NJS ZX-1R GT dan Kairoz GT Carbon Meluncur di IMOS 2024

NJS luncurkan dua helm baru yang menggunakan bahan karbon dan dilengkapi juga sejumlah penyegaran menarik

NJS ZX-1R GT dan Kairoz GT Carbon Meluncur di IMOS 2024

KatadataOTO – PT Surya Motor Shelmindo meluncurkan produk terbarunya yakni NJS ZX-1R GT dan Kairoz GT berbahan karbon. Perkenalan helm baru ini dilakukan setelah satu tahun versi komposit mereka.

Disebutkan bahwa helm NJS mendapatkan respon positif dari para pengendara motor di Tanah Air. Hal tersebut membuat mereka terus melakukan inovasi secara berkelanjutan.

“Sebagai apresiasi kepada para pengguna, kami meluncurkan helm berbagai karbon. Selain itu terdapat pembaruan dari segi interior dan keamanan,” kata Samuel, Manager Marketing PT Surya Motor Shelmindo di ICE BSD (31/10).

Lebih lanjut disebutkan jika produk baru NJS mendapatkan penyegaran dari sisi eksterior. Sentuhan sendiri meliputi pilihan motif Carbon Twill, Forged dan Spreadtow.

NJS
Photo : Istimewa

Ketiga opsi di atas diklaim menggunakan 100 persen bahan karbon komposit. Adapula lapisan kombinasi Carbon Fiber Hybrid Kevlar dengan kombinasi Biaxial Fiber – Glass.

Lalu susunan karbon itu akan menghasilkan lapisan helm yang ringan namun kuat terhadap benturan. Kemudian untuk varian karbon dikatakan ditambahkan ventilasi depan guna memaksimalkan sirkulasi.

Pada bagian interior helm telah disematkan fitur Emergency Quick Release System. Berguna dalam keadaan darurat atau ketika mengalami insiden di perjalanan.

Sedangkan tambahan lain adalah penggunaan bahan Scothlite yang menambah kenyamanan pada saat berkendara di malam hari.

Bagian paling menarik adalah tali pengikat helm menggunakan jenis baru. Kedua produk terbaru mereka sudah disandingkan dengan model magnet.

“Dari segi keamanan ZX-1R GT dan Kairoz GT Carbon sudah dilengkapi Micromagnetic Buckle Safety System. Jenis tali pengikat helm ini merupakan yang pertama di Indonesia," tutur Temmy, Supervisor Research & Development NJS.

Sistem magnet ini diyakini mampu memberikan tingkat keamanan tinggi. Namun mereka juga tetap menyediakan pilihan pengikat jenis Double D-Ring.

Sehingga konsumen akan lebih leluasa dalam menentukan pilihan sesuai kebutuhan masing-masing.

NJS
Photo : KatadataOTO

Selain itu masih ada fitur-fitur seperti Easy Visor Lock, Holder Action Cam dan spoiler extension GT series pada ZX-1R Carbon.

Lalu pada varian Kairoz GT Carbon sudah disematkan bersama Holder Action Cam dan Spoiler Extension GT.

Helm NJS ZX-1R GT Carbon dipasarkan seharga Rp 3,4 jutaan. Sedangkan helm NJS Kairoz GT Carbon dijual dengan banderol Rp 2.8 jutaan.


Terkini

mobil
Mobil Listrik GWM Ora 07

Spesifikasi GWM Ora 07 Performance yang Terdaftar di Indonesia

GWM Ora 07 Performance terdata di Gaikindo dengan jumlah wholesales 20 unit, berikut rangkuman spesifikasinya

mobil
Aletra

Aletra Bakal Jadi Anggota Baru Gaikindo Tahun Ini

Aletra jadi satu dari sekian merek Tiongkok yang bergabung sebagai anggota Gaikindo, berlaku tahun ini

mobil
Geely

Geely Mau Luncurkan Enam Mobil Baru Tahun Ini, Fokus EV dan HEV

Geely terus mengembangkan sayap guna memasarkan mobil listrik dan hybrid kepada konsumen di Indonesia

mobil
Changan

Beli Changan Lumin Hanya Bulan Ini, Harganya Rp 183 Juta

Changan Indonesia memberikan penawaran menarik bagi konsumen di Tanah Air yang ingin meminang unit Lumin

news
SIM keliling Bandung

Catat Lokasi SIM Keliling Bandung Hari Ini, 22 Januari 2026

Saat mengurus dokumen berkendara tidak perlu mendatangi kantor Satpas, cukup manfaatkan SIM keliling Bandung

news
SIM Keliling Jakarta

Simak 5 Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 22 Januari 2026

Pemilik SIM A dan C bisa melakukan perpanjangan masa berlaku di SIM keliling Jakarta, ada di lima lokasi

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 22 Januari 2026, Ini Jadwal Lengkapnya

Kepolisian masih mengandalkan ganjil genap Jakarta untuk atasi kemacetan lalu lintas yang ada di Ibu Kota

mobil
Mobil Listrik

Makin Populer, Edukasi Keamanan Mobil Listrik Wajib Digencarkan

Insiden mobil listrik terbakar yang terjadi belakangan berpotensi memicu ketakutan, wajib ada edukasi