketua TKN Prabowo Subianto—Gibran Rakabuming Raka menyebut calon presiden satu ini bakal mempertimbangkan menyesuaikan subsidi energi untuk dua hingga tiga bulan ke depan
Hal itu rencananya bakal dilakukan setelah Prabowo mulai menjabat sebagai presiden pada Oktober 2024 mendatang.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
08 Mei 2026, 19:00 WIB
04 Mei 2026, 11:50 WIB
01 Mei 2026, 16:20 WIB
19 April 2026, 11:05 WIB
08 April 2026, 09:00 WIB
Terkini
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru
13 Mei 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta
13 Mei 2026, 19:15 WIB
Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta