Polda Metro Jaya Siapkan Strategi Hadapi Arus Balik Libur Nataru
30 Desember 2025, 07:00 WIB
Kakorlantas Polri memprediksi puncak arus balik Lebaran 2025 bakal dimulai pada Sabtu (05/04) sampai Senin
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Sebentar lagi masyarakat Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi) yang melakukan mudik Lebaran 2025 akan kembali ke rumah masing-masing.
Korlantas (Korps Lalu Lintas Polri) memprediksi puncak arus balik Lebaran 2025 bakal dimulai pada Sabtu (05/04).
Kemudian juga berlanjut pada 06-07 April 2025. Memaksa pihak kepolisian melakukan berbagai persiapan kembali.
“Untuk arus balik para pemudik biasanya sudah dalam kondisi lelah,” ungkap Irjen Pol Agus Suryonugroho, Kakorlantas Polri di akun Instagram @korlantaspolri.ntmc pada Jumat (04/04).
Menurut Agus pihaknya sudah menyiapkan sejumlah langkah strategis. Hal tersebut demi memastikan kelancaran perjalanan para pemudik.
Ambil contoh seperti pengaturan jalur sampai penerapan sistem contraflow maupun one way pada arus balik Lebaran 2025.
“Kami perlu menyiapkan skema yang lebih hati-hati dan fleksibel (untuk para pemudik),” lanjut Kakorlantas Polri.
Sebagai informasi, pihak kepolisian telah menyiapkan beragam opsi guna memperlancar arus lalu lintas. Misal sejak Rabu (02/04) mereka sudah menerapkan contraflow pada KM 70 hingga KM 55.
Selanjutnya pada Kamis (03/04) mereka juga menyiapkan skema one way lokal dari KM 188 sampai KM 70. Hal tersebut akan dilakukan jika volume kendaraan arus balik Lebaran 2025 meningkat.
Bahkan rekayasa lalu lintas serupa berpotensi diperpanjang hingga KM 246 Tol Pejagan bila dirasa perlu.
“Jika terjadi lonjakan arus balik pada 05 dan 06 April 2025 kami akan memberlakukan one way nasional dengan titik awal di KM 414 Tol Kalikangkung untuk memudahkan para pemudik yang kembali ke kota,” tegas dia.
Di sisi lain masih ada sejumlah strategi guna mengurangi penumpukan kendaraan. Seperti penggunaan jalan tol fungsional Japek (Jakarta-Cikampek) II selatan.
Jalan bebas hambatan ini bakal difungsikan sepanjang 30 kilometer dari Sadang hingga Cibatu untuk membantu mengurai kepadatan arus balik dari arah Bandung.
Bahkan berdasarkan data Jasa Marga, hingga malam tadi tercatat sebanyak 800.893 kendaraan roda empat melintasi jalur fungsional tersebut.
Patut diketahui, pengendara dari arah Bandung menuju Jakarta dapat masuk ke Tol Japek II Selatan dan keluar di KM 37 Gerbang Tol Deltamas.
Hal itu diklaim mampu mengurangi kepadatan di KM 66, yang merupakan titik pertemuan arus lalu lintas dari Bandung, Cikampek maupun Cipali.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
30 Desember 2025, 07:00 WIB
26 September 2025, 15:00 WIB
14 Mei 2025, 15:00 WIB
14 April 2025, 17:00 WIB
12 April 2025, 06:05 WIB
Terkini
25 Februari 2026, 20:50 WIB
Geely membukukan 1.776 SPK termasuk Zeekr, EX2 mendominasi 80 persen dari keseluruhan pemesanan selama IIMS 2026
25 Februari 2026, 16:00 WIB
Agrinas Pangan Nusantara memberikan kesempatan bagi Mitsubishi Fuso Canter jadi armada Koperasi Merah Putih
25 Februari 2026, 15:00 WIB
MotoGP SEG yang dulu dikenal Dorna tengah menyiapkan aturan terbaru untuk meminimalisir gap gaji pembalap
25 Februari 2026, 14:00 WIB
Beberapa harga mobil LCGC terpantau terkoreksi, bisa menjadi opsi buat Anda saat musim mudik Lebaran 2026
25 Februari 2026, 13:00 WIB
KPK memastikan proses impor pikap untuk Koperasi Merah Putih tidak menimbulkan masalah seperti kasus korupsi
25 Februari 2026, 12:00 WIB
Pembuatan SIM Internasional pada akhir Februari 2026 masih belum mengalami perubahan bila dibanding sebelumnya
25 Februari 2026, 11:00 WIB
GAC Indonesia berhasil mendapat hasil baik di IIMS 2026 dengan meraih 2.095 setelah memberi promo potongan harga
25 Februari 2026, 10:00 WIB
PT Agrinasi Pangan Nusantara disebut butuh kendaraan pikap 4x4, Gaikindo akui 4x2 lebih populer di RI