Daftar Lengkap Harga BBM September 2026 Usai Pertamax Green Naik
02 September 2026, 19:52 WIB
Kementerian ESDM resmi keluarkan aturan terkait spesifikasi BBM RON 95 Pertamina yang dicampur bioetanol
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengeluarkan Keputusan Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Nomor 252.K/HK.02/DJM/2023. Aturan ini mengatur tentang standar serta mutu dari bensin yang telah dicampur bioetanol lima persen.
Produk ini diklaim dapat mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil sehingga lebih ramah lingkungan. Namun performa kendaraan diyakini tidak akan berkurang.
“Kepdirjen ini menetapkan serta memberlakukan ketentuan standar maupun mutu bensin dengan RON 95 dan campuran 5 persen bioetanol. Spesifikasinya ditetapkan sesuai pada lampiran, salah satunya diatur angka oktana minimal 95,” ungkap Agung Pribadi, Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM (22/07).
Sejalan dengan adanya keputusan ini, PT Pertamina akan meluncurkan produk terbarunya pada akhir Juli 2023. Nantinya bensin akan memiliki spesifikasi BBM RON 95 Pertamina dicampur bioetanol lima persen yang terbuat dari molases tebu singkong.
Rencananya peluncuran dilakukan di Surabaya. Dipilihnya kota tersebut karena produsen bahan baku bioetanol lokasinya dekat yaitu di Kabupaten Mojokerto serta Malang.
Meski belum ada keterangan resmi namun beredar kabar bahwa produk dijual sesuai harga pasar yaitu sekitar Rp13.500 per liter. Nilai tersebut sedikit lebih tinggi dibandingkan Pertamax yang kini dibanderol Rp12.400.
Dilansir dari siaran pers Kementerian ESDM, kajian untuk mengembangkan bahan bakar ini sudah dilakukan sejak 2008. Namun sayangnya dari segi keekonomian tidak sesuai sehingga terhenti di tengah jalan.
“Presiden meminta untuk berjalan serta Perpres sudah ditandatangani. Mudah-mudahan di awal Juli kita bisa melaksanakan (komersialisasi) di wilayah yang terbatas,” Dadan Kusdiana, tutur Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) (22/06).
Sebelumnya diberitakan bahwa pabrikan mobil asal Jepang, Toyota menyambut produk baru tersebut. Mereka bahkan yakin bahwa model yang mereka jual sekarang bisa menggunakan bahan bakar tanpa kendala.
Dengan demikian masyarakat tak perlu khawatir ada penurunan performa bila menggunakan BBM tersebut. Hal ini disampaikan Anton Jimmy Suwandi, Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM) beberapa waktu lalu.
“Saya rasa tidak akan ada masalah pada mobil Toyota. Spesifikasi produk sudah cocok dengan E5, bahkan teknologi kami sudah sampai E100,” ungkap Anton di Malang (04/07).
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 September 2026, 19:52 WIB
01 September 2026, 20:09 WIB
31 Agustus 2026, 17:18 WIB
25 Agustus 2026, 17:00 WIB
02 Agustus 2026, 12:27 WIB
Terkini
17 September 2026, 22:00 WIB
Sejumlah motor matic murah dari Suzuki dan TVS mengalami kenaikan bervariasi pada periode September 2026
17 September 2026, 18:59 WIB
Tim satelit KTM, yakni Tech3 baru mengumumkan Agius untuk masuk ke susunan sementara pembalap MotoGP 2027
17 September 2026, 17:00 WIB
Pameran otomotif GIIAS siap berlanjut ke Semarang di akhir September 2026, ada promo pembelian tiket
17 September 2026, 15:00 WIB
Merek mobil mewah di RI alami kenaikan penjualan sepanjang periode Agustus 2026, termasuk BMW dan Lexus
17 September 2026, 13:00 WIB
Kei car bertenaga listrik Suzuki e Sky punya peluang hadir di Indonesia sebagai perkenalan atau bahan studi
17 September 2026, 11:00 WIB
Penjualan landai, GWM percaya diri kehadiran produk baru masih bisa bantu tumbuhkan penjualan di 2026
17 September 2026, 09:00 WIB
Hyundai tampaknya tengah menyiapkan versi baru dari Stargazer Cartenz, PT HMID masih enggan buka suara
17 September 2026, 07:41 WIB
Changan Deepal S05 hadir di Indonesia sebagai kendaraaan dengan jenis penggera REEV pertama di Tanah Air