Praktisi Tanggapi Kecelakaan McLaren: Modal Nyetir Saja Tak Cukup
11 Juli 2026, 07:00 WIB
Kapolri akan evaluasi Contraflow saat arus balik imbas kecelakaan maut yang terjadi pada Senin (08/04)
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia atau Kapolri evaluasi contraflow saat arus balik. Langkah ini dilakukan untuk menghindari kecelakaan seperti yang terjadi di KM 58 tol Jakarta Cikampek pada Senin (08/04).
Insiden yang menyebabkan sedikitnya 12 orang meninggal itu langsung mendapat perhatian dari masyarakat. Bahkan banyak pihak mempertanyakan aspek keselamatan rekayasa lalu lintas tersebut.
“Kami rapatkan tadi agar titik-titik contraflow yang akan ditempatkan bisa sesuai. Namun di satu sisi rekayasa lalu lintas tetap dibutuhkan,” ujar Listyo Sigit dilansir Antara.
Ia menekankan pengaturan contraflow saat musim mudik Lebaran bakal dievaluasi sehingga ada titik yang berubah menjadi one way. Namun di lokasi lain akan diganti menjadi contraflow berdasarkan kebutuhan di lapangan.
Semua data siap digunakan pihak kepolisian termasuk rekaman dashcam dari kendaraan lain dalam menentukan kebijakan. Dengan demikian diharapkan rekayasa lalu lintas saat arus balik bisa jadi lebih optimal.
“Baik dari CCTV kemudian cacatan-catatan saat olah TKP maupun evaluasi-evaluasi lain yang didapat. Sehingga semua bisa digunakan untuk melakukan perbaikan di masa mendatang,” tegas Sigit kemudian.
Sementara itu Irjen Pol. Aan Suhanan, Kakorlantas Polri mengatakan penerapan contraflow di Km 47-KM 70 dilakukan karena jalan tol hanya sepanjang 22 km. Jarak tersebut dinilai tidak efektif diterapkan one way.
Terlebih sistem one way telah digunakan pada musim mudik Lebaran 2023 namun berimbas kepada kendaraan dari arah Bandung. Ketika itu kemacetan terjadi sehingga menghambat mobilitas warga dan dianggap kurang efektif.
Meski demikian kecelakaan di KM 58 dinilai Aan bisa dijadikan bahan evaluasi. Pihaknya akan menentukan apakah pada penanganan arus balik masih dilaksanakan contraflow atau mencari cara baru.
“Dengan kejadian ini nanti pada arus balik mungkin ada formula baru. Tentunya semua untuk keselamatan dan kelancaran lalu lintas,” tambah Aan kemudian.
Sebelumnya diberitakan bahwa telah terjadi kecelakaan di KM 58 tol Jakarta Cikampek. Insiden bermula saat penerapan contraflow dari arah Jakarta menuju Cikampek.
Mobil Gran Max di jalur contraflow hendak menepi ke bahu jalan dan masuk ke jalur berlawanan arah Jakarta. Namun bus dari arah Cikampek tidak dapat menghindar sehingga terjadi tabrakan dan terbakar.
Sementara Terios yang berada di sekitar pun kemudian menabrak dua kendaraan dan ikut terbakar.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
11 Juli 2026, 07:00 WIB
29 Maret 2026, 11:44 WIB
11 Maret 2026, 09:00 WIB
06 Maret 2026, 12:00 WIB
03 Februari 2026, 13:00 WIB
Terkini
16 Agustus 2026, 18:00 WIB
Farizon V8E dinilai cocok untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG guna menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah
16 Agustus 2026, 17:12 WIB
Smart menghadirkan reinkarnasi dari ForTwo, kini bertenaga listrik dan memiliki tampilan yang lebih modern
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E