Konflik Iran dan AS Berpotensi Membuat Harga BBM Naik
19 Januari 2026, 08:00 WIB
Menurut Presiden Joko WIdodo, pemerintah belum berniat menerapkan pembatasan BBM subsidi pada bulan depan
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Isu pembatasan BBM (Bahan Bakar Minyak) bersubsidi tengah ramai dibahas. Rencananya hal tersebut bakal dilakukan mulai 17 Agustus 2024.
Membuat masyarakat khawatir dengan wacana itu. Sebab Pertalite serta Biosolar hanya akan diberikan ke yang membutuhkan, jadi tidak ke sembarang orang.
Akan tetapi Presiden Joko Widodo (Jokowi) menuturkan jika sejauh ini pemerintah belum membahas rencana tentang pembatasan BBM subsidi.
“Belum ada pemikirian ke sana (pembatasan BBM subsidi), belum rapat juga,” ujar Jokowi di Antara, Selasa (16/7).
Hal senada turut dikatakan oleh Arifin Tasrif, Menteri ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral). Dia memastikan tidak ada pembatasan BBM subsidi bulan depan.
Arifin menuturkan kalau pemerintah tengah mengumpulkan data untuk program BBM subsidi. Hal ini agar lebih tepat sasaran lagi penerimanya.
“Nanti kami ajukan melalui peraturan menteri. Tetapi memang harus tepat sasaran, mana saja jenis kendaraan yang bisa mendapat BBM bersubsidi,” ungkap Arifin.
Arifin kemudian menjelaskan jika revisi Peraturan Presiden (perpres) Nomor 191 Tahun 2014 tentang penyediaan, pendistribusian dan harga jual eceran bahan bakar minyak sedang diproses.
Sebelumnya wacana pembatasan BBM subsidi sempat dilontarkan langsung oleh Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi.
“Kita berharap di 17 Agustus sudah bisa mulai. Di mana orang yang tidak berhak menerima subsidi dapat dikurangi,” ucap Luhut.
Ia memaparkan bahwa permasalahan penggunaan bensin berhubungan dengan defisit APBN 2024 (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara). Apabila regulasi tersebut diperketat maka pemerintah mampu menghemat pengeluaran.
Selain bahan bakar minyak ia mengungkapkan pemerintah juga ingin mendorong bioetanol sebagai alternatif pengganti bensin yang ramah lingkungan.
Diyakini bahwa bioetanol dapat mengurangi kadar polusi udara kemudian tingkat sulfurnya lebih tergolong lebih rendah.
“Itu akan mengurangi orang yang sakit ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut),” tegas Luhut.
Di sisi lain Erick Thohir, Menteri BUMN (Badan Usaha Milik Negara) mendukung revisi Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2014 soal pembatasan pembelian BBM subsidi.
Diharapkan subsidi tidak lagi disalahgunakan karena seharusnya ditujukan buat masyarakat kelas bawah. Namun ia menegaskan BUMN tidak terlibat dalam pengambilan keputusan kebijakan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
19 Januari 2026, 08:00 WIB
13 Januari 2026, 12:00 WIB
01 Januari 2026, 11:12 WIB
01 Januari 2026, 07:00 WIB
24 Desember 2025, 20:00 WIB
Terkini
19 Januari 2026, 12:00 WIB
Julian Johan, pereli asal Indonesia berhasil mencatatkan sejarah baru setelah finish di Rally Dakar 2026
19 Januari 2026, 11:00 WIB
Toyota berhasil jadi produsen mobil terbesar 2025 di Indonesia setelah membuat lebih dari 500 ribu kendaraan
19 Januari 2026, 10:11 WIB
SUV baru Mitsubishi diyakini kuat merupakan Pajero generasi terbaru, SUV offroad berkapasitas tujuh penumpang
19 Januari 2026, 09:00 WIB
Yamaha meminta kepada para pemerintah provinsi agar membuat opsen PKB dan BBNKB tidak membebani masyarakat
19 Januari 2026, 08:00 WIB
Ada banyak hal yang mempengaruhi harga BBM di Indonesia, seperti contoh potensi perang antara Iran dan AS
19 Januari 2026, 07:00 WIB
Mobil hybrid menunjukkan pertumbuhan stabil di Indonesia, PHEV populer berkat kehadiran merek Tiongkok
19 Januari 2026, 06:00 WIB
Menyambut awal pekan, kepolisian di Kota Kembang kembali menghadirkan SIM keliling Bandung di dua tempat
19 Januari 2026, 06:00 WIB
Pembatasan ganjil genap Jakarta kembali diterapkan setelah libur panjang yang terjadi akhir pekan lalu