Penjualan Omoda E5 Redup Setelah Ada J6, Ini Kata Chery
31 Maret 2025, 09:00 WIB
Kementerian Perhubungan prediksi 4.000 mobil listrik dipakai saat mudik Lebaran 2024 yang tengah berlangsung
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Kementerian Perhubungan memperkirakan ada 4.000 mobil listrik dipakai saat mudik Lebaran 2024. Banyaknya jumlah unit yang digunakan menunjukkan bahwa masyarakat sudah semakin percaya terhadap performa kendaraan listrik.
Terlebih pemerintah telah menyediakan ekosistem yang dipercaya cukup untuk memenuhi kebutuhan.
“Populasi Battery Electric Vehicle sudah 23.238 unit. Diperkirakan 18 persen atau sekitar 4.000 mobil berpotensi digunakan saat mudik tahun ini,” ujar Yusuf Nugroho, Kasubdit Uji Tipe Kendaraan Bermotor Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, dilansir Antara.
Tak hanya itu, Kemenhub juga sudah menyiapkan standar operasional prosedur (SOP) terkait tata cara pengangkutan kendaraan listrik saat melakukan penyeberangan dengan kapal laut. Hal ini bertujuan mengurangi kekhawatiran masyarakat yang memanfaatkan EV dalam perjalanan antar pulau.
“Mobil listrik merupakan produk aman digunakan karena sudah melalui pengujian standar keamanan secara global maupun regulasi di Indonesia. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir untuk memanfaatkannya,” tambah Yusuf.
Meski demikian berkendara menggunakan kendaraan listrik harus melakukan perhitungan lebih matang. Pastikan kapasitas baterainya memang cukup untuk menempuh perjalanan yang hendak ditempuh.
Wuling BinguoEV, Hyundai Ioniq 5 dan 6 serta Chery Omoda E5 memiliki daya jelajah cukup jauh, yakni dari rentang 400 kilometer sampai 500 kilometer dalam sekali pengecasan.
Namun jumlah tersebut tergantung dari cara berkendara Anda. Semakin agresif bermanuver maka konsumsi daya kian boros.
Kemudian kondisi lalu lintas juga cukup berpengaruh. Apalagi dengan kondisi mudik Lebaran 2024 yang biasa terjadi kemacetan panjang.
Sebelumnya diberitakan bahwa pemerintah telah membangun 175 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) tipe fast charging sepanjang ruas Tol Trans Sumatera-Jawa. Dengan ini diharapkan masyarakat bisa lebih mudah dalam mengisi daya.
Secara keseluruhan jumlah SPKLU di Indonesia sudah mencapai 1.299 unit serta tersebar di 879 titik lokasi. Untuk rincian lokasi sebaran SPKLU tersebut, yakni 152 unit di Sumatera, 899 unit di Jawa, 55 unit di Kalimantan, 87 unit di Bali, 64 unit di Sulawesi, 8 unit di Maluku, 27 unit di Nusa Tenggara dan 7 unit di Papua.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
31 Maret 2025, 09:00 WIB
31 Maret 2025, 07:00 WIB
31 Maret 2025, 06:00 WIB
30 Maret 2025, 22:03 WIB
30 Maret 2025, 08:00 WIB
Terkini
31 Maret 2025, 09:00 WIB
Chery mengungkapkan ada tantangan tersendiri dalam memasarkan SUV crossover listrik Omoda E5 di Indonesia
31 Maret 2025, 07:00 WIB
Haka Auto buka bengkel siaga saat Lebaran untuk menemani perjalanan pelanggan BYD mudik ke kampung halamannya
31 Maret 2025, 06:00 WIB
Kepolisian prediksi ada lonjakan arus mudik dan kepadatan di sejumlah titik setelah pelaksanaan sholat Id
31 Maret 2025, 05:08 WIB
Francesco Bagnaia akhirnya keluar sebagai pemenang pada MotoGP Amerika 2025 usai Marc Marquez terjatuh
30 Maret 2025, 22:03 WIB
Satu unit mobil listrik Hyundai Ioniq 5 N terlibat kecelakaan fatal dengan sebuah truk di Tol JORR, Cengkareng
30 Maret 2025, 12:00 WIB
Pertamina Patra Niaga melakukan penyesuaian harga BBM, disebut sebagai hadiah Lebaran 2025 bagi pengendara
30 Maret 2025, 10:38 WIB
PT YIMM mengklaim penjualan Yamaha Gear Ultima 125 Hybrid baik, unit dikirim ke konsumen mulai Aprl 2025
30 Maret 2025, 08:00 WIB
Pelaksanaan contraflow di tol Jakarta Cikampek dihentikan karena kepadatan lalu lintas sudah mulai berkurang