Pemerintah Tegaskan Bakal Percepat Pembangunan Ekosistem EV
10 April 2026, 15:04 WIB
Kementerian Perhubungan prediksi 4.000 mobil listrik dipakai saat mudik Lebaran 2024 yang tengah berlangsung
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Kementerian Perhubungan memperkirakan ada 4.000 mobil listrik dipakai saat mudik Lebaran 2024. Banyaknya jumlah unit yang digunakan menunjukkan bahwa masyarakat sudah semakin percaya terhadap performa kendaraan listrik.
Terlebih pemerintah telah menyediakan ekosistem yang dipercaya cukup untuk memenuhi kebutuhan.
“Populasi Battery Electric Vehicle sudah 23.238 unit. Diperkirakan 18 persen atau sekitar 4.000 mobil berpotensi digunakan saat mudik tahun ini,” ujar Yusuf Nugroho, Kasubdit Uji Tipe Kendaraan Bermotor Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, dilansir Antara.
Tak hanya itu, Kemenhub juga sudah menyiapkan standar operasional prosedur (SOP) terkait tata cara pengangkutan kendaraan listrik saat melakukan penyeberangan dengan kapal laut. Hal ini bertujuan mengurangi kekhawatiran masyarakat yang memanfaatkan EV dalam perjalanan antar pulau.
“Mobil listrik merupakan produk aman digunakan karena sudah melalui pengujian standar keamanan secara global maupun regulasi di Indonesia. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir untuk memanfaatkannya,” tambah Yusuf.
Meski demikian berkendara menggunakan kendaraan listrik harus melakukan perhitungan lebih matang. Pastikan kapasitas baterainya memang cukup untuk menempuh perjalanan yang hendak ditempuh.
Wuling BinguoEV, Hyundai Ioniq 5 dan 6 serta Chery Omoda E5 memiliki daya jelajah cukup jauh, yakni dari rentang 400 kilometer sampai 500 kilometer dalam sekali pengecasan.
Namun jumlah tersebut tergantung dari cara berkendara Anda. Semakin agresif bermanuver maka konsumsi daya kian boros.
Kemudian kondisi lalu lintas juga cukup berpengaruh. Apalagi dengan kondisi mudik Lebaran 2024 yang biasa terjadi kemacetan panjang.
Sebelumnya diberitakan bahwa pemerintah telah membangun 175 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) tipe fast charging sepanjang ruas Tol Trans Sumatera-Jawa. Dengan ini diharapkan masyarakat bisa lebih mudah dalam mengisi daya.
Secara keseluruhan jumlah SPKLU di Indonesia sudah mencapai 1.299 unit serta tersebar di 879 titik lokasi. Untuk rincian lokasi sebaran SPKLU tersebut, yakni 152 unit di Sumatera, 899 unit di Jawa, 55 unit di Kalimantan, 87 unit di Bali, 64 unit di Sulawesi, 8 unit di Maluku, 27 unit di Nusa Tenggara dan 7 unit di Papua.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
10 April 2026, 15:04 WIB
09 April 2026, 17:00 WIB
09 April 2026, 13:00 WIB
09 April 2026, 11:00 WIB
06 April 2026, 18:00 WIB
Terkini
10 April 2026, 17:00 WIB
Jetour T2 dipamerkan di mall wilayah Jakarta Pusat untuk mendekatkan diri dengan para konsumen setia
10 April 2026, 15:04 WIB
Pembangunan ekosistem EV bakal dipercepat pemerintah untuk mendukung kemandirian energi nasional di masa depan
10 April 2026, 13:00 WIB
Daihatsu Gran Max banyak diandalkan para pebisnis dalam mendukung mobilitas sehari-hari karena keunggulannya
10 April 2026, 11:00 WIB
Angka penjualan Fuso disebut terbantu dengan adanya pemesanan unit operasional Koperasi Desa Merah Putih
10 April 2026, 08:40 WIB
Kemenperin bakal menggandeng lembaga terkait untuk mengatasi lebih ketat gempuran impor truk dari Cina
10 April 2026, 06:00 WIB
Pembatasan lalu lintas berupa ganjil genap Jakarta tetap di jam sibuk ketat meski sudah memasuki akhir pekan
10 April 2026, 06:00 WIB
Manfaatkan layanan SIM keliling Jakarta sebelum akhir pekan, masih tersebar di lima lokasi berbeda hari ini
10 April 2026, 06:00 WIB
Menjelang akhir pekan, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung demi memfasilitasi para pengendara