Ini Merek-merek yang Bisa Terima Insentif Mobil Hybrid di 2025

Pemerintah meresmikan aturan insentif mobil hybrid mulai 1 Januari 2025, bisa dinikmati sejumlah merek di RI

Ini Merek-merek yang Bisa Terima Insentif Mobil Hybrid di 2025
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Merespon baiknya minat masyarakat terhadap lini HEV (Hybrid Electric Vehicle), pemerintah akhirnya resmi memberikan insentif mobil hybrid sebesar tiga persen dengan syarat tertentu.

Perlu diketahui sebelumnya insentif kendaraan ramah lingkungan hanya berlaku untuk BEV (Battery Electric Vehicle) alias mobil listrik murni, rakitan lokal maupun impor dengan komitmen investasi.

“Saya minta agar segera para produsen mobil di Indonesia untuk segera mendaftarkan mereknya kepada kami. Agar tahun depan mulai 1 Januari 2025 bisa menikmati insentif stimulus,” kata Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian RI dalam tayangan resmi, dikutip Senin (16/12).

Pemberian insentif bisa membuat harga jual mobil jadi semakin kompetitif. Seperti yang telah dinikmati oleh sejumlah produsen mobil listrik di RI.

Toyota Innova Zenix laku keras
Photo : TrenOto

Aturan soal LCEV (Low Carbon Emission Vehicle) termasuk mobil hybrid tertuang dalam Permenperin (Peraturan Menteri Perindustrian) No. 36 Tahun 2021 tentang Kendaraan Bermotor Roda Empat Emisi Karbon Rendah.

Kendaraan hybrid dimaksud dalam aturan ini ada di Pasal 6 yakni Mild Hybrid dan Full Hybrid. Di Indonesia saat ini sudah ada beberapa merek yang menjual mobil hybrid ke konsumen.

Nantinya salah satu syarat pemberian insentif mobil hybrid adalah TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri). Ada sejumlah merek berpeluang menerima insentif mobil hybrid.

Manufaktur asal Jepang, Toyota punya model HEV yang paling bervariasi, salah satunya Kijang Innova Zenix Hybrid, telah dirakit lokal dengan TKDN tembus 80 persen.

Kemudian PT SIS (Suzuki Indomobil Sales) dengan Ertiga Hybrid. TKDN-nya telah mencapai 80 persen sehingga berpeluang mendapatkan insentif mobil hybrid apabila didaftarkan nanti. Lalu ada XL7 yang TKDN-nya 85 persen.

Honda Stepwgn
Photo : KatadataOTO

Sedangkan model lain seperi Honda CR-V e:HEV dari PT HPM (Honda Prospect Motor) masih diimpor utuh dari Thailand, belum ada rencana lebih lanjut buat melakukan perakitan lokal.

PT HPM juga disinyalir tengah menyiapkan satu produk baru yakni MPV hybrid Stepwgn. Model itu telah dipamerkan di ajang GIIAS 2024 (Gaikindo Indonesia International Auto Show) dan diklaim mendapatkan respon positif dari para pengunjung.

Bicara harga, survey internal Honda Indonesia mengatakan calon konsumen berminat jika Stepwgn dijual Rp 600 juta-Rp 700 jutaan. Namun mereka menunggu kesiapan dan regulasi pemerintah sebelum menghadirkan model anyar itu.


Terkini

news
Farizon V8E

Farizon Siap Terima Orderan Untuk MBG, Andalkan Van Listrik V8E

Farizon V8E dinilai cocok untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG guna menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah

mobil
Smart #2

Smart #2 Siap Debut, Rival Air ev Racikan Geely dan Mercedes-Benz

Smart menghadirkan reinkarnasi dari ForTwo, kini bertenaga listrik dan memiliki tampilan yang lebih modern

motor
Presiden Prabowo Subianto

Kritik Pedas Prabowo Soal Motor Listrik Lokal yang Hanya Rebadged

Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia

mobil
Wuling Aira ev

10 Mobil Listrik Terlaris Juli 2026, Wuling Aira ev Moncer

Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi

mobil
Suzuki XL7

Puluhan Suzuki XL7 Facelift Temui Konsumen Pertamanya

Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen

mobil
Mobil listrik nasional

Prabowo Pastikan Mobil Listrik Nasional Mengaspal pada 2028

Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif

otosport
Fabio Quartararo

Terungkap Quartararo Ambil Keputusan Pergi dari Yamaha Sejak 2025

Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia

mobil
Farizon V8E

Farizon Investasi 50 Miliar Untuk Produksi V8E di Purwakarta

Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E