Kelanjutan Hosting Fee MotoGP Mandalika, Dilunasi Bulan Depan

Sempat simpang siur, Hosting Fee MotoGP Mandalika dipastikan beres dan dilunasi setelah balapan itu selesai

Kelanjutan Hosting Fee MotoGP Mandalika, Dilunasi Bulan Depan
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Masalah Hosting Fee MotoGP Mandalika sempat jadi perhatian berbagai pihak. Sampai menjelang balapan, dana yang harus dibayarkan ke Dorna Sports sebagai pemegang lisensi tak kunjung dilunasi.

Diketahui Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat yang dimintai bantuan ternyata memiliki kendala sendiri, yakni keterbatasan dana karena tekah dialokasikan buat kegiatan lain seperti Pilkada 2024.

Sehingga biaya sebesar Rp 231 miliar itu belum bisa dibayarkan. Namun belum lama ini Kemenparekraf (Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif) pastikan Hosting Fee MotoGP Mandalika bakal dirampungkan sesuai ketentuan.

“Metode pembayarannya adalah dua kali dalam periode beberapa saat sebelum MotoGP dan mungkin satu bulan setelah MotoGP,” kata Sandiaga Uno, Menparekraf seperti dikutip dari Antara pada Minggu (29/9).

Hosting Fee MotoGP Mandalika
Photo : X/HRC_MotoGP

Ia menegaskan pembayaran Hosting Fee kepada Dorna Sports bakal dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku.

Kemudian terlepas dari rentetan kendala Hosting Fee tahun ini, ia juga memastikan MotoGP Mandalika masih akan berlanjut sampai 2027 karena sudah ada perjanjian kesepakatan.

Sekadar informasi, pihak MGPA (Manadlika Grand Prix Association) sebelumnya telah mengonfirmasi bahwa balapan bakal tetap dilangsungkan di Sirkuit Mandalika meski ada masalah Hosting Fee.

Saat itu berbagai pihak termasuk Pemerintah Provinsi NTB serta Pemerintah Daerah Lombok Tengah diimbau untuk ikut ambil bagian dalam pelunasan Hosting Fee, sesuai arahan Kementerian Dalam Negeri.

Memang besaran Hosting Fee MotoGP Mandalika 2024 terpaut lebih tinggi dibandingkan 2022 dan 2023.

Di 2022 dananya disediakan oleh pemerintah pusat melalui Kemenparekraf sedangkan tahun berikutnya dibantu ITDC (InJourney Tourism Development Corporation).

Hasil MotoGP Mandalika 2024
Photo : KatadataOTO

Guna menghindari masalah serupa tahun depan, MGPA berharap wacana IQTF (Indonesia Quick Response Tourism) bisa dimanfaatkan untuk MotoGP Mandalika.

“Seperti dana abadi, pemerintah berikan sejumlah uang nilai tertentu. Bunganya dipakai untuk membiayai kegiatan-kegiatan membawa nama baik negara,” ucap Priandhi Satria, Direktur Utama MGPA kepada KatadataOTO beberapa waktu lalu.

IQTF sendiri bisa digunakan untuk mendanai berbagai ajang nasional maupun internasional di Indonesia yang telah disetujui oleh pemerintah.


Terkini

mobil
Pikap

Gaikindo Ungkap Alasan Minimnya Opsi Pikap 4x4 di Indonesia

PT Agrinasi Pangan Nusantara disebut butuh kendaraan pikap 4x4, Gaikindo akui 4x2 lebih populer di RI

mobil
Harga Pikap

Harga Pikap di RI Dinilai Mahal, Ini Respons Gaikindo

Gaikindo menanggapi keputusan Agrinas yang lebih pilih impor pikap karena alasan spesifikasi dan harga

mobil
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud

Isi Garasi Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud, Jauh dari Kata Mewah

Hanya ada tiga mobil senilai Rp 250 juta dilaporkan oleh Rudy Mas'ud, Gubernur Kaltim pada laman LHKPN

mobil
pikap

Agrinas Pastikan 1.000 Unit Pertama Pikap India Masuk Indonesia

Menurut bos Agrinas Pangan Nusantara, impor pikap harus dijalankan demi memenuhi kebutuhan para petani

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 25 Februari 2026, Jangan Asal Pilih Rute

Pembatasan ganjil genap Jakarta tetap diberlakukan secara ketat karena mobilitas tetap tinggi di bukan Ramadan

news
SIM keliling Bandung

Catat SIM Keliling Bandung 25 Februari, Ada di ITC Kebon Pala

Kepolisian coba memfasilitas kebutuhan pengendara di Kota Kembang, seperti menghadirkan SIM keliling Bandung

news
SIM Keliling Jakarta

SIM Keliling Jakarta Hari Ini 25 Februari 2026, Ada di 5 Tempat

Fasilitas SIM keliling Jakarta hanya dapat melayani prosedur perpanjangan SIM A dan C, simak syaratnya

mobil
Toyota Land Cruiser FJ

Toyota Land Cruiser FJ Terdaftar, Makin Dekat ke Indonesia

Mobil yang diyakini Toyota Land Cruiser FJ terdaftar di DJKI, namun dikabarkan debut di Thailand lebih dulu