Adik Rossi Minta Kalender MotoGP Direvisi, Kurang Istirahat
18 Agustus 2026, 07:00 WIB
Sempat simpang siur, Hosting Fee MotoGP Mandalika dipastikan beres dan dilunasi setelah balapan itu selesai
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Masalah Hosting Fee MotoGP Mandalika sempat jadi perhatian berbagai pihak. Sampai menjelang balapan, dana yang harus dibayarkan ke Dorna Sports sebagai pemegang lisensi tak kunjung dilunasi.
Diketahui Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat yang dimintai bantuan ternyata memiliki kendala sendiri, yakni keterbatasan dana karena tekah dialokasikan buat kegiatan lain seperti Pilkada 2024.
Sehingga biaya sebesar Rp 231 miliar itu belum bisa dibayarkan. Namun belum lama ini Kemenparekraf (Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif) pastikan Hosting Fee MotoGP Mandalika bakal dirampungkan sesuai ketentuan.
“Metode pembayarannya adalah dua kali dalam periode beberapa saat sebelum MotoGP dan mungkin satu bulan setelah MotoGP,” kata Sandiaga Uno, Menparekraf seperti dikutip dari Antara pada Minggu (29/9).
Ia menegaskan pembayaran Hosting Fee kepada Dorna Sports bakal dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku.
Kemudian terlepas dari rentetan kendala Hosting Fee tahun ini, ia juga memastikan MotoGP Mandalika masih akan berlanjut sampai 2027 karena sudah ada perjanjian kesepakatan.
Sekadar informasi, pihak MGPA (Manadlika Grand Prix Association) sebelumnya telah mengonfirmasi bahwa balapan bakal tetap dilangsungkan di Sirkuit Mandalika meski ada masalah Hosting Fee.
Saat itu berbagai pihak termasuk Pemerintah Provinsi NTB serta Pemerintah Daerah Lombok Tengah diimbau untuk ikut ambil bagian dalam pelunasan Hosting Fee, sesuai arahan Kementerian Dalam Negeri.
Memang besaran Hosting Fee MotoGP Mandalika 2024 terpaut lebih tinggi dibandingkan 2022 dan 2023.
Di 2022 dananya disediakan oleh pemerintah pusat melalui Kemenparekraf sedangkan tahun berikutnya dibantu ITDC (InJourney Tourism Development Corporation).
Guna menghindari masalah serupa tahun depan, MGPA berharap wacana IQTF (Indonesia Quick Response Tourism) bisa dimanfaatkan untuk MotoGP Mandalika.
“Seperti dana abadi, pemerintah berikan sejumlah uang nilai tertentu. Bunganya dipakai untuk membiayai kegiatan-kegiatan membawa nama baik negara,” ucap Priandhi Satria, Direktur Utama MGPA kepada KatadataOTO beberapa waktu lalu.
IQTF sendiri bisa digunakan untuk mendanai berbagai ajang nasional maupun internasional di Indonesia yang telah disetujui oleh pemerintah.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
18 Agustus 2026, 07:00 WIB
10 Agustus 2026, 20:44 WIB
09 Agustus 2026, 20:36 WIB
08 Agustus 2026, 22:48 WIB
20 Juli 2026, 22:01 WIB
Terkini
18 Agustus 2026, 22:30 WIB
Federal Oil sebagai produsen pelumas kendaraan bermotor kembali dipercaya untuk kategori 2-Wheel Engine Lubricants
18 Agustus 2026, 21:30 WIB
BMW Astra Art of Joy berkolaborasi dengan Teh Villa Gallery pamerkan karya lukis di diler Cilandak dan Serpong
18 Agustus 2026, 18:06 WIB
Amplifier Crescendo Revolution 7A4 cocok untuk berbagai jenis speaker, menyuguhkan audio premium di kabin
18 Agustus 2026, 14:00 WIB
BYD berada di puncak daftar merek mobil Cina terlaris secara retail sepanjang Juli 2026, Jaecoo kedua
18 Agustus 2026, 12:28 WIB
Motor matic murah bisa menjadi salah satu opsi terbaik untuk memenuhi kebutuhan mobilitas harian Anda
18 Agustus 2026, 09:00 WIB
BYD Atto 1 dikabarkan mendapat pembaruan di sejumlah sektor mulai dari eksterior, interior sampai jantung pacu
18 Agustus 2026, 07:00 WIB
Marini menilai jadwal MotoGP yang ada sekarang sudah terlalu padat sehingga sulit bagi dia memulihkan fisiknya
18 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ada dispensasi perpanjangan di SIM keliling Jakarta bagi pemegang yang kartunya kedaluwarsa 17 Agustus 2026