Smart #2 Siap Debut, Rival Air ev Racikan Geely dan Mercedes-Benz
16 Agustus 2026, 17:12 WIB
Bukan pertama kali, Mercedes-Benz diduga curangi hasil emisi pakai defeat device untuk kendaraan dieselnya
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Kejadian Mercedes-Benz diduga curangi hasil emisi bukan pertama kali terjadi. Baru-baru ini kembali terungkap hal serupa yang diungkapkan oleh German Federal Motor Transport Authority.
Pada memo bertanggal 7 Juli 2023 disebut ada tiga alat defeat berbasis software ditemukan pada mesin diesel OM642 mobil Mercedes-Benz E350 BlueTec. Dua di antaranya disesuaikan untuk beroperasi berdasarkan temperatur mesin.
Deutsche Umwelthilfe (DUH) sebagai grup perlindungan konsumen bagian lingkungan hidup memberikan bocoran surat diterima dari saksi pelapor atau whistleblower anonim.
Untuk diketahui defeat device merupakan alat terlarang di Eropa, merupakan elemen desain yang dapat mendeteksi temperatur, kecepatan kendaraan, RPM, gir transmisi atau parameter lain untuk mengaktivasi, modulasi sampai menon-aktifkan sistem pengontrol emisi.
Penggunaan alat itu dalam beberapa kondisi diperbolehkan jika untuk melindungi mesin dari kerusakan parah atau berkaitan keselamatan pengguna kendaraan.
Diberitakan oleh Reuters, pihak Mercedes-Benz akan bekerja sama pihak terkait. Dalam sebuah pernyataan disebutkan Mercedes telah mengembangkan teknologi untuk menghadapi isu tersebut lewat software.
“Saat ini kami berasumsi software update untuk beberapa kendaraan mungkin mempengaruhi hasil akhir terkait fungsionalitas kendaraan,” tulis perwakilan Mercedes-Benz.
Ada tuntutan terhadap Mercedes-Benz karena telah menyebabkan kerugian ribuan dolar imbas penggunaan ‘alat curang’ memanipulasi emisi diesel.
Terdaftar di pengadilan Victoria, kasusnya melibatkan beribu-ribu kendaraan dijual di Australia dalam kurun waktu 10 tahun terakhir, lansiran Januari 2008 sampai Desember 2018 baik unit baru maupun bekas.
Alat tersebut dikatakan memanipulasi level emisi mesin diesel pada mobil Mercedes sehingga gas berbahaya termasuk nitrogen oxide bisa ditekan demi lolos tes.
“Berdasarkan penemuan kami dari sejumlah laporan pengadilan serta penyelidikan pemerintah, kami sangat percaya Mercedes punya kasus serius yang harus dijawab,” ucap Gerard Malouf, GMP (Gerard Malouf and Partners) Chairman.
Kebijakan emisi tersebut ditegakan untuk memperhatikan kesehatan dan lingkungan konsumen. Pihak Gerard saat itu menyebut akan berdiri untuk melindungi hak-hak konsumen.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
16 Agustus 2026, 17:12 WIB
30 Juli 2026, 14:00 WIB
16 Juli 2026, 19:27 WIB
15 Juni 2026, 20:04 WIB
20 April 2026, 21:20 WIB
Terkini
13 September 2026, 19:55 WIB
Marc Marquez kembali mendominasi dan ada di puncak klasemen sementara setelah MotoGP San Marino 2026
13 September 2026, 18:11 WIB
Astra Financial menunjukkan komitmennya akan penguatan literasi keuangan di Indonesia mencetak Duta OJK Peduli
13 September 2026, 17:47 WIB
YIMM baru saja menggelar acara Yamaha Dirt Bike Experience chapter Skill Up berlokasi di Sirkuit Cibereum
12 September 2026, 22:30 WIB
Varian terendah GWM Wey G9 dibekali teknologi hybrid dengan harga Rp 1,15 miliar on the road Jakarta
12 September 2026, 21:41 WIB
Asuransi Astra memasuki usia 70 tahun dengan menjaga kepercayaan para pelanggan dengan sejumlah terobosan
12 September 2026, 21:09 WIB
Marquez melanjutkan tren positif, usai meraih kemenangan dengan mudah di sprint race MotoGP San Marino 2026
12 September 2026, 11:00 WIB
Menyitat data resmi AISI, wholesales motor baru pada Agustus 2026 hanya berada di angka 596.461 unit saja
12 September 2026, 09:00 WIB
Marquez berpotensi keluar sebagai pemenang di MotoGP San Marino 2026 di Sirkuit Misano pada akhir pekan nanti