Perang Harga Mobil Listrik Cina Bikin Situasi di 2026 Kian Berat
31 Desember 2025, 15:00 WIB
Kementerian Perhubungan prediksi 4.000 mobil listrik dipakai saat mudik Lebaran 2024 yang tengah berlangsung
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Kementerian Perhubungan memperkirakan ada 4.000 mobil listrik dipakai saat mudik Lebaran 2024. Banyaknya jumlah unit yang digunakan menunjukkan bahwa masyarakat sudah semakin percaya terhadap performa kendaraan listrik.
Terlebih pemerintah telah menyediakan ekosistem yang dipercaya cukup untuk memenuhi kebutuhan.
“Populasi Battery Electric Vehicle sudah 23.238 unit. Diperkirakan 18 persen atau sekitar 4.000 mobil berpotensi digunakan saat mudik tahun ini,” ujar Yusuf Nugroho, Kasubdit Uji Tipe Kendaraan Bermotor Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, dilansir Antara.
Tak hanya itu, Kemenhub juga sudah menyiapkan standar operasional prosedur (SOP) terkait tata cara pengangkutan kendaraan listrik saat melakukan penyeberangan dengan kapal laut. Hal ini bertujuan mengurangi kekhawatiran masyarakat yang memanfaatkan EV dalam perjalanan antar pulau.
“Mobil listrik merupakan produk aman digunakan karena sudah melalui pengujian standar keamanan secara global maupun regulasi di Indonesia. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir untuk memanfaatkannya,” tambah Yusuf.
Meski demikian berkendara menggunakan kendaraan listrik harus melakukan perhitungan lebih matang. Pastikan kapasitas baterainya memang cukup untuk menempuh perjalanan yang hendak ditempuh.
Wuling BinguoEV, Hyundai Ioniq 5 dan 6 serta Chery Omoda E5 memiliki daya jelajah cukup jauh, yakni dari rentang 400 kilometer sampai 500 kilometer dalam sekali pengecasan.
Namun jumlah tersebut tergantung dari cara berkendara Anda. Semakin agresif bermanuver maka konsumsi daya kian boros.
Kemudian kondisi lalu lintas juga cukup berpengaruh. Apalagi dengan kondisi mudik Lebaran 2024 yang biasa terjadi kemacetan panjang.
Sebelumnya diberitakan bahwa pemerintah telah membangun 175 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) tipe fast charging sepanjang ruas Tol Trans Sumatera-Jawa. Dengan ini diharapkan masyarakat bisa lebih mudah dalam mengisi daya.
Secara keseluruhan jumlah SPKLU di Indonesia sudah mencapai 1.299 unit serta tersebar di 879 titik lokasi. Untuk rincian lokasi sebaran SPKLU tersebut, yakni 152 unit di Sumatera, 899 unit di Jawa, 55 unit di Kalimantan, 87 unit di Bali, 64 unit di Sulawesi, 8 unit di Maluku, 27 unit di Nusa Tenggara dan 7 unit di Papua.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
31 Desember 2025, 15:00 WIB
31 Desember 2025, 12:00 WIB
31 Desember 2025, 10:00 WIB
30 Desember 2025, 16:00 WIB
30 Desember 2025, 13:00 WIB
Terkini
01 Januari 2026, 13:00 WIB
MPV 7-seater Hyundai Stargazer Cartenz disulap jadi ambulans guna memudahkan proses evakuasi di Sumatera
01 Januari 2026, 11:12 WIB
Setelah tahun baru 2026 harga BBM di SPBU swasta, terkhusus RON 92 turun dengan besaran yang bervariasi
01 Januari 2026, 09:00 WIB
Kementerian Perindustrian ajukan insentif untuk otomotif pada Kementerian Keuangan dengan skema yang matang
01 Januari 2026, 07:00 WIB
Di awal tahun, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM terutama untuk Pertamax series di sejumlah wilayah
01 Januari 2026, 06:00 WIB
Agar memanjakan para pengendara di libur tahun baru, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan pihak kepolisian
31 Desember 2025, 18:00 WIB
Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV
31 Desember 2025, 17:19 WIB
Modifikasi motor matic yang bakal digandrungi pada tahun depan diperkirakan akan lebih terjangkau masyarakat
31 Desember 2025, 16:00 WIB
Massimo Rivola ingin Jorge Martin percaya dengan kemampuan diri sendiri agar kembali kompetitif di MotoGP 2026