Jasa Marga Catat 330.507 Kendaraan Telah Tinggalkan Jabodetabek

Jasa Marga ungkap kendaraan yang meninggalkan Jabodetabek kebanyakan menuju arah timur menuju Trans Jawa dan Bandung

Jasa Marga Catat 330.507 Kendaraan Telah Tinggalkan Jabodetabek
Adi Hidayat
  • Oleh Adi Hidayat

  • Minggu, 21 Desember 2025 | 07:00 WIB

KatadataOTO – PT Jasa Marga menyampaikan sedikitnya sudah ada 330.507 kendaraan meninggalkan Jabotabek. Angka tersebut merupakan jumlah dari 18 Desember hingga 20 Desember pukul 06.00 WIB.

Catatan tersebut terbilang lebih tinggi dibanding situasi normal yang biasanya hanya 312.173 kendaraan.

"Total volume kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek dari empat gerbang tol utama meningkat 5,9 persen jika dibandingkan kondisi normal (312.173 mobil)," ujar Rivan Achmad Purwantono, Direktur Utama Jasa Marga.

Kendaraan yang meninggalkan Jabotabek kebanyakan menuju Timur (Trans Jawa dan Bandung). Total ada 144.806 mobil atau sekitar 43,8 persen.

842 Ribu Kendaraan Bakal Keluar Jabotabek di Libur Idul Adha
Photo: Antara

Dari jumlah tersebut, kendaraan menuju Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek adalah 71.088 unit. Angka itu meningkat sebesar 10,5 persen dari normal.

Kemudian mobil meninggalkan Jabotabek menuju arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama Jalan Tol Cipularang dengan jumlah 73.718 unit. Terjadi kenaikan 9,2 persen dari normal.

Selanjutnya lalu lintas menuju barat (Merak) ada 106.406 unit (32,2 persen). Jumlah tersebut tumbuh 3,3 persen dari normal.

Sedangkan 79.295 kendaraan (24,0 persen) mengarak ke selatan (Puncak). Catatan ini tumbuh 2,5 persen dari situasi normal,

Kepadatan diprediksi bakal terus meningkat mengingat panjangnya masa libur Natal dan tahun baru 2026. Oleh sebab itu pihaknya telah menyiapkan beragam rekayasa lalu lintas terutama pada titik-titik yang rawan kepadatan.

"Potensi terjadinya kepadatan di lajur akan kami antisipasi dengan penempatan petugas di titik-titik rawan kepadatan. Jasa Marga juga siap mendukung rencana rekayasa lalu lintas seperti contraflow, menempatkan petugas serta rambu-rambu pendukung," tegas Rivan Achmad Purwantono, Direktur Utama Jasa Marga.

Jasa Marga
Photo: Antara

Para pengendara pun diimbau untuk mempersiapkan perjalanan Nataru dengan baik, mematuhi rambu lalu lintas serta mengikuti arahan petugas di lapangan.

Selain itu pengendara diminta mengecek atau memeriksa berbagai informasi terbaru. Termasuk jadwal contraflow di Jalan Tol Jakarta–Cikampek hingga Tol Jagorawi.


Terkini

otosport
Fabio Quartararo

Terungkap Quartararo Ambil Keputusan Pergi dari Yamaha Sejak 2025

Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia

mobil
Farizon V8E

Farizon Investasi 50 Miliar Untuk Produksi V8E di Purwakarta

Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E

mobil
BMW iX3 Siap Debut di GIIAS 2026, Dijual Terbatas

Penjualan Merek Mobil Mewah Juli 2026, Kompak Turun

Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz

mobil
BMW

BMW Catat Kenaikan Pemesanan di GIIAS 2026, iX3 Laku Keras

Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse

motor
Motor listrik

Prabowo Janji Motor Listrik Nasional Bisa Dibeli Tanpa Uang Muka

Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika

news
Ganjil Genap Jakarta

Cek 26 Titik Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 14 Agustus 2026

Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal

news
SIM Keliling Jakarta

Syarat dan Lokasi SIM Keliling Jakarta Jelang Weekend 14 Agustus

Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda

news
SIM Keliling Bandung

SIM Keliling Bandung Beroperasi Sejak Pagi Hari Ini, 14 Agustus

Sebelum akhir pekan SIM keliling Bandung hadir di dua lokasi berbeda agar lebih mudah ditemukan masyarakat